Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.630.000
Beli Rp2.525.000
IHSG 5.875,780
LQ45 581,783
Srikehati 287,931
JII 348,084
USD/IDR 17.955

OJK Klaim Pertemuan dengan MSCI Berbuah Positif

Liberty Jemadu, Rina Anggraeni

Senin, 02 Februari 2026 | 18:54 WIB
OJK Klaim Pertemuan dengan MSCI Berbuah Positif
Perwakilan OJK melaporkan pertemuan dengan MSCI di Jakarta pada Senin (2/2/2026). Dalam pertemuan itu dibahas dua masalah utama, yakni transparansi kepemilikan saham dan likuiditas pasar. [Suara.com/Rina Anggraeni]
baca 10 detik
  • OJK dan SRO bertemu MSCI pada Senin (2/2/2026) membahas transparansi saham dan likuiditas pasar modal Indonesia.
  • OJK mengusulkan peningkatan transparansi kepemilikan saham hingga di bawah 5 persen dan klasifikasi investor.
  • Usulan kenaikan batas minimal saham publik (free float) menjadi 15 persen disambut positif oleh MSCI.

Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membeberkan hasil pertemuan antara pihaknya dengan Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang dilakukan secara online pada hari ini, Senin (2/2/2026). Dalam pertemuan itu dibahas dua masalah utama, yakni transparansi kepemilikan saham dan likuiditas pasar.

Dari pihak Indonesia, yang hadir dalam pertemuan itu adalah perwakilan OJK, PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), serta Danantara Indonesia.

“Kami OJK dan SRO, dalam hal ini dihadiri perwakilan BEI dan KSEI, serta rekan-rekan Danantara ikut hadir dalam pertemuan dengan tim analis dari index provider global MSCI,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta.

Lebih lanjut Hasan menerangkan bahwa apa yang menjadi concern MSCI masih selaras dengan rencana aksi percepatan reformasi pasar modal yang telah diumumkan OJK. Adapun fokus utama masih seputar transparansi dan peningkatan likuiditas pasar.

“Apa yang menjadi concern MSCI sangat selaras dengan beberapa program rencana aksi kami, khususnya klaster transparansi terkait pengungkapan ultimate beneficial owner (UBO) dan likuiditas melalui peningkatan free float sebagai kebijakan baru pasar modal kita,” jelasnya.

Untuk menjawab kekhawatiran MSCI, dalam pertemuan itu OJK bersama BEI dan KSEI mengungkapkan rencana peningkatan keterbukaan data kepemilikan saham, termasuk untuk pemegang saham dengan porsi di bawah 5 persen.

“Kami punya rencana pemenuhan atas semua isu terkait, yaitu disclosure kepemilikan pemegang saham dengan porsi di bawah 5 persen yang kami komitmenkan dapat dilakukan bahkan hingga kepemilikan saham di atas 1 persen,” kata Hasan.

OJK juga mengusulkan peningkatan granularitas klasifikasi investor di sistem KSEI dari 9 kategori yang berlaku saat ini menjadi 27 subsektor kategori.

“Data yang saat ini terbatas sembilan kategori akan diperluas menjadi 27 subsektor investor,” ujar Hasan.

baca juga

Soal likuiditas, OJK telah menyampaikan proposal kenaikan batas minimal saham publik atau free float dari 7,5 persen menjadi 15 persen. Kebijakan ini akan diterapkan secara bertahap dan melibatkan seluruh pelaku pasar.

“Kami sudah sampaikan proposal kenaikan free float dari 7,5 persen menjadi 15 persen, tentu dengan pelaksanaan bertahap dan dilakukan oleh seluruh pelaku,” tutur Hasan.

MSCI sendiri, klaim Hasan, menyambut positif proposal dari OJK, BEI dan KSEI. Perusahaan keuangan Amerika Serikat itu bahkan bersedia memberikan panduan teknis terkait metodologi penilaian indeks yang mereka gunakan.

