Buntut Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi, MTI Desak KNKT Bongkar Keandalan Taksi Listrik VinFast

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 28 April 2026 | 15:34 WIB
Buntut Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi, MTI Desak KNKT Bongkar Keandalan Taksi Listrik VinFast
Kereta api (KA) jarak jauh melintas di samping taksi listrik Green SM merek VInFast yang rusak pascakecelakaan KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). [ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah/nz]
baca 10 detik
  • MTI desak KNKT investigasi keandalan taksi listrik pemicu tabrakan kereta di Bekasi.
  • Evaluasi izin taksi listrik diperlukan jika terbukti ada kelemahan teknis fatal.
  • Keselamatan perlintasan sebidang butuh integrasi SOP antara jalan raya dan kereta.

Suara.com - Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) meminta Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) memperluas cakupan investigasi terkait kecelakaan beruntun yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur.

MTI menekankan bahwa penyelidikan tidak boleh hanya berhenti pada aspek operasional kereta api, melainkan wajib membedah keandalan unit taksi listrik merek VinFast yang menjadi pemicu awal petaka tersebut.

Ketua Forum Perkeretaapian MTI, Deddy Herlambang, menegaskan bahwa investigasi terhadap unit taksi listrik yang mogok di perlintasan sebidang JPL 85 Ampera sangat krusial. Hal ini diperlukan untuk memastikan apakah ada kegagalan teknis spesifik pada kendaraan listrik tersebut yang berkontribusi pada insiden.

“KNKT diharapkan wajib investigasi pula reliability atau keandalan taksi listrik yang berpotensi mogok di atas rel tersebut. Apabila memang terdapat kelemahan, perizinan taksi listrik ini harus dievaluasi kembali,” tegas Deddy (28/4/2026).

Insiden maut ini bermula saat sebuah taksi listrik dilaporkan mati mesin di tengah rel, yang kemudian tertemper oleh KRL relasi Jakarta-Cikarang. Dampak dari gangguan awal ini merembet pada sistem perjalanan kereta hingga mengakibatkan tabrakan fatal antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL yang tengah tertahan di Stasiun Bekasi Timur.

MTI menilai, fokus pada "pemicu awal" jauh lebih penting daripada hanya melihat hasil akhir kecelakaan. Jika kendaraan listrik terbukti memiliki kerentanan teknis yang serius saat melintasi infrastruktur tertentu, maka regulasi keselamatan moda jalan raya yang bersinggungan dengan jalur kereta api perlu dirombak total.

Selain aspek kendaraan, Deddy menyoroti perlunya mitigasi berupa Standar Operasional Prosedur (SOP) yang jelas bagi pengguna jalan jika mengalami mogok di atas rel. Ia mengingatkan bahwa keselamatan transportasi adalah kesatuan ekosistem yang melibatkan integrasi antarmoda.

“Kecelakaan yang berpotensi berulang dengan modus yang sama akan menimbulkan keprihatinan tanpa batas,” pungkasnya. Kini, publik menunggu langkah tegas KNKT untuk mengungkap apakah ambisi transisi kendaraan listrik sudah dibarengi dengan jaminan keselamatan di lapangan.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dituding Jadi Penyebab Kecelakaan KRL di Bekasi Timur, Gaji Driver Green SM Hampir Rp10 Juta?

Dituding Jadi Penyebab Kecelakaan KRL di Bekasi Timur, Gaji Driver Green SM Hampir Rp10 Juta?

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 15:28 WIB

Setelah Ada Kecelakaan KRL, BP BUMN Baru Evaluasi KAI Secara Menyeluruh

Setelah Ada Kecelakaan KRL, BP BUMN Baru Evaluasi KAI Secara Menyeluruh

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 15:24 WIB

Kondisi Pasca Kecelakaan KA Argo Bromo di Bekasi Timur

Kondisi Pasca Kecelakaan KA Argo Bromo di Bekasi Timur

Foto | Selasa, 28 April 2026 | 15:21 WIB

Terkini

Daftar 25 Merek Beras Fortifikasi yang Ditarik Pemerintah, Cek Sebelum Beli

Daftar 25 Merek Beras Fortifikasi yang Ditarik Pemerintah, Cek Sebelum Beli

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 07:17 WIB

Ini Penyebab Pinjol Ilegal Terus Bermunculan

Ini Penyebab Pinjol Ilegal Terus Bermunculan

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 07:17 WIB

Bikin Malu! WNI Ini Jadi Orang Pertama Dipenjara di Malaysia karena Buang Puntung Rokok

Bikin Malu! WNI Ini Jadi Orang Pertama Dipenjara di Malaysia karena Buang Puntung Rokok

News | Rabu, 16 September 2026 | 07:17 WIB

Dana Rp100 Miliar Mengucur, 50 Km Jalan Lampung Selatan Siap Mulus Total

Dana Rp100 Miliar Mengucur, 50 Km Jalan Lampung Selatan Siap Mulus Total

Lampung | Rabu, 16 September 2026 | 07:16 WIB

Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia

Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 07:10 WIB

Ramalan Shio Kuda 16 September 2026: Harus Lebih Sabar dalam Asmara, Karier hingga Keuangan

Ramalan Shio Kuda 16 September 2026: Harus Lebih Sabar dalam Asmara, Karier hingga Keuangan

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 07:00 WIB

Mobile Suit Gundam RG XARX-ZERO Tayang April 2027, Hadirkan Dunia Baru

Mobile Suit Gundam RG XARX-ZERO Tayang April 2027, Hadirkan Dunia Baru

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 07:00 WIB

3 Zodiak yang Berpeluang Dapat Keuntungan Finansial pada 16 September 2026

3 Zodiak yang Berpeluang Dapat Keuntungan Finansial pada 16 September 2026

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 06:41 WIB

Kondisi Korban Serangan Brutal Eks Timnas Indonesia Jhon van Beukering: Tujuh Gigi Copot

Kondisi Korban Serangan Brutal Eks Timnas Indonesia Jhon van Beukering: Tujuh Gigi Copot

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 06:40 WIB

BMKG dan Badan Geologi Mau Dilebur, Benarkah Mitigasi Bencana Bisa Lebih Cepat?

BMKG dan Badan Geologi Mau Dilebur, Benarkah Mitigasi Bencana Bisa Lebih Cepat?

News | Rabu, 16 September 2026 | 06:25 WIB

×