Pulihkan Konektivitas Aceh, Pemerintah Tangani Permanen 6 Jembatan dan 28 Titik Longsor

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 19 Januari 2026 | 18:55 WIB
Pulihkan Konektivitas Aceh, Pemerintah Tangani Permanen 6 Jembatan dan 28 Titik Longsor
Kementeria Pekerja Umum Kebut pembangunan permanen Jembatan di Aceh. [Dokumentasi Kementerian PU].
baca 10 detik
  • Pemerintah Aceh menyiapkan penanganan permanen untuk 6 jembatan dan 28 titik longsor pascabanjir, memprioritaskan logistik.
  • Penanganan darurat telah berhasil memfungsikan kembali seluruh ruas jalan nasional, termasuk pemasangan jembatan Bailey sementara.
  • Konstruksi permanen, seperti duplikasi dan penggantian jembatan rangka, ditargetkan mulai berjalan paling lambat Januari 2026.

Suara.com - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyatakan pemerintah tengah menyiapkan penanganan permanen secara bertahap terhadap 6 jembatan dan 28 titik longsor di ruas jalan nasional yang terdampak bencana banjir bandang di Provinsi Aceh. Langkah ini dilakukan setelah penanganan darurat membuat seluruh ruas kembali fungsional.

Bencana banjir bandang di Aceh sebelumnya mengakibatkan 16 titik jembatan putus, 362 titik longsor, serta 37 titik banjir pada ruas jalan nasional. Meski seluruh ruas telah dapat dilalui, pemerintah menilai penguatan infrastruktur tetap dibutuhkan agar konektivitas lebih andal dan aman.

Dody menegaskan, prioritas utama pemerintah adalah memastikan akses logistik tetap terjaga sehingga kebutuhan dasar masyarakat dan aktivitas ekonomi tidak terhambat akibat bencana.

Progress jembatan pemulihan di Aceh yang dilakukan oleh Bina Warga
Progress jembatan pemulihan di Aceh yang dilakukan oleh Bina Warga

"Dalam 50 hari pertama, fokus utama kami adalah memastikan tidak ada satu pun kabupaten dan kota yang terisolasi. Memang saat ini masih terdapat beberapa desa dan kecamatan yang aksesnya terbatas, dan itu menjadi sasaran penanganan lanjutan kami. Tim di lapangan terus bekerja tanpa henti bersama TNI dan Polri," kata Dody dalam keterangannya, Senin (19/1/2026).

Dody menyebut, tantangan paling berat berada pada penanganan jembatan. Namun, pemerintah mempercepat pembukaan akses dengan membangun jembatan perintis agar konektivitas awal bisa segera pulih.

"Tantangan terberat ada pada penanganan jembatan, namun untuk percepatan kami membangun jembatan perintis agar akses awal segera terbuka. Yang terpenting, masyarakat bisa kembali terhubung, kendaraan roda dua dapat melintas, dan bantuan logistik bisa masuk dari wilayah terdekat secara lebih efektif," lanjut Dody.

Saat ini, enam jembatan yang terdampak sudah difungsionalkan melalui penanganan darurat, termasuk pemasangan jembatan Bailey. Pemerintah menargetkan konstruksi permanen mulai berjalan paling lambat pada Januari 2026.

Salah satu yang masuk daftar penanganan permanen ialah Jembatan Krueng Tingkeum di Ruas Jalan Kota Bireuen–Batas Bireuen/Aceh Utara. Akses di ruas ini kembali terhubung sejak 27 Desember 2025 melalui jembatan Bailey berkapasitas 30 ton, ditambah dukungan jalur alternatif Bailey di Awe Geutah.

Untuk memperkuat keandalan jangka panjang, penanganan permanen disiapkan berupa duplikasi jembatan. Pemancangan pertama direncanakan dimulai pada 20 Januari 2026.

baca juga

Berikutnya, Jembatan Krueng Meureudu di Ruas Jalan Banda Aceh–Meureudu yang terhubung dengan Ruas Meureudu–Batas Pidie Jaya/Bireuen juga sudah kembali fungsional untuk semua jenis kendaraan. Kondisi tersebut tercapai setelah penimbunan oprit jembatan yang runtuh pada awal Desember 2025 selesai dilakukan.