“Diskusi pertemuan itu sangat baik. Kami juga sepakat akan melanjutkan pembahasan di tingkat teknis. Dari pihak MSCI bahkan bersedia memberikan guidance untuk menjelaskan metodologi mereka,” ungkapnya.

Lebih lanjut OJK mengatakan akan menyampaikan perkembangan reformasi pasar modal secara berkala kepada publik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pandu Sjahrir Ingatkan Investor, Koreksinya IHSG Jadi Momentum Borong Saham

Pandu Sjahrir Ingatkan Investor, Koreksinya IHSG Jadi Momentum Borong Saham

Bisnis | Senin, 02 Februari 2026 | 18:46 WIB

Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?

Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?

Bisnis | Senin, 02 Februari 2026 | 18:17 WIB

5 Fakta Pertemuan MSCI dan OJK Hari Ini, Ada Sinyal Positif untuk IHSG

5 Fakta Pertemuan MSCI dan OJK Hari Ini, Ada Sinyal Positif untuk IHSG

Bisnis | Senin, 02 Februari 2026 | 17:41 WIB

Di Tengah Gejolak IHSG, Saham Fundamental Justru Mulai Dilirik

Di Tengah Gejolak IHSG, Saham Fundamental Justru Mulai Dilirik

Bisnis | Senin, 02 Februari 2026 | 17:39 WIB

Danantara Ikut Hadir Pertemuan BEI-MSCI, Pandu Sjahrir: Hanya Nonton aja

Danantara Ikut Hadir Pertemuan BEI-MSCI, Pandu Sjahrir: Hanya Nonton aja

Bisnis | Senin, 02 Februari 2026 | 16:13 WIB

Terkini

Penasihat Presiden Cari Karyawan Korban PHK TikTok Tokopedia

Penasihat Presiden Cari Karyawan Korban PHK TikTok Tokopedia

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 05:55 WIB

Kementerian Ekraf Perluas Pasar Produk Kreatif ke Kanada

Kementerian Ekraf Perluas Pasar Produk Kreatif ke Kanada

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 23:57 WIB

Kemnaker Klaim Belum Ada Laporan PHK di TikTok Tokopedia

Kemnaker Klaim Belum Ada Laporan PHK di TikTok Tokopedia

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 21:28 WIB

Bulog Dukung Gerakan Tanam Padi Serentak di Kawasan Cetak Sawah Merauke

Bulog Dukung Gerakan Tanam Padi Serentak di Kawasan Cetak Sawah Merauke

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 19:53 WIB

BULOG Tindak Lanjuti Laporan Warga di Karawang, Perkuat Pengendalian Hama Gudang

BULOG Tindak Lanjuti Laporan Warga di Karawang, Perkuat Pengendalian Hama Gudang

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 18:12 WIB

Prambanan Jazz Festival Kembali Hadir, Pengunjung Bisa Nikmati Berbagai Promo lewat BRImo

Prambanan Jazz Festival Kembali Hadir, Pengunjung Bisa Nikmati Berbagai Promo lewat BRImo

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 15:49 WIB

Ekonom CORE Minta Danantara Buka Laporan Keuangan 2025, Buktikan Diri SWF Global

Ekonom CORE Minta Danantara Buka Laporan Keuangan 2025, Buktikan Diri SWF Global

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 15:33 WIB

BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud, Setiap Indikasi Korupsi Dilaporkan ke APH

BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud, Setiap Indikasi Korupsi Dilaporkan ke APH

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 15:03 WIB

Legalisasi Sumur Minyak Rakyat Dinilai Jadi Titik Balik Industri Migas

Legalisasi Sumur Minyak Rakyat Dinilai Jadi Titik Balik Industri Migas

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:43 WIB

Ekonomi Jakarta Melaju 5,59 Persen, Ini Strategi Pramono Menuju 50 Kota Global

Ekonomi Jakarta Melaju 5,59 Persen, Ini Strategi Pramono Menuju 50 Kota Global

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 13:56 WIB

×