Ratapan Guru Madrasah Swasta, Gaji Cuma Rp300 Ribu per Bulan hingga Merasa Dianaktirikan

Bella

Rabu, 11 Februari 2026 | 17:40 WIB
Ratapan Guru Madrasah Swasta, Gaji Cuma Rp300 Ribu per Bulan hingga Merasa Dianaktirikan
Peserta aksi demo Guru Madrasah di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Rabu (11/2/2026). (Suara.com/Dinda)
baca 10 detik
  • Ribuan anggota PGM mengepung Gedung DPR/MPR pada Rabu (11/2/2026) menuntut kesetaraan kesejahteraan guru madrasah swasta.
  • Tuntutan utama meliputi penghapusan dikotomi guru Kemendikdasmen dan Kemenag, serta pengangkatan PPPK.
  • Guru madrasah swasta menyoroti rendahnya gaji, bahkan ada yang hanya menerima Rp300.000 per bulan.

Suara.com - Ribuan massa yang tergabung dalam Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia mengepung pintu utama Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Rabu (11/2/2026). Di bawah terik matahari, mereka menyuarakan jeritan hati terkait ketimpangan kesejahteraan yang selama ini dianggap mendiskreditkan guru madrasah swasta.

Koordinator lapangan aksi, Hasbullah, menyatakan bahwa kedatangan mereka membawa tiga tuntutan utama kepada pemerintah dan wakil rakyat. Fokus utamanya adalah penghapusan dikotomi antara guru di bawah naungan Kemendikdasmen dengan guru madrasah di bawah Kementerian Agama.

“Tiga tuntutan kita. Yang pertama, kita menuntut setara guru madrasah dengan guru sekolah yang lainnya di bawah Kemendikdasmen, jadi tidak ada diskriminasi terhadap guru madrasah,” tegas Hasbullah di lokasi aksi.

Selain kesetaraan status, massa juga mendesak pengangkatan guru PPPK bagi guru madrasah swasta serta pencairan tunjangan bulanan yang selama ini kerap tersendat.

Mereka juga meminta revisi regulasi, seperti Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) dan Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (ASN), agar ada kepastian hukum bagi guru madrasah.

Hasbullah turut menyoroti masih rendahnya kesejahteraan guru madrasah swasta dan honorer di berbagai daerah. Ia menyebut ada guru yang menerima gaji jauh di bawah standar kelayakan.

“Kami miris sekali, guru-guru madrasah yang swasta dan honorer saat ini ada yang digaji Rp300.000 per bulan, apalagi mereka yang belum sertifikasi dan belum inpassing. Itu sangat miris di daerah banyak sekali guru yang belum sejahtera,” ujarnya.

Ia meyakini tuntutan tersebut bukan hal yang mustahil direalisasikan pemerintah, mengingat jumlah guru madrasah swasta yang terdampak serta kondisi keuangan negara.

Gaji Rp300 Ribu dan Kerja Sampingan

Kondisi miris di lapangan diungkapkan oleh Mat Amin, seorang guru honorer asal Aceh Tamiang yang rela terbang ke Jakarta demi memperjuangkan nasib rekan-rekannya. Ia membeberkan fakta pahit mengenai upah guru madrasah di daerahnya.

baca juga

“Kalau untuk di Aceh, 300-an (ribu). Tentu kurang untuk kebutuhan sehari-hari. Makanya kalau kami di madrasah swasta ini ada ngambil job sampingan lah, kerja di luar jam madrasah,” ungkap Mat Amin dengan nada getir.

Dengan gaji tersebut, kebutuhan sehari-hari pun sulit terpenuhi sehingga ia harus mengambil pekerjaan sampingan. Ia juga merasa ada jurang pemisah yang sangat dalam antara guru madrasah negeri dan swasta.

“Kami ini di madrasah swasta seperti dianaktirikan lah,” tambahnya.

Padahal, menurutnya, kualitas pendidikan di madrasah swasta sering kali lebih unggul meski dengan fasilitas seadanya. Ia juga menegaskan agar tidak ada pembedaan antara guru swasta dan guru negeri, karena tujuan mereka sama, yakni mencerdaskan anak bangsa.

“Ya tentu yang saya katakan tadi, harus mensejahterakan seluruh guru yang ada di Indonesia tentunya, tidak membedakan antara guru swasta dan guru negeri. Karena sama-sama mencerdaskan anak bangsa. Kenapa harus dibeda-bedakan?” pungkasnya.

Pengabdian 38 Tahun dan Harapan pada Prabowo

Kisah lebih mengharukan datang dari Ahmad Maulana Jamaluddin, guru senior asal Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat. Mengabdi sejak tahun 1986, Jamaluddin telah melewati masa-masa paling sulit dalam dunia pendidikan agama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenag Usulkan 630 Ribu Guru Madrasah Swasta Jadi P3K, Skema Afirmasi Disiapkan

Kemenag Usulkan 630 Ribu Guru Madrasah Swasta Jadi P3K, Skema Afirmasi Disiapkan

News | Rabu, 11 Februari 2026 | 16:57 WIB

Tuntutan Guru Madrasah, Wakil Ketua DPR: Prosesnya Tak Seperti Makan Cabai, Langsung Pedas

Tuntutan Guru Madrasah, Wakil Ketua DPR: Prosesnya Tak Seperti Makan Cabai, Langsung Pedas

