Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.340,020
LQ45 636,637
Srikehati 310,704
JII 381,030
USD/IDR 17.904

Harga Minyak Dunia Naik Tipis, Setelah AS Batal Serang Iran

Achmad Fauzi, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Senin, 19 Januari 2026 | 11:49 WIB
Harga Minyak Dunia Naik Tipis, Setelah AS Batal Serang Iran
Ilustrasi harga minyak dunia meningkat. (Shutterstock)
baca 10 detik
  • Harga minyak stabil pada 19 Januari 2026 karena meredanya gejolak di Iran, menstabilkan Brent pada USD 64,18 dan WTI pada USD 59,52.
  • Kondisi ini terjadi setelah Presiden Trump menarik ancaman intervensi AS menyusul meredanya kerusuhan sipil di Iran yang memakan banyak korban.
  • Faktor lain termasuk kenaikan stok minyak mentah AS sebesar 3,4 juta barel dan kekhawatiran berkelanjutan mengenai potensi intervensi di Venezuela.

Suara.com - Harga minyak bergerak stabil pada perdagangan Senin, 19 Januari 2026, setelah sempat menguat pada sesi sebelumnya. Stabilitas ini disebabkan meredanya gejolak di Iran, yang sekaligus menurunkan kekhawatiran pelaku pasar akan potensi serangan Amerika Serikat terhadap produsen energi utama Timur Tengah tersebut yang dapat mengganggu pasokan global.

Mengutip dari Investing.com, harga minyak Brent naik 5 sen atau 0,08 persen menjadi USD 64,18 per barel pada pukul 01.58 GMT atau 08.58 WIB. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman Februari naik 8 sen, atau 0,13 persen, menjadi USD 59,52 per barel. 

Demonstrasi masyarakat sipil di Iran dilaporkan menyebabkan 5.000 orang meninggal dunia. Kerusuhan yang sebelumnya terjadi dilaporkan telah mereda. Situasi itu disebut membuat Presiden Amerika Serikat, Donald Trump menarik kembali ancaman intervensinya ke Iran. 

Ilustrasi Donald Trump dan kapal tanker [ist/via True Crime Update, Kristi Noem]
Ilustrasi Donald Trump dan kapal tanker [ist/via True Crime Update, Kristi Noem]

Alhasil, menurunkan kemungkinan intervensi AS yang dapat mengganggu aliran minyak dari produsen terbesar keempat di antara Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC).

Penurunan tersebut menandai kemunduran baru dari level tertinggi multi-bulan yang dicapai pekan lalu, meskipun harga masih ditutup lebih tinggi pada hari Jumat. Namun demikian, militer AS terus bergerak ke Teluk, yang menggarisbawahi kekhawatiran yang berkelanjutan.

"Penurunan harga tersebut terjadi setelah pelepasan cepat 'premium Iran' yang telah mendorong harga ke level tertinggi dalam dua belas minggu, dipicu oleh tanda-tanda pelonggaran tindakan keras Iran terhadap para pengunjuk rasa, ditambah dengan data persediaan AS yang menunjukkan peningkatan substansial minyak mentah dan memperkuat tekanan pasokan yang bearish," kata analis pasar IG, Tony Sycamore, dalam sebuah catatan.

Berdasarkan data EIA pekan lalu, stok minyak mentah naik 3,4 juta barel pada pekan yang berakhir 9 Januari. Angka ini berbanding terbalik dengan ekspektasi analis dalam survei Reuters yang memperkirakan penurunan stok sebesar 1,7 juta barel. 

Di sisi lain, pasar terus mencermati rencana pengelolaan ladang minyak Venezuela menyusul pernyataan Presiden Trump bahwa AS akan mengambil alih industri minyak negara tersebut pasca-penangkapan Nicolas Maduro.

Menteri Energi AS menyatakan pada Jumat bahwa pihaknya tengah mempercepat perluasan lisensi produksi untuk Chevron di Venezuela. 

baca juga

Meski demikian, pelaku pasar masih skeptis terhadap prospek peningkatan produksi tersebut. Analis dari Sycamore menilai bahwa peningkatan kapasitas produksi minyak Venezuela akan memakan waktu bertahun-tahun untuk dapat terealisasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gegara Aksi Trump, 4 Bank Venuzuela Ketiban Untung Raih Dana Segar Rp 8,4 T

Gegara Aksi Trump, 4 Bank Venuzuela Ketiban Untung Raih Dana Segar Rp 8,4 T

Bisnis | Minggu, 18 Januari 2026 | 18:03 WIB

Eropa Balas Trump Imbas Konflik Greenland, Perdagangan Produk AS Dibatasi Ketat

Eropa Balas Trump Imbas Konflik Greenland, Perdagangan Produk AS Dibatasi Ketat

Bisnis | Minggu, 18 Januari 2026 | 07:39 WIB

Harga Minyak Stabil Pasca Kenaikan Ekstrem Imbas Krisis Iran, AS dan Venezuela

Harga Minyak Stabil Pasca Kenaikan Ekstrem Imbas Krisis Iran, AS dan Venezuela

Bisnis | Jum'at, 16 Januari 2026 | 10:33 WIB

Terkini

Bukan Berhenti Total, Ini Tugas Baru Nanik S. Deyang dari Prabowo Usai Mundur dari Kepala BGN

Bukan Berhenti Total, Ini Tugas Baru Nanik S. Deyang dari Prabowo Usai Mundur dari Kepala BGN

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 08:05 WIB

3 Zodiak yang Menarik Kesuksesan dan Kekayaan Hari Ini 22 Juli 2026

3 Zodiak yang Menarik Kesuksesan dan Kekayaan Hari Ini 22 Juli 2026

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 08:05 WIB

5 Tips Memilih Sepeda Hybrid untuk Pemula agar Nyaman dan Awet Dipakai Bertahun-tahun

5 Tips Memilih Sepeda Hybrid untuk Pemula agar Nyaman dan Awet Dipakai Bertahun-tahun

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 08:04 WIB

Shio Apa yang Cocok untuk Pasangan dengan Shio Naga?

Shio Apa yang Cocok untuk Pasangan dengan Shio Naga?

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:53 WIB

Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya

Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:52 WIB

Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG

Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:51 WIB

Literasi Kelas Menengah: Saat Hobi Membaca Menjadi Sebuah Privilege

Literasi Kelas Menengah: Saat Hobi Membaca Menjadi Sebuah Privilege

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:50 WIB

Mengapa Transportasi Umum Jadi Pilihan Terbaik untuk Mobilitas Sehari-hari di Jakarta

Mengapa Transportasi Umum Jadi Pilihan Terbaik untuk Mobilitas Sehari-hari di Jakarta

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:49 WIB

OJK Restui Merger BPRS Rizky Barokah ke BPRS PNM Mentari, Industri Perbankan Syariah Makin Kuat

OJK Restui Merger BPRS Rizky Barokah ke BPRS PNM Mentari, Industri Perbankan Syariah Makin Kuat

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:49 WIB

Target Harga Saham BBRI Tembus 3.400, Apa Faktor Pendukungnya?

Target Harga Saham BBRI Tembus 3.400, Apa Faktor Pendukungnya?

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:45 WIB

×