Cara MMSGI Genjot Kualitas SDM lewat Pendidikan

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Kamis, 12 Februari 2026 | 07:09 WIB
Cara MMSGI Genjot Kualitas SDM lewat Pendidikan
Ilustrasi pendidikan (Shutterstock/Cherries)
  • MMSGI & LINE tuntaskan CSR Bigger Dream Fase 3 di Cilincing dengan total donasi Rp 1 miliar.
  • Karyawan MMSGI patungan Rp 256 juta & jadi relawan pengajar bagi 232 siswa dan guru.
  • Program meliputi renovasi 10 fasilitas sekolah serta pelatihan mentalitas kewirausahaan.

Suara.com - PT MMS Group Indonesia (MMSGI) bersama Yayasan Life After Mine (LINE) resmi menutup rangkaian program CSR bertajuk Bigger Dream Fase 3. Program yang menyasar penguatan pendidikan di wilayah Cilincing, Jakarta Utara ini mencatatkan total nilai donasi mencapai Rp 1 miliar.

Penutupan program ditandai dengan serah terima hasil renovasi dan pengembangan kapasitas kepada Yayasan Syarif Hidayatullah pada Sabtu (7/2/2026). Inisiatif ini bukan sekadar bantuan materi, melainkan bentuk investasi sosial jangka panjang MMSGI dalam menciptakan lingkungan belajar yang berkelanjutan.

Menariknya, dari total dana Rp 1 miliar yang digelontorkan, sebesar Rp 256,37 juta merupakan kontribusi sukarela dari 185 karyawan MMSGI. Para karyawan tidak hanya menyumbang materi, tetapi juga terjun langsung sebagai relawan (volunteer).

CEO MMSGI, Sendy Greti, menegaskan bahwa keterlibatan aktif karyawan adalah kunci dari program ini.

"Bigger Dream tidak hanya menghadirkan perbaikan fasilitas, tetapi membuka ruang interaksi pembelajaran antara karyawan dan murid. Kami ingin berbagi pengalaman dan membantu mereka berani menetapkan mimpi yang besar sejak dini," ujar Sendy dalam keterangan tertulis, dikutip Rabu (11/2/2026).

Program yang berjalan sejak 2025 hingga awal 2026 ini terbagi ke dalam tiga fase utama yakni renovasi 10 fasilitas sekolah yang mencakup 8 ruang kelas dan 2 fasilitas sanitasi bekerja sama dengan MMS Land, storytelling untuk SD, pembuatan vision board untuk SMP, hingga pelatihan Business Model Canvas (rencana usaha) untuk siswa SMK dan mempresentasikan hasil karya, vision board, hingga mengikuti bazar rancangan usaha sederhana untuk melatih kepercayaan diri.

Ketua Yayasan LINE, Muhammad Bihar, menambahkan bahwa pendekatan berbasis volunteering ini memberikan dampak yang berbeda bagi 207 murid dan 25 tenaga pengajar yang menjadi penerima manfaat.

"Murid tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga mendapatkan pendampingan dan inspirasi yang membentuk cara berpikir mereka," tuturnya.

Selain perbaikan gedung, tiap murid juga mendapatkan paket tas sekolah dan alat tulis lengkap untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.

Ke depan, MMSGI dan Yayasan LINE berkomitmen untuk mengekspansi program Bigger Dream ke wilayah yang lebih luas dengan pendekatan volunteering berbasis keahlian yang lebih terstruktur. Perusahaan meyakini bahwa pembangunan kapasitas manusia harus berjalan beriringan dengan fasilitas yang layak demi menciptakan dampak ekonomi dan sosial yang berkelanjutan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasatgas Tito: Pemerintah Percepat Rehabilitasi Sarana Pendidikan Pascabencana di Sumatera

Kasatgas Tito: Pemerintah Percepat Rehabilitasi Sarana Pendidikan Pascabencana di Sumatera

News | Rabu, 11 Februari 2026 | 17:55 WIB

Purbaya Ajak Kapolri Selesaikan Masalah Iklim Investasi Indonesia

Purbaya Ajak Kapolri Selesaikan Masalah Iklim Investasi Indonesia

Bisnis | Rabu, 11 Februari 2026 | 17:54 WIB

Ratapan Guru Madrasah Swasta, Gaji Cuma Rp300 Ribu per Bulan hingga Merasa Dianaktirikan

Ratapan Guru Madrasah Swasta, Gaji Cuma Rp300 Ribu per Bulan hingga Merasa Dianaktirikan

News | Rabu, 11 Februari 2026 | 17:40 WIB

Terkini

Program Take Over dari BRI Mudahkan Nasabah Pindah KPR, Suku Bunga Mulai 2,50 Persen

Program Take Over dari BRI Mudahkan Nasabah Pindah KPR, Suku Bunga Mulai 2,50 Persen

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:08 WIB

Prabowo Berjumpa Kaisar Naruhito dan PM Sanae Takaichi di Jepang, Bahas Apa Saja?

Prabowo Berjumpa Kaisar Naruhito dan PM Sanae Takaichi di Jepang, Bahas Apa Saja?

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:04 WIB

Nostalgia di Semarang, D'Kambodja Heritage by Anne Avantie yang Berkembang Bersama BRI

Nostalgia di Semarang, D'Kambodja Heritage by Anne Avantie yang Berkembang Bersama BRI

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:39 WIB

Pakar Ungkap Kemacetan Gerbang Tol Arus Balik Lebaran 2026 Bisa Dicegah lewat Sistem MLFF

Pakar Ungkap Kemacetan Gerbang Tol Arus Balik Lebaran 2026 Bisa Dicegah lewat Sistem MLFF

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:12 WIB

BRILink Agen di Bakauheni, Berawal dari Modal Usaha Terbatas hingga Menjadi Andalan Masyarakat

BRILink Agen di Bakauheni, Berawal dari Modal Usaha Terbatas hingga Menjadi Andalan Masyarakat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:09 WIB

30 Hari Perang Iran Lawan AS-Israel, Empat Negara Gelar Pertemuan Darurat

30 Hari Perang Iran Lawan AS-Israel, Empat Negara Gelar Pertemuan Darurat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 19:57 WIB

Zero Fatality Bisa Dicapai Jika Perusahaan Implementasi Budaya K3 Ketat

Zero Fatality Bisa Dicapai Jika Perusahaan Implementasi Budaya K3 Ketat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 19:57 WIB

Emiten Produsen Sarung Tangan Medis MARK Raih Laba Bersih Rp 837,31 Miliar di 2025

Emiten Produsen Sarung Tangan Medis MARK Raih Laba Bersih Rp 837,31 Miliar di 2025

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:46 WIB

Ancaman Selat Hormuz, RI Mulai Telusuri Sumber Minyak Selain Timur Tengah

Ancaman Selat Hormuz, RI Mulai Telusuri Sumber Minyak Selain Timur Tengah

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:38 WIB

Dolar AS dan Harga Minyak Diprediksi Melonjak, Rupiah Tertekan

Dolar AS dan Harga Minyak Diprediksi Melonjak, Rupiah Tertekan

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:10 WIB