Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Antisipasi Mudik Lebaran 2026, KSOP Tanjung Wangi Siagakan 55 Kapal di Selat Bali

Mohammad Fadil Djailani | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Selasa, 10 Februari 2026 | 19:15 WIB
Antisipasi Mudik Lebaran 2026, KSOP Tanjung Wangi Siagakan 55 Kapal di Selat Bali
Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Tanjung Wangi memastikan kesiapan armada angkutan laut menjelang periode mudik dan balik Lebaran 2026. Foto Fakhri-Suara.com
  • KSOP siapkan 55 kapal Ketapang-Gilimanuk untuk Mudik Lebaran 2026.
  • Frekuensi tinggi, izin berlayar (SPB) bisa terbit tiap 10 menit.
  • Waspada risiko tinggi pelayaran di Selat Bali meski jarak hanya 3 mil.

Suara.com - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Tanjung Wangi memastikan kesiapan armada angkutan laut menjelang periode mudik dan balik Lebaran 2026. Sebanyak 55 kapal disiapkan untuk melayani lintasan padat Ketapang–Gilimanuk guna mengantisipasi lonjakan pergerakan penumpang dan kendaraan.

Kepala Seksi Status Hukum dan Sertifikasi Kapal KSOP Kelas III Tanjung Wangi, Widodo, mengungkapkan bahwa intensitas operasional di lintasan Selat Bali akan meningkat drastis. Bahkan, dalam kondisi puncak, penerbitan Surat Persetujuan Berlayar (SPB) bisa mencapai ratusan dokumen per hari.

"Satu hari SPB yang keluar nilainya bisa 256 SPB. Mungkin setiap 10 menit ada keberangkatan, sampai tak ada petugas yang tidur," ujar Widodo di Banyuwangi, Selasa (10/2/2026).

Risiko Tinggi di Jalur Pendek Meski jarak penyeberangan Ketapang–Gilimanuk tergolong pendek, yakni hanya sekitar tiga mil laut, Widodo menekankan bahwa risiko pelayaran di wilayah ini sangat tinggi. Hal ini disebabkan oleh tingginya frekuensi pergerakan kapal dalam waktu yang bersamaan.

"Benar bahwa Selat Bali ini hanya 3 mil. Tapi risikonya sangat luar biasa. Semakin banyak kapal yang beroperasi, berarti risikonya semakin besar dan tinggi," jelasnya.

Dari total 55 kapal yang disiagakan, dalam kondisi normal terdapat 28 kapal yang beroperasi secara bergantian. Sisanya tetap dalam posisi siaga untuk mendukung kelancaran jika terjadi penumpukan penumpang.

Kendala Area Labuh Selain tantangan operasional, KSOP juga menyoroti keterbatasan area labuh bagi kapal yang sedang tidak bertugas. Menurut Widodo, kapal-kapal yang mengantre terpaksa labuh di kawasan Tanjung Wangi, yang berpotensi mengganggu aktivitas di Dermaga Bulusan.

"Tempat area SPB sangat terbatas. Kapal yang tidak operasi labuh di Tanjung Wangi, itu punya risiko cukup tinggi dan bisa mengganggu di Dermaga Bulusan," tambahnya.

Sebagai informasi, selain fokus pada Ketapang–Gilimanuk, KSOP Tanjung Wangi juga mengawasi rute lain seperti Banyuwangi–Lembar (4 kapal), rute perintis Banyuwangi–Sapeken (Kapal Sabuk Nusantara), serta satu unit kapal cepat rute Boom–Benoa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pendaftaran Mudik Gratis Lebaran 2026 Sampai Kapan? Cek Infonya di Sini!

Pendaftaran Mudik Gratis Lebaran 2026 Sampai Kapan? Cek Infonya di Sini!

Lifestyle | Selasa, 10 Februari 2026 | 19:13 WIB

Pemerintah Umumkan Jadwal WFA Periode Ramadan-Lebaran, Berlaku buat ASN dan Swasta

Pemerintah Umumkan Jadwal WFA Periode Ramadan-Lebaran, Berlaku buat ASN dan Swasta

Bisnis | Selasa, 10 Februari 2026 | 18:13 WIB

Pemerintah Siapkan Rp 11,92 Triliun untuk Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng

Pemerintah Siapkan Rp 11,92 Triliun untuk Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng

Bisnis | Selasa, 10 Februari 2026 | 17:39 WIB

Terkini

SiCepat Yakin Industri Logistik Bisa Tumbuh Dua Digit

SiCepat Yakin Industri Logistik Bisa Tumbuh Dua Digit

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 19:18 WIB

Indonesia Ditinggal Investor, Singapura Jadi Bursa Saham Terbesar Asia Tenggara

Indonesia Ditinggal Investor, Singapura Jadi Bursa Saham Terbesar Asia Tenggara

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 18:57 WIB

AI Mulai Ubah Cara Anak Muda Trading Saham di Indonesia

AI Mulai Ubah Cara Anak Muda Trading Saham di Indonesia

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 18:53 WIB

Gen Z Makin Akrab dengan Paylater, Tapi Belum Disiplin Investasi

Gen Z Makin Akrab dengan Paylater, Tapi Belum Disiplin Investasi

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 18:48 WIB

Siap-siap! Purbaya Mau Patuhi Perintah Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai

Siap-siap! Purbaya Mau Patuhi Perintah Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 18:31 WIB

BM Emas Hadirkan Layanan Buyback Online untuk Permudah Pelanggan

BM Emas Hadirkan Layanan Buyback Online untuk Permudah Pelanggan

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 18:25 WIB

Tugas BUMN Danantara Sumberdaya Indonesia Baru Pencatatan Ekspor

Tugas BUMN Danantara Sumberdaya Indonesia Baru Pencatatan Ekspor

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 18:23 WIB

BTN Salurkan KPP Hampir Rp3 Triliun

BTN Salurkan KPP Hampir Rp3 Triliun

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 17:59 WIB

Prabowo Minta Purbaya Ganti Pimpinan Bea Cukai, Singgung Kasus Era Orde Baru

Prabowo Minta Purbaya Ganti Pimpinan Bea Cukai, Singgung Kasus Era Orde Baru

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 17:45 WIB

Pemerintah Beri Insentif Pajak 0 Persen Bagi Eksportir SDA, Ini Syaratnya

Pemerintah Beri Insentif Pajak 0 Persen Bagi Eksportir SDA, Ini Syaratnya

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 17:30 WIB