Baca 10 detik
- Harga emas Antam 1 gram pada Selasa, 13 Januari 2026, mencapai Rp 2.652.000, naik Rp 21.000 dari hari sebelumnya.
- Harga emas dunia (XAU/USD) mendekati USD 4.600 per ons karena ketidakpastian global dan isu Ketua The Fed.
- Eskalasi geopolitik AS-Iran dan penantian data CPI AS memengaruhi permintaan emas sebagai aset lindung nilai.
Pelaku pasar kini menanti rilis data inflasi CPI AS. CPI utama dan inti diperkirakan naik sebesar 2,7 persen secara tahunan (year on year/YoY) pada Desember. Jika inflasi AS tercatat lebih tinggi dari ekspektasi, hal ini berpotensi menguatkan Dolar AS dan menekan harga emas dalam jangka pendek, mengingat emas diperdagangkan dalam denominasi dolar.
Namun demikian, selama ketidakpastian geopolitik dan tekanan terhadap independensi The Fed masih berlangsung, emas diperkirakan tetap mendapat dukungan kuat sebagai aset lindung nilai.