Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.725.000
IHSG 7.500,187
LQ45 746,355
Srikehati 345,870
JII 522,139
USD/IDR 17.117

Kementerian PU Percepat Normalisasi Sungai Batang Kuranji

Liberty Jemadu | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Senin, 12 Januari 2026 | 14:53 WIB
Kementerian PU Percepat Normalisasi Sungai Batang Kuranji
Kementerian PU mempercepat proses normalisasi Batang Kuranji di Tabiang Banda Gadang, Nanggalo, Padang, Sumatera Barat, Kamis (8/1/2026) dengan mengarahkan aliran sungai ke tengah sehingga sisi lainnya dapat ditangani, karena air sungai telah mengancam jalan dan permukiman. [Antara]
  • Kementerian PU menormalisasi Sungai Batang Kuranji di Padang pascabanjir 2 Januari 2026 untuk mengembalikan kapasitas tampung.
  • Normalisasi fokus mengembalikan alur tengah sungai yang bergeser karena pengikisan tebing mengancam permukiman warga.
  • Penanganan darurat ini melibatkan 11 alat berat dan ditargetkan selesai empat hari, termasuk pemulihan jalan desa terputus.

Suara.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus menggeber upaya normalisasi Sungai Batang Kuranji di kawasan Batu Busuk, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatera Barat. Langkah ini dilakukan untuk menekan risiko banjir yang kembali menghantui warga setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut.

Banjir susulan tercatat terjadi pada 2 Januari 2026. Debit air Sungai Batang Kuranji meningkat tajam hingga meluap ke sejumlah titik, memicu kekhawatiran akan terulangnya bencana serupa jika tidak segera ditangani secara serius.

Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menegaskan jajaran Kementerian PU langsung bergerak cepat pascabencana. Salah satu fokus utama ialah melakukan normalisasi sungai agar kapasitas tampung alur kembali optimal.

“Harapan kami agar alur sungai kembali aman dan mampu menampung debit air saat hujan lebat. Tentu prioritas utama adalah keselamatan masyarakat," kata Dody dalam keterangannya, dikutip Senin (12/1/2025).

Pelaksanaan normalisasi Sungai Batang Kuranji dilakukan oleh Balai Wilayah Sungai Sumatera V. Pekerjaan difokuskan pada pembukaan dan pengembalian alur sungai ke bagian tengah yang selama ini mengalami pergeseran.

Kepala BWS Sumatera V, Naryo Widodo, menjelaskan kondisi Sungai Batang Kuranji di kawasan Batu Busuk sudah berada pada level mengkhawatirkan. Aliran sungai disebut telah menggerus tebing hingga mengancam badan jalan serta permukiman warga.

“Saat ini kami menangani dengan membuka alur-alur sungai dan mengarahkannya ke tengah, sehingga sisi kiri sungai yang mengancam jalan dan permukiman masyarakat dapat segera ditangani,” jelas Naryo.

Dalam penanganan darurat ini, BWS Sumatera V telah menurunkan 11 unit alat berat dari total 15 unit yang direncanakan. Dari jumlah tersebut, tujuh unit difokuskan langsung di Sungai Batang Kuranji kawasan Batu Busuk.

Selain normalisasi sungai untuk mengatur kembali aliran air, pekerjaan juga menyasar pemulihan akses warga. Jalan desa yang sempat terputus sepanjang sekitar 200 meter turut dikerjakan agar bisa kembali digunakan masyarakat.

Proses penanganan darurat tersebut ditargetkan rampung dalam waktu sekitar empat hari ke depan. Dengan demikian, aktivitas warga di sekitar lokasi terdampak diharapkan dapat kembali normal tanpa hambatan berarti.

“Harapan kami, dengan penanganan dari Kementerian PU ini, dampak risiko banjir yang mengancam permukiman maupun jalan masyarakat dapat berkurang,” ujar Naryo.

Lebih lanjut, Naryo menyebut BWS Sumatera V juga akan menggandeng kalangan akademisi untuk merumuskan penanganan Sungai Batang Kuranji yang lebih menyeluruh. Pasalnya, fungsi sungai tersebut dinilai telah menurun signifikan.

