Gegara Aksi Trump, 4 Bank Venuzuela Ketiban Untung Raih Dana Segar Rp 8,4 T

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Minggu, 18 Januari 2026 | 18:03 WIB
Gegara Aksi Trump, 4 Bank Venuzuela Ketiban Untung Raih Dana Segar Rp 8,4 T
Gambar tidak asli, digunakan sebagai ilustrasi) Nicolas Maduro, Presiden Venezuela ditangkap militer AS [Ist/via Military Leak]
baca 10 detik
  • Pemerintah Venezuela mengumumkan pembagian dana USD 500 juta dari hasil penjualan minyak yang dilakukan oleh Amerika Serikat.
  • Pendapatan minyak ini akan disimpan di rekening Qatar, memfasilitasi perusahaan Venezuela membeli valas untuk bahan baku.
  • Suntikan modal asing ini terjadi setelah AS menyita kapal tanker, menyebabkan ketatnya pasokan dolar di Venezuela.

Suara.com - Empat bank Venezuela bakal guyuran dana segar usai Amerika Serikat (AS) menjual hasil minyak. Hal ini diumumkan oleh pemerintah tersebut bahwa mereka akan membagi USD 500 juta atau sekitar Rp 8,4 triliun.

Adapun, dana pendapatan minyak ini akan disimpan di rekening di Qatar. Hal ini untuk memungkinkan Amerika untuk menjual dolar kepada perusahaan-perusahaan Venezuela yang membutuhkan valuta asing untuk membayar bahan baku,

Dilansir dari Reuters, Minggu, 18 Januari 2026, suntikan modal asing ini terjadi setelah berminggu-minggu pasokan dolar semakin ketat, karena AS menyita kapal tanker minyak Venezuela dan memukul aliran pendapatan utama negara itu.

Ilustrasi Donald Trump tangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro. (Suara.com)
Ilustrasi Donald Trump tangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro. (Suara.com)

Pasalnya, perusahaan-perusahaan Venezuela perlu mengimpor bahan baku yang telah lama dengan harus menukar bolivar lokal mereka. Setelah dihasilkan dari penjualan minyak dan melalui transaksi yang dilakukan dengan kartu kredit asing di dalam negeri.

Dalam hal ini, Presiden sementara Venezuela, Delcy Rodriguez, mengatakan bahwa pendapatan yang berasal dari penjualan minyak akan disalurkan melalui bank sentral.

"Pendapatan tersebut akan sampai ke bank-bank swasta melalui mekanisme pasar valuta asing,"katanya.

Sementara itu, AS mengatakan pekan ini bahwa mereka telah menyelesaikan penjualan minyak Venezuela senilai 500 juta dolar AS. Hal iini dari kesepakatan USD 2 miliar yang dicapai bulan ini setelah penggulingan Presiden Nicolas Maduro dan pelantikan pemimpin sementara Rodriguez.

Selain itu, Pemerintahan Presiden AS Donald Trump mengatakan Venezuela akan menjual antara 30 juta dan 50 juta barel. Sebuah sumber industri yang mengetahui rencana tersebut mengatakan rekening utama untuk transaksi tersebut berada di Qatar.

Dolar tersebut kemudian dapat dijual kepada perusahaan-perusahaan di Venezuela sesuai pedoman bank sentral. Apalagi, Pemerintah Venezuela mulai mengizinkan penggunaan mata uang kripto yang terkait dengan dolar seperti USDT, di pasar pertukaran pada paruh kedua tahun 2025.

baca juga

Hal ini diputuskan setelah AS mengeluarkan lisensi terbatas kepada Chevron untuk mengekspor minyak mentah tetapi melarang pembayaran kepada pemerintah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BSI Gelontorkan Pembiayaan Rp 51,78 T ke UMKM Hingga November 2025

BSI Gelontorkan Pembiayaan Rp 51,78 T ke UMKM Hingga November 2025

Bisnis | Minggu, 18 Januari 2026 | 15:06 WIB

Investor Asing Bawa Kabur Dananya Rp 7,71 T dari RI di Minggu Kedua Januari

Investor Asing Bawa Kabur Dananya Rp 7,71 T dari RI di Minggu Kedua Januari

Bisnis | Minggu, 18 Januari 2026 | 10:12 WIB

Harga Minyak Stabil Pasca Kenaikan Ekstrem Imbas Krisis Iran, AS dan Venezuela

Harga Minyak Stabil Pasca Kenaikan Ekstrem Imbas Krisis Iran, AS dan Venezuela

Bisnis | Jum'at, 16 Januari 2026 | 10:33 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×