Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.835.000
Beli Rp2.707.000
IHSG 7.106,520
LQ45 686,739
Srikehati 332,564
JII 477,320
USD/IDR 17.222

2 Jenis Pangan Ini Harganya Bakal Meroket Jelang Ramadan

Achmad Fauzi | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Selasa, 27 Januari 2026 | 20:21 WIB
2 Jenis Pangan Ini Harganya Bakal Meroket Jelang Ramadan
Penjual daging ayam potong di Pasar Rawa Kalong, Bekasi (Suara.com/Rendy Rutama Putra)
  • Mendagri Tito Karnavian mewaspadai kenaikan harga daging dan telur ayam jelang Ramadan 2026 karena biaya pakan mahal.
  • Mahalnya harga jagung pakan menjadi faktor penentu kenaikan harga daging dan telur ayam di tingkat konsumen.
  • Pemerintah harus memastikan pasokan pakan lancar dan menekan harga jagung karena permintaan meningkat signifikan.

Suara.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mewanti-wanti potensi lonjakan harga daging ayam ras dan telur ayam ras jelang Ramadan 2026.

Hal ini seiring masih mahalnya harga jagung pakan ternak yang berisiko menekan pasokan protein hewani di pasar.

Tito menyebut, daging ayam dan telur merupakan komoditas pangan yang sangat sensitif terhadap perubahan biaya produksi, terutama pakan ternak.

Jagung sebagai bahan baku utama pakan unggas dinilai menjadi faktor kunci yang menentukan pergerakan harga di tingkat konsumen.

"Telur ayam ras, daging ayam ras, kuncinya adalah pakan," ujar Tito saat memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Selasa (27/1/2026).

Ia mengungkapkan, kondisi tersebut menjadi perhatian serius pemerintah karena permintaan terhadap ayam dan telur diperkirakan meningkat menjelang Ramadan.

Lonjakan permintaan tanpa diimbangi pasokan yang memadai berpotensi mendorong kenaikan harga secara signifikan.

"Kalau jagungnya naik, mau enggak mau pasti daging ayam ras akan naik. Pakannya. Yang memakan itu. Dan produksi telur ayam rasnya pasti juga akan harga akan naik," kata Tito.

Di sisi lain, Tito menilai situasi ini menjadi ironi karena produksi jagung nasional dilaporkan berada pada level tinggi. Bahkan, panen jagung disebut telah didorong secara masif, termasuk melalui keterlibatan aparat kepolisian.

Pedagang menata telur ayam yang akan dijual di Pasar Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (9/6/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pedagang menata telur ayam yang akan dijual di Pasar Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (9/6/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Namun demikian, tingginya produksi tersebut belum sepenuhnya tercermin pada harga jagung di tingkat peternak. Kondisi ini membuat biaya pakan tetap mahal dan berdampak berantai terhadap harga ayam dan telur.

Selain faktor pakan, Tito juga menyinggung potensi peningkatan permintaan akibat bergulirnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program tersebut mensyaratkan penyediaan protein hewani, khususnya telur dan daging ayam, dalam jumlah besar.

"Atau karena demand. Demand yang terjadi peningkatan karena adanya program MBG," ujarnya.

Menurut Tito, peningkatan permintaan yang tidak diantisipasi dengan penguatan pasokan berpotensi mempersempit ruang penurunan harga ayam dan telur di pasar. Apalagi, komoditas tersebut kerap menjadi penyumbang inflasi pangan saat Ramadan.

Ia menegaskan, pemerintah perlu bergerak cepat untuk memastikan rantai pasok pakan ternak berjalan lancar dan harga jagung dapat ditekan. Jika tidak, tekanan harga ayam dan telur dikhawatirkan akan semakin terasa oleh masyarakat.

Tito juga mengingatkan, kenaikan harga ayam dan telur akan berdampak langsung pada kelompok masyarakat berpenghasilan rendah. Sebab, kedua komoditas tersebut merupakan sumber protein utama yang paling banyak dikonsumsi sehari-hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Heran Stok Jagung Melimpah Tapi Harga Pakan Ternak Mahal

Pemerintah Heran Stok Jagung Melimpah Tapi Harga Pakan Ternak Mahal

Bisnis | Selasa, 27 Januari 2026 | 17:13 WIB

Deretan Harga Pangan Nasional Kompak Turun Jelang Akhir Januari 2026, Beras Ikut Meluncur

Deretan Harga Pangan Nasional Kompak Turun Jelang Akhir Januari 2026, Beras Ikut Meluncur

Bisnis | Selasa, 27 Januari 2026 | 10:24 WIB

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Beras Naik, Bawang Merah hingga Kedelai Impor Turun

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Beras Naik, Bawang Merah hingga Kedelai Impor Turun

Bisnis | Senin, 26 Januari 2026 | 09:19 WIB

Terkini

Rupiah Loyo Lagi, Masih Betah di Level Rp 17.242/USD

Rupiah Loyo Lagi, Masih Betah di Level Rp 17.242/USD

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 16:22 WIB

YLKI Pertanyakan Infrastruktur dan Sistem Keselamatan PT KAI dalam Kecelakaan KRL di Bekasi

YLKI Pertanyakan Infrastruktur dan Sistem Keselamatan PT KAI dalam Kecelakaan KRL di Bekasi

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 16:12 WIB

Santunan Korban Kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek Harus Dipercepat dan Dipermudah

Santunan Korban Kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek Harus Dipercepat dan Dipermudah

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 15:46 WIB

Bos KAI Ternyata Sering Dipanggil Prabowo, Bahas Apa?

Bos KAI Ternyata Sering Dipanggil Prabowo, Bahas Apa?

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 15:46 WIB

Buntut Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi, MTI Desak KNKT Bongkar Keandalan Taksi Listrik VinFast

Buntut Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi, MTI Desak KNKT Bongkar Keandalan Taksi Listrik VinFast

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 15:34 WIB

Genjot Target E20, Pertamina Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Domestik

Genjot Target E20, Pertamina Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Domestik

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 15:31 WIB

Setelah Ada Kecelakaan KRL, BP BUMN Baru Evaluasi KAI Secara Menyeluruh

Setelah Ada Kecelakaan KRL, BP BUMN Baru Evaluasi KAI Secara Menyeluruh

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 15:24 WIB

Tren Investasi Emas Digital Semakin Diminati di Indonesia

Tren Investasi Emas Digital Semakin Diminati di Indonesia

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 14:57 WIB

Perbedaan RDPU dan RDPT, Mana yang Lebih Cuan untuk Investor Pemula?

Perbedaan RDPU dan RDPT, Mana yang Lebih Cuan untuk Investor Pemula?

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 14:54 WIB

Pemerintah Evaluasi Izin Taksi Green SM Buntut Kecelakaan KA di Bekasi Timur

Pemerintah Evaluasi Izin Taksi Green SM Buntut Kecelakaan KA di Bekasi Timur

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 14:12 WIB