News | Rabu, 11 Februari 2026 | 15:19 WIB

5 Tuntutan Guru Madrasah ke DPR: Hapus Diskriminasi P3K Hingga Gaji Wajib Cair Tanggal 1

5 Tuntutan Guru Madrasah ke DPR: Hapus Diskriminasi P3K Hingga Gaji Wajib Cair Tanggal 1

News | Rabu, 11 Februari 2026 | 14:46 WIB

Jadwal Pencairan TPG, THR, dan Gaji ke-13 Guru 2026, Ini Rincian Lengkapnya

Jadwal Pencairan TPG, THR, dan Gaji ke-13 Guru 2026, Ini Rincian Lengkapnya

Lifestyle | Rabu, 11 Februari 2026 | 14:36 WIB

Polisi Bagi-Bagi Roti dan Air di Tengah Aksi Ribuan Guru Madrasah di Depan DPR

Polisi Bagi-Bagi Roti dan Air di Tengah Aksi Ribuan Guru Madrasah di Depan DPR

News | Rabu, 11 Februari 2026 | 13:52 WIB

Ratusan Guru Madrasah Demo di DPR, Tuntut Kesejahteraan dan Inpres Pendidikan

Ratusan Guru Madrasah Demo di DPR, Tuntut Kesejahteraan dan Inpres Pendidikan

News | Rabu, 11 Februari 2026 | 13:44 WIB

Jeritan Hati Guru Madrasah di DPR: Gaji Rp300 Ribu, Jual Ayam Demi ke Jakarta hingga Sulit Akses P3K

Jeritan Hati Guru Madrasah di DPR: Gaji Rp300 Ribu, Jual Ayam Demi ke Jakarta hingga Sulit Akses P3K

News | Rabu, 11 Februari 2026 | 13:26 WIB

Hadirkan 'Wajah Humanis', 1.060 Polisi Siaga Kawal Demo Guru Madrasah di Depan Gedung DPR

Hadirkan 'Wajah Humanis', 1.060 Polisi Siaga Kawal Demo Guru Madrasah di Depan Gedung DPR

News | Rabu, 11 Februari 2026 | 10:49 WIB

Siap-siap! Kemenhan Siapkan 4.000 ASN dari 49 Instansi Kementerian-Lembaga Ikuti Komcad Mulai April

Siap-siap! Kemenhan Siapkan 4.000 ASN dari 49 Instansi Kementerian-Lembaga Ikuti Komcad Mulai April

News | Selasa, 10 Februari 2026 | 16:26 WIB

Geger SMA di Jaktim, Guru Diduga Lecehkan Banyak Siswi, Korban Lain Buka Suara

Geger SMA di Jaktim, Guru Diduga Lecehkan Banyak Siswi, Korban Lain Buka Suara

News | Selasa, 10 Februari 2026 | 12:49 WIB

Terkini

Bosan Makan Nasi? Intip 3 Cara Pengolahan Sorgum sebagai Alternatif Karbo

Bosan Makan Nasi? Intip 3 Cara Pengolahan Sorgum sebagai Alternatif Karbo

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 09:50 WIB

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Masih Berkantor dan Belum Ditahan? Ini Alasannya

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Masih Berkantor dan Belum Ditahan? Ini Alasannya

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 09:40 WIB

Rudy Mas'ud Arahkan Kegiatan ke Hotel BUMD, Dinas Pariwisata Ungkap Alasannya

Rudy Mas'ud Arahkan Kegiatan ke Hotel BUMD, Dinas Pariwisata Ungkap Alasannya

Kaltim | Minggu, 27 September 2026 | 09:40 WIB

BEI Hapus Kriteria Papan Pemantauan Khusus, Besok Harga Minimum Saham Jadi Rp1

BEI Hapus Kriteria Papan Pemantauan Khusus, Besok Harga Minimum Saham Jadi Rp1

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 09:35 WIB

Jalan Aroepala Dibuka Penuh, Gubernur Sulsel: Akses Gowa-Makassar Makin Lancar

Jalan Aroepala Dibuka Penuh, Gubernur Sulsel: Akses Gowa-Makassar Makin Lancar

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 09:26 WIB

Komunitas Otomotif Jajal Pengecekan Spooring Instan di Automechanika Jakarta 2026

Komunitas Otomotif Jajal Pengecekan Spooring Instan di Automechanika Jakarta 2026

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 09:20 WIB

Review The Love Hypothesis: Fake Dating yang Manis, Romantis, dan Humoris

Review The Love Hypothesis: Fake Dating yang Manis, Romantis, dan Humoris

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 09:20 WIB

Rekor Dunia Pecah! Begini Reaksi Presiden Prabowo ke Lifter Rahmat Erwin

Rekor Dunia Pecah! Begini Reaksi Presiden Prabowo ke Lifter Rahmat Erwin

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 09:15 WIB

Mengupas Misteri 'Bisikan Desa Gringsing', Saat Karma dan Dosa Masa Lalu Menuntut Balas

Mengupas Misteri 'Bisikan Desa Gringsing', Saat Karma dan Dosa Masa Lalu Menuntut Balas

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 09:00 WIB

Generasi Self-Diagnosis: Saat VT TikTok Jadi Pengganti Psikolog

Generasi Self-Diagnosis: Saat VT TikTok Jadi Pengganti Psikolog

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:50 WIB

×