Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.625.000
Beli Rp2.490.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.957

Cara MMSGI Genjot Kualitas SDM lewat Pendidikan

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 12 Februari 2026 | 07:09 WIB
Cara MMSGI Genjot Kualitas SDM lewat Pendidikan
Ilustrasi pendidikan (Shutterstock/Cherries)
baca 10 detik
  • MMSGI & LINE tuntaskan CSR Bigger Dream Fase 3 di Cilincing dengan total donasi Rp 1 miliar.
  • Karyawan MMSGI patungan Rp 256 juta & jadi relawan pengajar bagi 232 siswa dan guru.
  • Program meliputi renovasi 10 fasilitas sekolah serta pelatihan mentalitas kewirausahaan.

Suara.com - PT MMS Group Indonesia (MMSGI) bersama Yayasan Life After Mine (LINE) resmi menutup rangkaian program CSR bertajuk Bigger Dream Fase 3. Program yang menyasar penguatan pendidikan di wilayah Cilincing, Jakarta Utara ini mencatatkan total nilai donasi mencapai Rp 1 miliar.

Penutupan program ditandai dengan serah terima hasil renovasi dan pengembangan kapasitas kepada Yayasan Syarif Hidayatullah pada Sabtu (7/2/2026). Inisiatif ini bukan sekadar bantuan materi, melainkan bentuk investasi sosial jangka panjang MMSGI dalam menciptakan lingkungan belajar yang berkelanjutan.

Menariknya, dari total dana Rp 1 miliar yang digelontorkan, sebesar Rp 256,37 juta merupakan kontribusi sukarela dari 185 karyawan MMSGI. Para karyawan tidak hanya menyumbang materi, tetapi juga terjun langsung sebagai relawan (volunteer).

CEO MMSGI, Sendy Greti, menegaskan bahwa keterlibatan aktif karyawan adalah kunci dari program ini.

"Bigger Dream tidak hanya menghadirkan perbaikan fasilitas, tetapi membuka ruang interaksi pembelajaran antara karyawan dan murid. Kami ingin berbagi pengalaman dan membantu mereka berani menetapkan mimpi yang besar sejak dini," ujar Sendy dalam keterangan tertulis, dikutip Rabu (11/2/2026).

Program yang berjalan sejak 2025 hingga awal 2026 ini terbagi ke dalam tiga fase utama yakni renovasi 10 fasilitas sekolah yang mencakup 8 ruang kelas dan 2 fasilitas sanitasi bekerja sama dengan MMS Land, storytelling untuk SD, pembuatan vision board untuk SMP, hingga pelatihan Business Model Canvas (rencana usaha) untuk siswa SMK dan mempresentasikan hasil karya, vision board, hingga mengikuti bazar rancangan usaha sederhana untuk melatih kepercayaan diri.

Ketua Yayasan LINE, Muhammad Bihar, menambahkan bahwa pendekatan berbasis volunteering ini memberikan dampak yang berbeda bagi 207 murid dan 25 tenaga pengajar yang menjadi penerima manfaat.

"Murid tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga mendapatkan pendampingan dan inspirasi yang membentuk cara berpikir mereka," tuturnya.

Selain perbaikan gedung, tiap murid juga mendapatkan paket tas sekolah dan alat tulis lengkap untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.

baca juga

Ke depan, MMSGI dan Yayasan LINE berkomitmen untuk mengekspansi program Bigger Dream ke wilayah yang lebih luas dengan pendekatan volunteering berbasis keahlian yang lebih terstruktur. Perusahaan meyakini bahwa pembangunan kapasitas manusia harus berjalan beriringan dengan fasilitas yang layak demi menciptakan dampak ekonomi dan sosial yang berkelanjutan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasatgas Tito: Pemerintah Percepat Rehabilitasi Sarana Pendidikan Pascabencana di Sumatera

Kasatgas Tito: Pemerintah Percepat Rehabilitasi Sarana Pendidikan Pascabencana di Sumatera

News | Rabu, 11 Februari 2026 | 17:55 WIB

Purbaya Ajak Kapolri Selesaikan Masalah Iklim Investasi Indonesia

Purbaya Ajak Kapolri Selesaikan Masalah Iklim Investasi Indonesia

Bisnis | Rabu, 11 Februari 2026 | 17:54 WIB

Ratapan Guru Madrasah Swasta, Gaji Cuma Rp300 Ribu per Bulan hingga Merasa Dianaktirikan

Ratapan Guru Madrasah Swasta, Gaji Cuma Rp300 Ribu per Bulan hingga Merasa Dianaktirikan

News | Rabu, 11 Februari 2026 | 17:40 WIB

Terkini

Sepanjang Tahun, Bulog Tetap Menyerap Gabah dan Beras Petani Sesuai Arahan Pemerintah

Sepanjang Tahun, Bulog Tetap Menyerap Gabah dan Beras Petani Sesuai Arahan Pemerintah

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 11:53 WIB

Strava Kena Pajak PPN PMSE, Biaya Langganan Naik? Ini Daftar Harga Terbaru

Strava Kena Pajak PPN PMSE, Biaya Langganan Naik? Ini Daftar Harga Terbaru

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 11:48 WIB

Rebalancing MSCI: Mengapa AMMN dan DSSA Lebih Tangguh dari Saham Prajogo Pangestu?

Rebalancing MSCI: Mengapa AMMN dan DSSA Lebih Tangguh dari Saham Prajogo Pangestu?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 11:36 WIB

Purbaya Mau Efisiensi Anggaran MBG Sampai Nol Rupiah, Tapi Akui Tak Bisa

Purbaya Mau Efisiensi Anggaran MBG Sampai Nol Rupiah, Tapi Akui Tak Bisa

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 11:22 WIB

Binus Resmikan Magister Hukum Bisnis, Fokus Perdagangan Internasional hingga Siber

Binus Resmikan Magister Hukum Bisnis, Fokus Perdagangan Internasional hingga Siber

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 11:19 WIB

Program E20 Jadi Senjata Baru Kurangi Impor BBM, Ini Kebutuhan Etanol Indonesia

Program E20 Jadi Senjata Baru Kurangi Impor BBM, Ini Kebutuhan Etanol Indonesia

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 10:33 WIB

Harga Pangan Hari Ini Berubah! Cabai Turun, Bawang Merah Naik

Harga Pangan Hari Ini Berubah! Cabai Turun, Bawang Merah Naik

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 10:05 WIB

Pasar Logistik ASEAN Tembus Rp6.958 Triliun, Indonesia Punya Peluang Emas Jadi Pemimpin

Pasar Logistik ASEAN Tembus Rp6.958 Triliun, Indonesia Punya Peluang Emas Jadi Pemimpin

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 09:51 WIB

Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.865 per Dolar AS, BI Disebut Lakukan Intervensi

Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.865 per Dolar AS, BI Disebut Lakukan Intervensi

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 09:26 WIB

Sinyal untuk Beli, Harga Emas Antam Terus Turun Jadi Rp2.645.000/Gram

Sinyal untuk Beli, Harga Emas Antam Terus Turun Jadi Rp2.645.000/Gram

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 09:23 WIB

×