- Presiden Direktur BCA optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia akan meningkat signifikan pada tahun 2026.
- BCA menyelenggarakan BCA Expoversary 2026 sebagai apresiasi sekaligus stimulan kebutuhan konsumsi nasabah.
- Acara tersebut menawarkan berbagai promo menarik untuk produk pembiayaan seperti KPR, KKB, dan KSM.
Suara.com - Bank Central Asia (BCA) optimis pertumbuhan ekonomi Indonesia bakal meroket di tahun 2026. Presiden Direktur BCA Hendra Lembong, mengatakan bahwa daya beli masyarakat akan tumbuh dibandingkan tahun 2026.
"Dari kami melihatnya, tadi sudah disampaikan kami optimistis tahun 2026 bisa lebih baik dari 2025," ujar Hendra dalam acara BCA Expoversary di Indonesia Convention Exhibition, Tangerang Selatan, yang dikutip Selasa (10/2/2026).
Dia pun menambahkan jumlah investasi asing yang masuk ke Indonesia masih cukup banyak. Sehingga diharapkan bisa membantu pertumbuhan ekonomi. Untuk itu, BCA pun menyambut perayaan hari ulang tahun ke-69 dengan menggelar BCA Expoversary 2026.
![Presiden Direktur BCA Hendra Lembong mengatakan pada Senin (20/10/2025) pihaknya belum berencana melakukan IPO BCA Digital atau Blu. [Dok BCA]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/10/20/48410-bca.jpg)
Beragam penawaran menarik hadir di BCA Expoversary, khususnya untuk Kredit Pemilikan Rumah (KPR), Kredit Kendaraan Bermotor (KKB), Kredit Sepeda Motor (KSM), hingga beragam produk unggulan solusi BCA.
Adapun, momentum BCA memperkuat hubungan dengan nasabah dan mitra. BCA Expoversary hadir untuk menunjang pertumbuhan ekonomi nasional dan memfasilitasi masyarakat dalam
berbelanja.
"Selama hampir tujuh dekade BCA tumbuh bersama nasabah dan masyarakat. Melalui BCA Expoversary 2026, kami menghadirkan pengalaman yang memberikan manfaat nyata, sekaligus menjadi bentuk apresiasi atas kepercayaan yang terus diberikan seluruh nasabah," katanya.
Dia berharap BCA Expoversary 2026 bisa menjadi stimulan strategis dalam memenuhi kebutuhan consumer masyarakat. Apalagi, banyak promo yang diberikan oleh BCA untuk nasabah.
"Dalam memenuhi semua kebutuhan nasabah melalui penawaran bunga spesial yang kompetitif di berbagai sektor," kata Hendra Lembong.
Baca Juga: BCA Syariah Catat Pembiayaan Emas Meroket 200% Capai Rp 520 M di 2025