Penanganan permanen pada titik ini akan difokuskan pada rehabilitasi jembatan eksisting serta perbaikan daerah aliran sungai (DAS). Langkah tersebut diproyeksikan dapat mengurangi risiko gerusan dan kerusakan berulang.

Sementara Jembatan Teupin Mane yang berada di Ruas Jalan Kota Bireuen–Batas Bireuen/Bener Meriah telah kembali terhubung sejak 18 Desember 2025. Pemulihan akses dilakukan melalui pemasangan jembatan Bailey dan penanganan sementara pada titik longsoran.

Ke depan, penggantian permanen akan dilakukan menggunakan jembatan rangka. Pemerintah juga menyiapkan penanganan longsoran jalan guna meningkatkan kapasitas serta keselamatan pengguna jalan.

Adapun Jembatan Krueng Beutong di Ruas Jalan Batas Aceh Tengah/Nagan Raya–Lhok Seumot–Jeuram sudah fungsional bagi kendaraan roda dua dan roda empat sejak 8 Januari 2026. Pemulihan akses dilakukan lewat jembatan Bailey.

Rencana penanganan permanen di lokasi tersebut mencakup rehabilitasi DAS serta rekonstruksi badan jalan yang hilang. Upaya ini ditujukan untuk memastikan stabilitas struktur dan kelancaran arus kendaraan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri PU Dody Hanggodo: Pemulihan Pascabencana Sumatera Paling Cepat 2 Tahun!

Menteri PU Dody Hanggodo: Pemulihan Pascabencana Sumatera Paling Cepat 2 Tahun!

Bisnis | Sabtu, 17 Januari 2026 | 09:13 WIB

Presiden Restui Pembangunan Tol Lembah Anai, Kementerian PU Siapkan Studi Kelayakan!

Presiden Restui Pembangunan Tol Lembah Anai, Kementerian PU Siapkan Studi Kelayakan!

Bisnis | Sabtu, 17 Januari 2026 | 08:00 WIB

Menteri PU: Tidak Ada Lagi Kabupaten/Kota Terisolasi Akibat Banjir Sumatera

Menteri PU: Tidak Ada Lagi Kabupaten/Kota Terisolasi Akibat Banjir Sumatera

Bisnis | Jum'at, 16 Januari 2026 | 17:38 WIB

Terkini

Donald Trump Sebut Perang Iran Segera Berakhir Usai Pemilu AS

Donald Trump Sebut Perang Iran Segera Berakhir Usai Pemilu AS

News | Minggu, 13 September 2026 | 07:25 WIB

Apa Perbedaan antara Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Apa Perbedaan antara Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 07:18 WIB

Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"

Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 07:15 WIB

Kata-kata Andika Mahesa Setelah Kangen Band Bubar

Kata-kata Andika Mahesa Setelah Kangen Band Bubar

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 07:05 WIB

Update Terkini 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, SAR Temukan 4 Benda Ini

Update Terkini 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, SAR Temukan 4 Benda Ini

News | Minggu, 13 September 2026 | 07:03 WIB

294 Karhutla Terjadi di Ogan Ilir hingga September 2026

294 Karhutla Terjadi di Ogan Ilir hingga September 2026

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 07:00 WIB

Pejabat Desa di Bengkalis Jual Hutan Cagar Biosfer UNESCO Senilai Rp2 Miliar

Pejabat Desa di Bengkalis Jual Hutan Cagar Biosfer UNESCO Senilai Rp2 Miliar

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 06:58 WIB

Denis Kolinger Puji Dukungan Jakmania Saat Persija Bungkam Persib di Menit Akhir

Denis Kolinger Puji Dukungan Jakmania Saat Persija Bungkam Persib di Menit Akhir

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:57 WIB

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 13 September 2026: Masa Sulit Segera Berlalu

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 13 September 2026: Masa Sulit Segera Berlalu

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 06:56 WIB

Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan

Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan

Jabar | Minggu, 13 September 2026 | 06:50 WIB

×