Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.685.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 5.886,032
LQ45 586,842
Srikehati 288,489
JII 347,233
USD/IDR 17.977

Pemerintah Heran Stok Jagung Melimpah Tapi Harga Pakan Ternak Mahal

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 27 Januari 2026 | 17:13 WIB
Pemerintah Heran Stok Jagung Melimpah Tapi Harga Pakan Ternak Mahal
petani jagung Lampung Timur menjerit harga jagung terus melorot. [ANTARA]
  • Mendagri Tito Karnavian heran harga jagung pakan mahal padahal produksi nasional sangat tinggi di Jakarta, Selasa (27/1/2026).
  • Mahalnya jagung pakan diduga memicu kenaikan harga daging ayam serta telur ayam ras karena komponen biaya pakan tinggi.
  • Tito menduga anomali ini disebabkan oleh masalah distribusi atau peningkatan permintaan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Suara.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, merasa heran harga jagung pakan ternak justru mahal, padahal stok jagung melimpah.

Kondisi itu membuat harga daging ayam ras serta telur ayam juga meninggi.

Tito mengungkapkan persoalan tersebut saat memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang dirangkaikan dengan evaluasi dukungan pemerintah daerah dalam Program 3 Juta Rumah, di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri, Jakarta.

Ia menyebut, berdasarkan laporan yang diterimanya, produksi jagung nasional sebenarnya berada dalam kondisi tinggi. Bahkan, panen jagung juga didorong oleh keterlibatan aparat, termasuk dari kepolisian.

"Produksi jagung, panen jagung, termasuk yang dikerjakan oleh Polri, itu sangat tinggi, jutaan ton," ujar Tito, Selasa (27/1/2026).

Ilustrasi jagung yang siap dikonsumsi. [Freepik]
Ilustrasi jagung yang siap dikonsumsi. [Freepik]

Namun, kondisi tersebut dinilai tidak tercermin di lapangan. Tito mempertanyakan mengapa harga jagung di tingkat peternak justru berada di level mahal, sehingga memicu kenaikan biaya pakan ternak.

"Tapi kenapa harganya di tingkat peternak menjadi mahal," kata Tito.

Menurutnya, mahalnya harga jagung pakan menjadi pemicu utama naiknya harga daging ayam ras dan telur ayam ras. Pasalnya, jagung merupakan komponen terbesar dalam struktur biaya pakan ternak unggas.

"Kalau jagung, jagungnya naik, mau enggak mau pasti daging ayam ras akan naik. Pakannya. Yang memakan itu. Dan produksi telur ayam rasnya pasti juga akan harga akan naik," jelasnya.

Tito menilai kondisi tersebut sebagai anomali yang perlu didalami secara serius oleh kementerian dan lembaga terkait. Ia menduga terdapat persoalan dalam rantai distribusi jagung, mulai dari produsen hingga sampai ke tangan peternak.

"Ini anomali yang perlu kita dalami. Mungkin dari Satgas Pangan, dari Kejaksaan," kata Tito.

Ia menegaskan, perlu ada penelusuran menyeluruh terkait kemungkinan adanya masalah di antara mata rantai distribusi jagung, baik di tingkat pengolahan, perdagangan, maupun distribusi antardaerah.

"Ada something antara rantai di tingkat produsen jagung sampai dengan diolah dan kemudian dijual kepada peternak," kata Tito.

Selain faktor distribusi, Tito juga menyinggung potensi peningkatan permintaan jagung pakan seiring dengan bergulirnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program tersebut disebut mewajibkan penyediaan telur dan daging ayam, yang secara otomatis meningkatkan kebutuhan pakan ternak.

"Atau karena demand. Demand yang terjadi peningkatan karena adanya program MBG," katanya.

Tito menyatakan, dugaan tersebut masih perlu dikaji lebih dalam agar pemerintah memiliki gambaran utuh mengenai penyebab mahalnya harga jagung di tingkat peternak. Ia meminta kementerian teknis untuk segera memberikan penjelasan dan data pendukung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lampaui Rata-Rata Nasional, Produktivitas Jagung Dekalb Capai 7 Ton per Hektare

Lampaui Rata-Rata Nasional, Produktivitas Jagung Dekalb Capai 7 Ton per Hektare

Bisnis | Sabtu, 24 Januari 2026 | 16:22 WIB

Airlangga Ingatkan Jagung Tak Sekadar Pangan, Harus Seimbang untuk Pakan dan Industri

Airlangga Ingatkan Jagung Tak Sekadar Pangan, Harus Seimbang untuk Pakan dan Industri

Bisnis | Rabu, 14 Januari 2026 | 11:11 WIB

Update Pangan Nasional 11 Januari 2026: Harga Cabai Kompak Turun, Jagung Naik

Update Pangan Nasional 11 Januari 2026: Harga Cabai Kompak Turun, Jagung Naik

Bisnis | Minggu, 11 Januari 2026 | 13:46 WIB

Terkini

Sinyal Cuan Piala Dunia 2026: 7 Saham Indonesia yang Berpotensi Cetak Gol untuk Investor

Sinyal Cuan Piala Dunia 2026: 7 Saham Indonesia yang Berpotensi Cetak Gol untuk Investor

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 14:34 WIB

Rupiah Letoy, Warga RI Ramai-ramai Borong Valas dan Khawatir Ekonomi Memburuk

Rupiah Letoy, Warga RI Ramai-ramai Borong Valas dan Khawatir Ekonomi Memburuk

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 14:14 WIB

Terbitkan Obligasi USD 1,5 Milar, Danantara Spill Siapa Pembelinya

Terbitkan Obligasi USD 1,5 Milar, Danantara Spill Siapa Pembelinya

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 14:10 WIB

Tak Hanya Saham, Kripto Mulai Jadi Koleksi Warga RI untuk Investasi

Tak Hanya Saham, Kripto Mulai Jadi Koleksi Warga RI untuk Investasi

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 14:01 WIB

Mendag Tegaskan Amerika Serikat Negara Tujuan Ekspor Terpenting

Mendag Tegaskan Amerika Serikat Negara Tujuan Ekspor Terpenting

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 13:57 WIB

Sinyal dari Thamrin: Isi Dompet Warga RI Mendadak Ludes, Apa yang Terjadi?

Sinyal dari Thamrin: Isi Dompet Warga RI Mendadak Ludes, Apa yang Terjadi?

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 13:42 WIB

Marketeers Tech for Business 2026: Jurus Baru Digital Marketing di Era AI

Marketeers Tech for Business 2026: Jurus Baru Digital Marketing di Era AI

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 13:06 WIB

Listrik Sejumlah Wilayah Jawa Padam, Mas Bahlil Bilang Masalahnya di PLN

Listrik Sejumlah Wilayah Jawa Padam, Mas Bahlil Bilang Masalahnya di PLN

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:57 WIB

Gegara Bau Asap, Perokok Mulai Berbondong-bondong Gunakan Vape

Gegara Bau Asap, Perokok Mulai Berbondong-bondong Gunakan Vape

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:41 WIB

IHSG Tembus Level 6.000 Lagi, Saham BUMI dan BRMS Diburu Investor

IHSG Tembus Level 6.000 Lagi, Saham BUMI dan BRMS Diburu Investor

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:35 WIB