Rupiah Loyo Lagi, Masih Betah di Level Rp 17.242/USD

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Selasa, 28 April 2026 | 16:22 WIB
Rupiah Loyo Lagi, Masih Betah di Level Rp 17.242/USD
Rupiah meloyo lagi terhadap dolar AS ke level Rp 17.242/USD
baca 10 detik
  • Nilai tukar rupiah melemah ke level Rp17.242 per Dolar AS pada penutupan perdagangan Selasa, 28 April 2026.
  • Pelemahan rupiah terjadi akibat sentimen negatif pasar regional dan penguatan Dolar AS terkait konflik Timur Tengah.
  • Bank Indonesia melakukan intervensi intensif untuk menahan laju penurunan nilai mata uang rupiah di pasar domestik.

Suara.com - Nilai tukar rupiah tidak berdaya berhadapan dengan Dolar Amerika Serikat (AS) pada penutupan Selasa, 28 April 2026. Pelemahan ini dipengaruhi oleh sentimen dalam negeri hingga luar negeri.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah sore ini berada di zona merah ke level Rp17.242 per dolar AS atau melemah 0,19 persen dari perdagangan Senin, 27 April 2026 di level Rp 17.211.

Sedangkan, kurs Jisdor BI menunjukkan mata uang garuda berada di level Rp17.245.

Pelemahan ini juga terjadi pada mata uang Asia lainnya. Salah Baht Thailand menjadi mata uang Asia paling tertekan dengan pelemahan sekitar 0,31 persen. Kemudian, Peso Filipina dengan penurunan 0,14 persen.

Lalu, Dolar Taiwan mengalami penurunan 0,11 persen. Diikuti Yuan China turun 0,09 persen dan on Korea juga melemah tipis sebanyak 0,04 persen.

Rupiah masih tertekan dolar AS dan betah di level Rp 17.000/USD. [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/rwa]
Rupiah masih tertekan dolar AS dan betah di level Rp 17.000/USD. [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/rwa]

Adapun, pelemahan rupiah ini dinilai Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong akibat dolar AS terus naik.

"Rupiah dan mata uang regional, Asia maupun utama dunia umumnya melemah cukup besar terhadap dolar AS," katanya saat dihubungi Suara.com.

Dia mengungkapkan pelemahan rupiah dipicu oleh sentimen risk off regional dan penguatan AS merespon prospek perdamaian di Timur Tengah yang meredup oleh laporan bahwa Trump tidak puas dengan proposal damai Iran. 

Apalagi, umumnya mata uang Garuda masih tertekan dalam sepekan ini. Namun, Bank Indonesia (BI) terus mengitervensi rupiah secara intensif. 

baca juga

"Di sisi lain mood atau sentimen pasar cenderung on and off merespon perkembangan seputar timteng. Rupiah diperkirakan masih berpotensi melemah namun terbatas, dengan potensi bebalik menguat apabila sentimen membaik dan intervensi BI," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Berbalik Melemah, Dolar AS Merangkak Naik ke Level Rp17.246

Rupiah Berbalik Melemah, Dolar AS Merangkak Naik ke Level Rp17.246

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 09:39 WIB

Rupiah Perkasa Lawan Dolar AS ke Level Rp 17.211 per Dolar AS

Rupiah Perkasa Lawan Dolar AS ke Level Rp 17.211 per Dolar AS

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 16:13 WIB

Mengapa Rupiah Terus Anjlok?

Mengapa Rupiah Terus Anjlok?

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 14:00 WIB

Terkini

Demo di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-kacir

Demo di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-kacir

Video | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Niat Liburan Berubah Mencekam: Cerita Keluarga Terjebak Demo Rusuh Malioboro hingga Dievakuasi

Niat Liburan Berubah Mencekam: Cerita Keluarga Terjebak Demo Rusuh Malioboro hingga Dievakuasi

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:23 WIB

Bikin Konten hingga Layani Pelanggan, UMKM Masa Kini Mulai Manfaatkan AI

Bikin Konten hingga Layani Pelanggan, UMKM Masa Kini Mulai Manfaatkan AI

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Gerebek Kampung Berlan Matraman, Tim Gabungan Ciduk 8 Orang dan Sita Sabu hingga Ketamin

Gerebek Kampung Berlan Matraman, Tim Gabungan Ciduk 8 Orang dan Sita Sabu hingga Ketamin

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Imigrasi Sumut Sapu Bersih Penghargaan di Bimtek PIMPASA 2026

Imigrasi Sumut Sapu Bersih Penghargaan di Bimtek PIMPASA 2026

Sumut | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:03 WIB

Jadi Man of the Match Persija vs Persik, Denis Kolinger Tak Mau Tinggi Hati

Jadi Man of the Match Persija vs Persik, Denis Kolinger Tak Mau Tinggi Hati

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:58 WIB

Menpar Dorong Wisata Alam Tak Sekadar Jual Keindahan, tapi Juga Jaga Lingkungan

Menpar Dorong Wisata Alam Tak Sekadar Jual Keindahan, tapi Juga Jaga Lingkungan

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:54 WIB

Bicara Watak Kekuasaan, Hasto Minta Negara Lindungi Rakyat Kecil dari Oligarki

Bicara Watak Kekuasaan, Hasto Minta Negara Lindungi Rakyat Kecil dari Oligarki

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:53 WIB

Geledah Dinas PUPR Klaten, KPK Sita Segepok Uang Tunai dan Bukti Elektronik Proyek

Geledah Dinas PUPR Klaten, KPK Sita Segepok Uang Tunai dan Bukti Elektronik Proyek

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:44 WIB

Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB

Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:35 WIB

×