Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Daftar Emiten RI yang Turun Kasta Versi MSCI

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 12 Februari 2026 | 08:06 WIB
Daftar Emiten RI yang Turun Kasta Versi MSCI
Ilustarsi. Morgan Stanley Capital International (MSCI) baru saja mengumumkan hasil tinjauan indeks berkala (rebalancing) untuk periode Februari 2026 untuk saham RI. [Suara.com/Ist/MSCI-Gemini]
baca 10 detik
  • Indofood masuk Small Cap; CLEO dan ACES resmi didepak dari indeks MSCI.
  • Pembekuan FIF dan konstituen baru guna tekan risiko kelayakan investasi.
  • RI terancam turun ke Frontier Market jika transparansi tak dibenahi per Mei 2026.

Suara.com - Morgan Stanley Capital International (MSCI) baru saja mengumumkan hasil tinjauan indeks berkala (rebalancing) untuk periode Februari 2026. Hasilnya, sejumlah saham unggulan Indonesia harus rela berganti status, bahkan ada yang terdepak dari daftar bergengsi tersebut.

Mengutip laman resmi MSCI, emiten raksasa milik Salim Group, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), resmi diturunkan kelasnya. INDF kini masuk dalam kategori Small Cap Indexes, bergeser dari posisi sebelumnya di Global Standard Indexes.

Tak hanya penurunan kasta, penyusutan juga terjadi di kategori Small Cap Indexes. Dua emiten terpantau keluar dari daftar tersebut. Mereka adalah emiten air minum milik "Crazy Rich Surabaya" Hermanto Tanoko, PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO), serta emiten ritel perlengkapan rumah tangga, PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES).

Perubahan komposisi ini dijadwalkan berlaku mulai penutupan perdagangan 27 Februari 2026 dan efektif sepenuhnya pada 2 Maret 2026.

Namun, isu utamanya bukan sekadar keluar-masuknya emiten. MSCI juga mengeluarkan kebijakan "pembekuan" besar-besaran bagi pasar saham Indonesia. Beberapa langkah ekstrem yang diambil antara lain pembekuan seluruh kenaikan Foreign Inclusion Factor (FIF) dan Number of Shares (NOS), penghentian penambahan konstituen baru ke dalam MSCI Investable Market Indexes (IMI) dan pelarangan perpindahan naik antar-segmen (seperti dari Small Cap ke Standard Index).

Pihak MSCI menegaskan langkah ini diambil untuk menekan index turnover dan memitigasi risiko kelayakan investasi (investability). Hal ini sekaligus menjadi "masa tenggang" bagi otoritas pasar modal Indonesia untuk membenahi transparansi pasar.

MSCI memberikan peringatan keras. Jika hingga Mei 2026 tidak ada perbaikan signifikan pada transparansi dan akses pasar, Indonesia terancam sanksi lebih berat.

Risikonya tidak main-main: mulai dari penurunan bobot saham Indonesia di Indeks Pasar Emerging MSCI secara keseluruhan, hingga ancaman degradasi status dari Emerging Market (Pasar Berkembang) menjadi Frontier Market alias pasar perbatasan yang likuiditasnya jauh lebih mini.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Klarifikasi OJK soal 4 Surat dari MSCI Diabaikan: Kami Baru Dengar!

Klarifikasi OJK soal 4 Surat dari MSCI Diabaikan: Kami Baru Dengar!

Bisnis | Kamis, 12 Februari 2026 | 08:02 WIB

Siapa Pemilik Saham PT Puradelta Lestari Tbk? Ini Profilnya

Siapa Pemilik Saham PT Puradelta Lestari Tbk? Ini Profilnya

Bisnis | Kamis, 12 Februari 2026 | 07:29 WIB

IPK Indonesia 2025 Menurun, Kepercayaan Anak Muda pada Pemerintah Menurun

IPK Indonesia 2025 Menurun, Kepercayaan Anak Muda pada Pemerintah Menurun

Your Say | Kamis, 12 Februari 2026 | 06:45 WIB

Terkini

Prediksi Harga Emas Pekan Ini, Perang AS-Iran Bisa Picu Penguatan?

Prediksi Harga Emas Pekan Ini, Perang AS-Iran Bisa Picu Penguatan?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:02 WIB

Susah Cari Beras? Ini Penyebab Rak Retail Modern Mulai Kosong

Susah Cari Beras? Ini Penyebab Rak Retail Modern Mulai Kosong

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 19:34 WIB

Dirut Bulog Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI

Dirut Bulog Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:57 WIB

Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus

Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 16:36 WIB

Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco

Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 15:51 WIB

Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris

Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 15:25 WIB

Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?

Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:55 WIB

Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?

Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:07 WIB

Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris

Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:51 WIB

Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam

Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:39 WIB

×