Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Pemerintah Heran Stok Jagung Melimpah Tapi Harga Pakan Ternak Mahal

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 27 Januari 2026 | 17:13 WIB
Pemerintah Heran Stok Jagung Melimpah Tapi Harga Pakan Ternak Mahal
petani jagung Lampung Timur menjerit harga jagung terus melorot. [ANTARA]
baca 10 detik
  • Mendagri Tito Karnavian heran harga jagung pakan mahal padahal produksi nasional sangat tinggi di Jakarta, Selasa (27/1/2026).
  • Mahalnya jagung pakan diduga memicu kenaikan harga daging ayam serta telur ayam ras karena komponen biaya pakan tinggi.
  • Tito menduga anomali ini disebabkan oleh masalah distribusi atau peningkatan permintaan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Suara.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, merasa heran harga jagung pakan ternak justru mahal, padahal stok jagung melimpah.

Kondisi itu membuat harga daging ayam ras serta telur ayam juga meninggi.

Tito mengungkapkan persoalan tersebut saat memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang dirangkaikan dengan evaluasi dukungan pemerintah daerah dalam Program 3 Juta Rumah, di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri, Jakarta.

Ia menyebut, berdasarkan laporan yang diterimanya, produksi jagung nasional sebenarnya berada dalam kondisi tinggi. Bahkan, panen jagung juga didorong oleh keterlibatan aparat, termasuk dari kepolisian.

"Produksi jagung, panen jagung, termasuk yang dikerjakan oleh Polri, itu sangat tinggi, jutaan ton," ujar Tito, Selasa (27/1/2026).

Ilustrasi jagung yang siap dikonsumsi. [Freepik]
Ilustrasi jagung yang siap dikonsumsi. [Freepik]

Namun, kondisi tersebut dinilai tidak tercermin di lapangan. Tito mempertanyakan mengapa harga jagung di tingkat peternak justru berada di level mahal, sehingga memicu kenaikan biaya pakan ternak.

"Tapi kenapa harganya di tingkat peternak menjadi mahal," kata Tito.

Menurutnya, mahalnya harga jagung pakan menjadi pemicu utama naiknya harga daging ayam ras dan telur ayam ras. Pasalnya, jagung merupakan komponen terbesar dalam struktur biaya pakan ternak unggas.

"Kalau jagung, jagungnya naik, mau enggak mau pasti daging ayam ras akan naik. Pakannya. Yang memakan itu. Dan produksi telur ayam rasnya pasti juga akan harga akan naik," jelasnya.

baca juga

Tito menilai kondisi tersebut sebagai anomali yang perlu didalami secara serius oleh kementerian dan lembaga terkait. Ia menduga terdapat persoalan dalam rantai distribusi jagung, mulai dari produsen hingga sampai ke tangan peternak.

"Ini anomali yang perlu kita dalami. Mungkin dari Satgas Pangan, dari Kejaksaan," kata Tito.

Ia menegaskan, perlu ada penelusuran menyeluruh terkait kemungkinan adanya masalah di antara mata rantai distribusi jagung, baik di tingkat pengolahan, perdagangan, maupun distribusi antardaerah.

"Ada something antara rantai di tingkat produsen jagung sampai dengan diolah dan kemudian dijual kepada peternak," kata Tito.

Selain faktor distribusi, Tito juga menyinggung potensi peningkatan permintaan jagung pakan seiring dengan bergulirnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program tersebut disebut mewajibkan penyediaan telur dan daging ayam, yang secara otomatis meningkatkan kebutuhan pakan ternak.

"Atau karena demand. Demand yang terjadi peningkatan karena adanya program MBG," katanya.

Tito menyatakan, dugaan tersebut masih perlu dikaji lebih dalam agar pemerintah memiliki gambaran utuh mengenai penyebab mahalnya harga jagung di tingkat peternak. Ia meminta kementerian teknis untuk segera memberikan penjelasan dan data pendukung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lampaui Rata-Rata Nasional, Produktivitas Jagung Dekalb Capai 7 Ton per Hektare

Lampaui Rata-Rata Nasional, Produktivitas Jagung Dekalb Capai 7 Ton per Hektare

Bisnis | Sabtu, 24 Januari 2026 | 16:22 WIB

Airlangga Ingatkan Jagung Tak Sekadar Pangan, Harus Seimbang untuk Pakan dan Industri

Airlangga Ingatkan Jagung Tak Sekadar Pangan, Harus Seimbang untuk Pakan dan Industri

Bisnis | Rabu, 14 Januari 2026 | 11:11 WIB

Update Pangan Nasional 11 Januari 2026: Harga Cabai Kompak Turun, Jagung Naik

Update Pangan Nasional 11 Januari 2026: Harga Cabai Kompak Turun, Jagung Naik

Bisnis | Minggu, 11 Januari 2026 | 13:46 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel

Sumsel | Senin, 27 Juli 2026 | 23:54 WIB

Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari

Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari

Jabar | Senin, 27 Juli 2026 | 23:52 WIB

Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri

Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri

Banten | Senin, 27 Juli 2026 | 23:48 WIB

Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang

Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang

Banten | Senin, 27 Juli 2026 | 23:43 WIB

Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026

Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026

Jabar | Senin, 27 Juli 2026 | 23:37 WIB

Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi

Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi

Sumsel | Senin, 27 Juli 2026 | 23:23 WIB

Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1

Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1

Bola | Senin, 27 Juli 2026 | 23:23 WIB

Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa

Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa

News | Senin, 27 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik

Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2026 | 23:01 WIB

Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian

Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2026 | 22:36 WIB

×