Menurut hasil kajian awal, kapasitas dan fungsi Sungai Batang Kuranji saat ini disebut telah berkurang hingga hampir 50 persen. Kondisi tersebut membuat sungai semakin rentan meluap saat curah hujan tinggi.

Dalam konteks penanganan jangka panjang, Kementerian PU juga meminta dukungan Kota Padang. Dukungan itu terutama terkait kesiapan lahan di sepanjang bantaran sungai apabila dilakukan penataan dan normalisasi lanjutan.

Ketersediaan lahan atau proses land clearing dinilai penting agar program penanganan dapat berjalan lancar tanpa terkendala persoalan sosial di kemudian hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tips Menghindari Beli Motor Bekas Kena Banjir Rob, Cek Dulu 5 Bagian Berikut

Tips Menghindari Beli Motor Bekas Kena Banjir Rob, Cek Dulu 5 Bagian Berikut

Otomotif | Senin, 12 Januari 2026 | 14:40 WIB

Klaim Pakai Teknologi Canggih, Properti PIK2 Milik Aguan Banjir

Klaim Pakai Teknologi Canggih, Properti PIK2 Milik Aguan Banjir

Bisnis | Senin, 12 Januari 2026 | 14:36 WIB

Indonesia Dilanda 2.139 Bencana di 2025: Didominasi Banjir dan Tanah Longsor

Indonesia Dilanda 2.139 Bencana di 2025: Didominasi Banjir dan Tanah Longsor

News | Senin, 12 Januari 2026 | 14:14 WIB

Tangani Dampak Longsor dan Banjir, Kementerian PU Pastikan Akses Jalan di Sumut Segera Pulih

Tangani Dampak Longsor dan Banjir, Kementerian PU Pastikan Akses Jalan di Sumut Segera Pulih

Bisnis | Senin, 12 Januari 2026 | 12:41 WIB

Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK

Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK

Bisnis | Jum'at, 09 Januari 2026 | 15:51 WIB

Terkini

Pengumuman Penting BCA

Pengumuman Penting BCA

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 14:57 WIB

Misteri Hilangnya Minyakita di Pasar: Stok Gaib, Harga Bisa Tembus Rp40 Ribu!

Misteri Hilangnya Minyakita di Pasar: Stok Gaib, Harga Bisa Tembus Rp40 Ribu!

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 14:41 WIB

Memalukan! Malapetaka IGRS Komdigi Bikin Developer Game Rugi Miliaran Rupiah

Memalukan! Malapetaka IGRS Komdigi Bikin Developer Game Rugi Miliaran Rupiah

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 14:23 WIB

26 Ide Jualan di Bazar Modal Kecil yang Pasti Laris dan Menguntungkan

26 Ide Jualan di Bazar Modal Kecil yang Pasti Laris dan Menguntungkan

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 14:10 WIB

Fondasi Ekonomi Warga RI Mulai Retak, Tanda-tandanya Mulai Muncul

Fondasi Ekonomi Warga RI Mulai Retak, Tanda-tandanya Mulai Muncul

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 13:55 WIB

Bukan Sekadar Tabungan, Inilah 10 Tanda Keuangan Anda Aman dan Stabil

Bukan Sekadar Tabungan, Inilah 10 Tanda Keuangan Anda Aman dan Stabil

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 13:41 WIB

IHSG Terus Lari Kencang 2% di Sesi I, 537 Saham Menghijau

IHSG Terus Lari Kencang 2% di Sesi I, 537 Saham Menghijau

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 13:15 WIB

Menteri Bahlil: Kunjungan ke Rusia untuk Amankan Pasokan Energi Nasional

Menteri Bahlil: Kunjungan ke Rusia untuk Amankan Pasokan Energi Nasional

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 12:36 WIB

Rusia Konfirmasi Prabowo Minta Pasokan Minyak Buat RI, AS Bisa Marah?

Rusia Konfirmasi Prabowo Minta Pasokan Minyak Buat RI, AS Bisa Marah?

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 12:30 WIB

Negosiasi AS-Iran Buntu, Harga Minyak Dunia Membara: Sinyal Bahaya buat BBM Nasional?

Negosiasi AS-Iran Buntu, Harga Minyak Dunia Membara: Sinyal Bahaya buat BBM Nasional?

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 12:02 WIB