FTSE Russell Bekukan Rebalancing Saham RI, Pjs Bos Bursa Buka Suara

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 10 Februari 2026 | 10:23 WIB
FTSE Russell Bekukan Rebalancing Saham RI, Pjs Bos Bursa Buka Suara
Jeffrey Hendrik resmi ditunjuk sebagai Pjs Dirut BEI. Ia akan menjabat sampai pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) BEI pada Juni 2026 mendatang. [Suara.com/Rina Anggraeni]
baca 10 detik
  • FTSE Russell tunda rebalancing indeks Indonesia periode Maret 2026 akibat ketidakpastian pasar.
  • Aturan Exceptional Market Disruption berlaku, membekukan perubahan bobot dan segmen emiten.
  • BEI tegaskan FTSE tetap dukung reformasi pasar modal RI dan tak ada isu klasifikasi negara.

Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari penyedia indeks global, FTSE Russell. Secara resmi, lembaga tersebut mengumumkan penundaan peninjauan (review) indeks saham Indonesia untuk periode Maret 2026.

Langkah ini diambil di tengah badai ketidakpastian terkait aturan baru porsi saham publik (free float) dan reformasi besar-besaran di bursa domestik.

Keputusan krusial ini diambil setelah FTSE Russell menerima masukan dari Komite Penasihat Eksternal (External Advisory Committees) yang memantau ketat kebijakan baru Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak akhir Januari 2026 lalu.

Dalam pengumuman resminya, FTSE Russell merujuk pada Aturan 2.4 mengenai Exceptional Market Disruption. Aturan ini ditekan ketika kondisi pasar dinilai tidak memungkinkan bagi investor global untuk melakukan transaksi secara optimal.

Akibat keputusan ini, wajah indeks FTSE Indonesia akan "membeku" untuk sementara waktu. Berikut poin-poin utamanya tidak ada penambahan atau penghapusan emiten Indonesia dalam indeks FTSE, klasifikasi saham (big, mid, hingga small cap) tidak akan berubah dan aksi korporasi seperti rights issue atau perubahan jumlah saham beredar tidak akan dihitung dalam penyesuaian bobot investasi hingga situasi stabil.

Menanggapi "lampu kuning" dari FTSE, Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, angkat bicara. Ia menegaskan bahwa pihak FTSE sebenarnya mendukung langkah reformasi yang sedang digodok bursa bersama OJK dan SRO lainnya.

"Dalam pertemuan kami dengan FTSE kemarin, dapat kami sampaikan bahwa FTSE memberikan support atas rencana aksi yang sedang dilakukan oleh BEI. Mereka menekankan pada implementasinya agar sesuai dengan timeline yang sudah disampaikan," ujar Jeffrey di Jakarta, Selasa (10/2/2026).

Jeffrey juga menambahkan bahwa penundaan ini murni masalah teknis transisi kebijakan dan bukan karena penurunan kelas pasar modal Indonesia. "Kita juga dapat memahami bahwa FTSE juga tidak menyampaikan concern terkait country classification," pungkasnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Sempat Loyo Tapi Berbalik Terbang  di Selasa Pagi, 322 Saham Hijau

IHSG Sempat Loyo Tapi Berbalik Terbang di Selasa Pagi, 322 Saham Hijau

Bisnis | Selasa, 10 Februari 2026 | 09:14 WIB

Survei BI : Keyakinan Konsumen Terhadap Kondisi Ekonomi Meningkat

Survei BI : Keyakinan Konsumen Terhadap Kondisi Ekonomi Meningkat

Bisnis | Selasa, 10 Februari 2026 | 08:08 WIB

BEI Temui MSCI Pekan Ini, Bahas Transparansi Pemegang Saham

BEI Temui MSCI Pekan Ini, Bahas Transparansi Pemegang Saham

Bisnis | Selasa, 10 Februari 2026 | 07:54 WIB

Terkini

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 20:54 WIB

×