Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.710.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 6.007,656
LQ45 597,448
Srikehati 291,253
JII 359,060
USD/IDR 17.916

Siapa yang Meminta Iman Rachman Mundur dari Dirut BEI?

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 30 Januari 2026 | 14:51 WIB
Siapa yang Meminta Iman Rachman Mundur dari Dirut BEI?
Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman (tengah) mengumumkan pengunduran diri kepada wartawan di Media Center Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (30/01/2026). [ANTARA FOTO/Muhammad Heriyanto/sth/foc]
  • Iman Rachman mundur sebagai Dirut BEI akibat anjloknya IHSG dan trading halt.
  • Menkeu Purbaya sebut pengunduran diri dipicu kegagalan merespons isu MSCI.
  • Istana membantah tekanan politik, namun menuntut perbaikan transparansi pasar.

Suara.com - Lantai bursa SCBD dikejutkan oleh kabar yang tak disangka-sangka pada Jumat (30/1/2026). Iman Rachman, nakhoda utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), secara resmi menanggalkan jabatannya.

Di tengah kondisi pasar yang sedang "berdarah-darah" selama dua hari terakhir, sebuah pertanyaan besar menggantung di benak para pelaku pasar. Apakah ini murni kesadaran pribadi, atau ada tangan-tangan kuat yang mendorongnya keluar?

Secara resmi, Iman menyatakan bahwa langkah ekstrem ini adalah bentuk pertanggungjawaban moral. Sebagaimana diketahui, dalam dua hari terakhir, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan hebat hingga memicu trading halt (penghentian perdagangan sementara). Fenomena ini merupakan noda hitam bagi stabilitas pasar modal yang seharusnya dijaga oleh manajemen bursa.

"Sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap apa yang terjadi dua hari kemarin, saya menyatakan mengundurkan diri sebagai Direktur Utama," ujar Iman dengan nada tenang namun tegas di Gedung BEI, Jakarta.

Meski Iman membungkus pengunduran dirinya dalam narasi "pemulihan kepercayaan investor", pernyataan dari jajaran kabinet justru memberikan sinyal yang lebih tajam. Dari Wisma Danantara, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memang sempat menepis spekulasi adanya intervensi langsung dari Istana.

"Enggak bisa, kan itu kewenangan tersendiri kan," ujar Prasetyo saat ditanya apakah ada tekanan dari Presiden. Namun, ia memberikan catatan penting bahwa fokus negara saat ini adalah pada transparansi. Pernyataan ini secara tersirat menunjukkan bahwa pemerintah sedang tidak puas dengan tata kelola emiten di bawah pengawasan bursa saat ini.

Namun, komentar paling telak justru datang dari Lapangan Banteng. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tanpa tedeng aling-aling menyebut adanya "kesalahan fatal" yang dilakukan oleh Iman Rachman.

Menurut Menkeu Purbaya, mundurnya Iman bukan sekadar karena IHSG merah merona, melainkan akibat kegagalan komunikasi dengan lembaga indeks global, Morgan Stanley Capital International (MSCI).

"Saya pikir sih positif sebagai bentuk tanggung jawab dia terhadap masalah yang muncul di kita kemarin. Karena dia kan tidak mem-follow-up masukan atau pertanyaan dari MSCI. Itu kesalahan dia yang fatal di situ, sehingga kita mengalami koreksi yang dalam kemarin," tegas Purbaya di Kantor Danantara.

Bagi pengamat pasar modal senior, mengabaikan MSCI adalah dosa besar. Indeks tersebut merupakan kompas utama bagi investor asing dalam mengalokasikan dana mereka ke pasar negara berkembang (emerging markets). Jika manajemen bursa gagal memberikan jawaban atau transparansi yang diminta MSCI, dampaknya adalah capital outflow besar-besaran yang mampu meruntuhkan indeks dalam sekejap.

Purbaya mengisyaratkan bahwa stabilitas ekonomi nasional sedang diperbaiki dengan "darah dan keringat", sehingga ia tidak ingin kinerja buruk satu sektor menghancurkan citra makroekonomi Indonesia. Sebagai bukti keseriusannya, Menkeu bahkan menyebut tengah melakukan "bersih-bersih" besar-besaran di Kemenkeu, termasuk mengganti pejabat Bea Cukai dan rencana mutasi 70 pejabat Pajak minggu depan.

