Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.715.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.273

Harga Emas Antam Akhirnya Turun Jadi Rp 2.790.000/Gram

Achmad Fauzi | Suara.com

Kamis, 22 Januari 2026 | 10:10 WIB
Harga Emas Antam Akhirnya Turun Jadi Rp 2.790.000/Gram
Ilustrasi emas Antam. (Dok: Antam)
  • Harga emas Antam per 22 Januari 2026 turun Rp15.000, dengan harga jual Rp2.790.000 per gram dan buyback Rp2.635.000 per gram.
  • Emas dunia (XAU/USD) melemah di sesi awal Asia menjadi sekitar $4.790 setelah meredanya ketegangan geopolitik AS-Eropa.
  • Prospek jangka panjang emas tetap *bullish* karena ekspektasi penurunan suku bunga dan pembelian bank sentral tetap ada.

Suara.com - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari Kamis, 22 Januari 2026 untuk ukuran satu dibanderol di harga Rp 2.790.000 per gram.

Dikutip dari situs Logam Mulia,harga emas Antam itu terjungkal Rp 15.000 dibandingkan hari Rabu, 21 Januari 2026.

Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp 2.635.000 per gram.

Harga buyback itu juga merosot Rp 15.000 dibandingkan dengan harga buyback hari Rabu kemarin.

Pekerja menunjukkan perhiasan emas di Kantor Pusat Galeri 24 Pegadaian, Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (5/1/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pekerja menunjukkan perhiasan emas di Kantor Pusat Galeri 24 Pegadaian, Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (5/1/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga emas antam pada hari ini:

  • Emas 0,5 Gram Rp 1.445.000
  • Emas 1 Gram Rp 2.790.000
  • Emas 2 gram Rp 5.520.000
  • Emas 3 gram Rp 8.255.000
  • Emas 5 gram Rp 13.725.000
  • Emas 10 gram Rp 27.395.000
  • Emas 25 gram Rp 68.362.000
  • Emas 50 gram Rp 136.645.000
  • Emas 100 gram Rp 273.212.000
  • Emas 250 gram Rp 682.765.000
  • Emas 500 gram Rp 1.365.320.000
  • Emas 1.000 gram Rp 2.730.600.000

Perlu diingat, harga tersebut belum termasuk pajak penghasilan (PPh) sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen yang tidak memiliki NPWP. Pengenaan PPh ini sesuai dengan PMK Nomor 34/OMK.19/2017.

Harga Emas Dunia Merosot

Harga emas dunia melemah pada perdagangan awal Asia, Kamis (23/1/2026), setelah sebelumnya mencetak rekor tertinggi. Logam mulia tertekan seiring meredanya ketegangan geopolitik menyusul pernyataan terbaru Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Mengutip FXStreet, harga emas (XAU/USD) memangkas kenaikannya dan diperdagangkan di kisaran 4.790 dolar AS per ons troi pada sesi awal Asia. Emas mundur dari rekor tertinggi di level 4.888 dolar AS setelah Trump menarik kembali ancaman tarif terhadap Eropa serta mengumumkan kerangka kesepakatan terkait Greenland.

Bloomberg melaporkan, Trump menyatakan akan membatalkan rencana pengenaan tarif terhadap barang-barang dari negara Eropa yang menentang ambisinya mengambil alih Greenland. Ia juga mengungkapkan bahwa Amerika Serikat bersama Organisasi Pakta Atlantik Utara (NATO) telah membentuk “kerangka kerja kesepakatan masa depan” terkait Greenland.

Harapan tercapainya solusi dalam isu Greenland dinilai berpotensi meredam permintaan terhadap aset safe haven seperti emas dalam jangka pendek, seiring berkurangnya ketidakpastian geopolitik.

Meski demikian, prospek bullish emas secara umum masih dinilai tetap terjaga. “Harga emas mungkin sedang melambat, tetapi pasar bullish masih tetap utuh — dengan ekspektasi penurunan suku bunga, ketegangan geopolitik yang terus berlanjut, dan pembelian yang kuat oleh bank sentral yang membuat risiko tetap condong ke arah kenaikan,” ujar Ewa Manthey, ahli strategi komoditas di ING Groep NV.

