Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.720.000
Beli Rp2.590.000
IHSG 6.254,966
LQ45 624,682
Srikehati 305,457
JII 377,425
USD/IDR 17.714

Mengenal ORI029: Imbal Hasil Tetap Hingga 6 Tahun dan Cara Beli

M Nurhadi

Minggu, 25 Januari 2026 | 09:55 WIB
Mengenal ORI029: Imbal Hasil Tetap Hingga 6 Tahun dan Cara Beli
Ilustrasi obligasi (pixabay)

Suara.com - Pemerintah Republik Indonesia kembali memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembangunan nasional melalui peluncuran Obligasi Negara Ritel seri ORI029.

Masa penawaran instrumen investasi berbasis utang ini dijadwalkan berlangsung mulai 26 Januari hingga 19 Februari 2026.

Sebagai bagian dari Surat Berharga Negara (SBN), ORI029 dirancang khusus untuk investor individu atau ritel berkewarganegaraan Indonesia.

Dana yang terhimpun nantinya akan dialokasikan langsung untuk membiayai proyek infrastruktur strategis, seperti pembangunan jalan tol hingga jaringan rel kereta api di seluruh tanah air.

Keunggulan Investasi ORI029

ORI029 hadir dengan sejumlah karakteristik yang menjadikannya aset pelindung nilai (safe haven) di tengah fluktuasi ekonomi global:

Keamanan Mutlak: Pembayaran kupon dan pengembalian pokok investasi dijamin penuh oleh negara melalui Undang-Undang No. 24 Tahun 2002. Hal ini membuat risiko gagal bayar praktis berada di level nol.

Imbal Hasil Tetap (Fixed Rate): Keuntungan atau kupon yang diterima investor tidak akan berubah meskipun suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) mengalami penurunan. Ini memberikan kepastian pendapatan pasif bagi pemegangnya.

Investasi Terjangkau: Masyarakat dapat mulai berinvestasi dengan modal yang sangat minim, yakni mulai dari Rp1 juta.

Likuiditas Tinggi (Tradable): Berbeda dengan jenis SBN lain yang bersifat non-tradable, ORI029 dapat diperjualbelikan di pasar sekunder sebelum jatuh tempo. Investor berpeluang mendapatkan capital gain jika harga jual di pasar lebih tinggi dari harga beli.

Ilustrasi Investasi (freepik)
Ilustrasi Investasi (freepik)



Perbandingan Tenor: ORI029-T3 vs ORI029-T6

Tahun ini, pemerintah menawarkan dua pilihan durasi investasi untuk menyesuaikan rencana finansial jangka menengah dan panjang para investor:

ORI029-T3 (Tenor 3 Tahun):

Tingkat Kupon: 5,45% per tahun.

Maksimal Pemesanan: Rp5 miliar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Togi Sitindaon Ungkap Mandat Penjualan Obligasi dan MTN di Sidang Perdata

Togi Sitindaon Ungkap Mandat Penjualan Obligasi dan MTN di Sidang Perdata

Foto | Kamis, 22 Januari 2026 | 19:40 WIB

Obligasi Jepang Berguncang, Yield JGB Sentuh Level Tertinggi Sejak 1999

Obligasi Jepang Berguncang, Yield JGB Sentuh Level Tertinggi Sejak 1999

Bisnis | Rabu, 21 Januari 2026 | 07:24 WIB

Jadwal Lengkap Penerbitan Sukuk Ritel dan SBN 2026

Jadwal Lengkap Penerbitan Sukuk Ritel dan SBN 2026

Bisnis | Rabu, 14 Januari 2026 | 11:04 WIB

Terkini

Bank Mandiri Gelar Mandiri Jogja Marathon 2026 dan Program Mandiri Sahabat Desa di 28 Desa

Bank Mandiri Gelar Mandiri Jogja Marathon 2026 dan Program Mandiri Sahabat Desa di 28 Desa

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 16:06 WIB

Revisi UU Hak Cipta Bikin Biaya Operasional Usaha Makin Mahal? Ini Kata Pakar

Revisi UU Hak Cipta Bikin Biaya Operasional Usaha Makin Mahal? Ini Kata Pakar

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 16:00 WIB

BSI Catat DPK Rp382 Triliun, Percepat Ekspansi Global Lewat Dubai dan Siapkan Cabang di Arab Saudi

BSI Catat DPK Rp382 Triliun, Percepat Ekspansi Global Lewat Dubai dan Siapkan Cabang di Arab Saudi

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 13:59 WIB

BRI Perkuat Digitalisasi, BRILink Agen Berpeluang Dapat Emas Gratis

BRI Perkuat Digitalisasi, BRILink Agen Berpeluang Dapat Emas Gratis

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:38 WIB

Nasib Dana Investor DSI Terjawab, OJK dan LPSK Kawal Restitusi Ribuan Korban

Nasib Dana Investor DSI Terjawab, OJK dan LPSK Kawal Restitusi Ribuan Korban

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:25 WIB

IMF Peringatkan Risiko Ekonomi Negara Berkembang di Asia

IMF Peringatkan Risiko Ekonomi Negara Berkembang di Asia

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:56 WIB

Pengguna Livin by Mandiri Tembus 40,3 Juta, Transaksi Digital Capai Rp2.083 Triliun hingga Mei 2026

Pengguna Livin by Mandiri Tembus 40,3 Juta, Transaksi Digital Capai Rp2.083 Triliun hingga Mei 2026

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:36 WIB

Rupiah Menuju Rp17.500, Pengamat: Sentimen Positif Pengetatan Anggaran MBG dan KDMP

Rupiah Menuju Rp17.500, Pengamat: Sentimen Positif Pengetatan Anggaran MBG dan KDMP

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:17 WIB

Bahlil Ajukan Anggaran Rp 27,33 Triliun untuk ESDM, Disebut untuk Jaringan Gas Warga

Bahlil Ajukan Anggaran Rp 27,33 Triliun untuk ESDM, Disebut untuk Jaringan Gas Warga

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:00 WIB

Emiten WINE Tebar Dividen Rp3,5 per Saham, Bidik Pertumbuhan Pendapatan Lima Persen pada 2026

Emiten WINE Tebar Dividen Rp3,5 per Saham, Bidik Pertumbuhan Pendapatan Lima Persen pada 2026

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 08:32 WIB