Disisi lain Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengapresiasi mundurnya Iman Rachman sebagai orang nomer satu di BEI itu.

"Diapresiasi dan kita tetap jaga governance dan kita lihat ke depan pemerintah akan monitor kepengursaannya dengan tetap menjaga tata kelola dan roadmap di UU PPSK," ucap Airlangga.

Kini, bola panas ada di tangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad, mengonfirmasi bahwa penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) Dirut sedang dalam proses konsultasi.

"Penunjukan Pejabat Sementara Dirut akan dilaksanakan setelah memperoleh persetujuan dari OJK. Saat ini sedang dalam proses," ungkap Kautsar melalui pesan singkat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Senang Dirut BEI Mundur: Bukan Saya yang Bayar Gajinya

Purbaya Senang Dirut BEI Mundur: Bukan Saya yang Bayar Gajinya

Bisnis | Jum'at, 30 Januari 2026 | 14:38 WIB

Iman Rachman Mundur, Ini Kriteria Bos BEI Baru yang Diinginkan Pemerintah

Iman Rachman Mundur, Ini Kriteria Bos BEI Baru yang Diinginkan Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 30 Januari 2026 | 14:05 WIB

Mengagetkan! Dirut BEI Iman Rachman Tiba-tiba Mengundurkan Diri, Ini Alasannya

Mengagetkan! Dirut BEI Iman Rachman Tiba-tiba Mengundurkan Diri, Ini Alasannya

Video | Jum'at, 30 Januari 2026 | 14:00 WIB

Terkini

Kabar Baik bagi Konsumen, Harga Cabai dan Ayam Turun di Awal Pekan!

Kabar Baik bagi Konsumen, Harga Cabai dan Ayam Turun di Awal Pekan!

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 09:38 WIB

Diikuti 45.000 Peserta, BTN Jakim 2026 Dorong Jakarta Menuju Destinasi Sport Tourism Kelas Dunia

Diikuti 45.000 Peserta, BTN Jakim 2026 Dorong Jakarta Menuju Destinasi Sport Tourism Kelas Dunia

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 09:33 WIB

Investor Tahan Dulu, Harga Emas Antam Mulai Naik Lagi Jadi Rp 2.729.000/Gram

Investor Tahan Dulu, Harga Emas Antam Mulai Naik Lagi Jadi Rp 2.729.000/Gram

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 09:29 WIB

Penguatan Kenaikan IHSG Cerminkan Kepercayaan Investor terhadap Kekuatan Ekonomi Indonesia

Penguatan Kenaikan IHSG Cerminkan Kepercayaan Investor terhadap Kekuatan Ekonomi Indonesia

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 09:23 WIB

IHSG Terbang Pagi Ini Setelah Perang AS-Usai, Pantau Saham AMMN dan DEWA

IHSG Terbang Pagi Ini Setelah Perang AS-Usai, Pantau Saham AMMN dan DEWA

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 09:17 WIB

Jangan Lupa! Ada Diskon Tiket Kapal Feri Selama Libur Sekolah, Catat Tanggalnya

Jangan Lupa! Ada Diskon Tiket Kapal Feri Selama Libur Sekolah, Catat Tanggalnya

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 09:05 WIB

Emiten HGII Tebar Dividen Buat Pemegang Saham, Berapa Besarannya?

Emiten HGII Tebar Dividen Buat Pemegang Saham, Berapa Besarannya?

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 09:03 WIB

AS - Iran Sepakat Damai: Selat Hormuz Dibuka, Harga Minyak Dunia Anjlok

AS - Iran Sepakat Damai: Selat Hormuz Dibuka, Harga Minyak Dunia Anjlok

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 08:48 WIB

BBM di AS Turun Imbas Minyak Dunia Anjlok, Gimana Harga Pertamax?

BBM di AS Turun Imbas Minyak Dunia Anjlok, Gimana Harga Pertamax?

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 08:44 WIB

Update Harga Emas Pegadaian Hari Ini 15 Juni 2026: Antam, UBS, dan Galeri24

Update Harga Emas Pegadaian Hari Ini 15 Juni 2026: Antam, UBS, dan Galeri24

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 08:29 WIB