Di sisi lain, pasar juga menilai optimisme tersebut masih bersifat rapuh. Trump belum merinci secara jelas parameter dari “kerangka kerja” kesepakatan Greenland tersebut. Menteri Keuangan Jerman, Lars Klingbeil, bahkan memperingatkan agar pasar tidak terlalu cepat bereuforia setelah Trump menarik ancaman tarif sebagai alat tawar-menawar geopolitik.

Ia menilai, tanda-tanda meningkatnya kembali ketegangan antara Amerika Serikat dan Uni Eropa berpotensi kembali mendorong harga emas sebagai aset lindung nilai.

Selain isu geopolitik, perhatian pelaku pasar kini tertuju pada rilis sejumlah data ekonomi Amerika Serikat, termasuk pembacaan akhir Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal III, klaim pengangguran mingguan, serta data Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) yang dijadwalkan rilis Kamis ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Emas Antam Turun Harga di Logam Mulia, Tak Mampu Tembus Rekor Tertinggi

Emas Antam Turun Harga di Logam Mulia, Tak Mampu Tembus Rekor Tertinggi

Bisnis | Kamis, 22 Januari 2026 | 09:15 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini 22 Januari, Tren Lanjutkan Kenaikan Prospek

Harga Emas Antam Hari Ini 22 Januari, Tren Lanjutkan Kenaikan Prospek

Bisnis | Kamis, 22 Januari 2026 | 08:10 WIB

Harga Emas Lanjutkan Tren Penguatan, di Pegadaian Meroket Berturut-turut

Harga Emas Lanjutkan Tren Penguatan, di Pegadaian Meroket Berturut-turut

Bisnis | Kamis, 22 Januari 2026 | 07:14 WIB

Terkini

OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah

OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 12:37 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp64.050/Kg, Telur Ayam Nyaris Rp32 Ribu

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp64.050/Kg, Telur Ayam Nyaris Rp32 Ribu

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 12:32 WIB

Masih Harus Uji Coba, Status Bahan Bakar Bobibos Tunggu Kepastian Kategori BBN atau BBM

Masih Harus Uji Coba, Status Bahan Bakar Bobibos Tunggu Kepastian Kategori BBN atau BBM

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 11:36 WIB

Saham BBCA Anjlok ke Level Era Covid-19, Asing Penyebabnya

Saham BBCA Anjlok ke Level Era Covid-19, Asing Penyebabnya

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 11:34 WIB

Pegadaian Cabang Bima Serahkan Bantuan CSR Peralatan Ibadah ke Masjid Al Ijtihad

Pegadaian Cabang Bima Serahkan Bantuan CSR Peralatan Ibadah ke Masjid Al Ijtihad

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 10:27 WIB

Uji Lab Bahan Bakar Bobibos Dipercepat, ESDM Pastikan Standar sebelum Dipasarkan

Uji Lab Bahan Bakar Bobibos Dipercepat, ESDM Pastikan Standar sebelum Dipasarkan

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 09:57 WIB

Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti

Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 23:20 WIB

Laba PNM Tembus Rp1,14 triliun, Dirut BRI: Pertumbuhan Sehat dan Berkelanjutan

Laba PNM Tembus Rp1,14 triliun, Dirut BRI: Pertumbuhan Sehat dan Berkelanjutan

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 22:22 WIB

Panen Padi Biosalin Tembus Rp1,23 Miliar di Tengah Cuaca Ekstrem

Panen Padi Biosalin Tembus Rp1,23 Miliar di Tengah Cuaca Ekstrem

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 22:21 WIB

Harapan Konsumen Properti: Bunga KPR Jangan Tinggi-Tinggi!

Harapan Konsumen Properti: Bunga KPR Jangan Tinggi-Tinggi!

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 21:46 WIB