Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.625.000
Beli Rp2.490.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.957

Kepala LKPP ke Menko AHY: Kami Siap Kawal Pengadaan Proyek Infrastruktur yang Kompleks

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 12 Februari 2026 | 19:02 WIB
Kepala LKPP ke Menko AHY: Kami Siap Kawal Pengadaan Proyek Infrastruktur yang Kompleks
Menko Infra Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Foto ist.
baca 10 detik
  • LKPP dan Kemenko Infra bersinergi kawal tata kelola pengadaan infrastruktur nasional.
  • Kepala LKPP minta pelibatan sejak awal perencanaan guna mitigasi risiko proyek mahal.
  • Menko AHY tegaskan infrastruktur harus berkualitas dan akuntabel demi Indonesia Emas 2045.

Suara.com - Pembangunan infrastruktur kini tak lagi sekadar urusan fisik, melainkan motor penggerak ketahanan nasional demi mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045.

Menyadari hal tersebut, Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) memperkuat sinergi dengan Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Kemenko Infra) untuk memastikan tata kelola proyek negara berjalan transparan dan efisien.

Dalam giat Coffee Morning bertajuk "Penguatan Peran Pengadaan dalam Mendukung Arah Kebijakan Pembangunan Infrastruktur dan Kewilayahan", Kepala LKPP Sarah Sadiqa menekankan pentingnya pelibatan LKPP sejak tahap perencanaan.

Menurutnya, proyek infrastruktur memiliki kompleksitas tinggi, biaya besar, dan risiko yang tidak sedikit.

“Kami ingin dilibatkan dari depan, bukan menyelesaikan masalah di belakang. Kami siap 'lari bersama' Kemenko Infra untuk mengimplementasikan program prioritas yang secara pengadaan pasti kompleks dan mahal,” ujar Sarah di Jakarta, Kamis (12/2/2026).

Sarah menambahkan, LKPP saat ini tengah mengawal berbagai program strategis nasional, mulai dari Makan Bergizi Gratis, Swasembada Pangan, hingga kelanjutan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Dukungan ini diberikan melalui pendampingan teknis dan penyusunan kebijakan agar belanja negara tepat sasaran.

Senada dengan hal tersebut, Menko Infra Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan bahwa infrastruktur adalah tulang punggung pembangunan yang harus adaptif terhadap teknologi dan tangguh terhadap bencana.

“Kita tidak boleh jalan di tempat, harus melakukan lompatan. Infrastruktur harus berkualitas, memiliki resiliensi, dan akuntabel. Di sinilah peran LKPP menjadi sangat vital dan strategis,” tegas AHY.

Kolaborasi kedua lembaga ini diharapkan mampu memangkas disparitas ekonomi antarwilayah sekaligus menjamin efektivitas anggaran negara dalam setiap proyek pembangunan yang dijalankan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aturan Daerah Dinilai Hambat Investasi Telekomunikasi, Target Internet Cepat 2029 Terancam

Aturan Daerah Dinilai Hambat Investasi Telekomunikasi, Target Internet Cepat 2029 Terancam

Tekno | Kamis, 12 Februari 2026 | 17:00 WIB

Truk ODOL Bebani Negara Rp43 Triliun, Larangan Mulai Berlaku Januari 2027

Truk ODOL Bebani Negara Rp43 Triliun, Larangan Mulai Berlaku Januari 2027

Bisnis | Kamis, 12 Februari 2026 | 14:05 WIB

Jaksa Skak Mat Klaim Nadiem: LKPP Nyatakan Harga Laptop Cenderung Tinggi Tidak Terkontrol

Jaksa Skak Mat Klaim Nadiem: LKPP Nyatakan Harga Laptop Cenderung Tinggi Tidak Terkontrol

News | Rabu, 11 Februari 2026 | 18:31 WIB

Terkini

Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.865 per Dolar AS, BI Disebut Lakukan Intervensi

Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.865 per Dolar AS, BI Disebut Lakukan Intervensi

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 09:26 WIB

Sinyal untuk Beli, Harga Emas Antam Terus Turun Jadi Rp2.645.000/Gram

Sinyal untuk Beli, Harga Emas Antam Terus Turun Jadi Rp2.645.000/Gram

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 09:23 WIB

IHSG Menguat saat Bursa Global Mayoritas di Zona Merah, Rupiah Naik Tipis

IHSG Menguat saat Bursa Global Mayoritas di Zona Merah, Rupiah Naik Tipis

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 09:23 WIB

Setelah Dibuka Menguat IHSG Langsung Anjlok di Senin Pagi, BBCA Mulai Diborong Asing

Setelah Dibuka Menguat IHSG Langsung Anjlok di Senin Pagi, BBCA Mulai Diborong Asing

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 09:19 WIB

Konflik AS - Iran Kembali Memanas, Harga Minyak Dunia Naik ke Level 72 Dolar AS

Konflik AS - Iran Kembali Memanas, Harga Minyak Dunia Naik ke Level 72 Dolar AS

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 09:11 WIB

Update Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian Hari Ini

Update Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian Hari Ini

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 09:09 WIB

Kenaikan Cukai Rokok Dinilai Bisa Pangkas Ribuan Lapangan Kerja, Ini Kata Said Iqbal

Kenaikan Cukai Rokok Dinilai Bisa Pangkas Ribuan Lapangan Kerja, Ini Kata Said Iqbal

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 09:04 WIB

OJK Ungkap Ancaman Baru Perbankan: Daya Beli Turun, PHK Naik, Risiko Kredit Membesar

OJK Ungkap Ancaman Baru Perbankan: Daya Beli Turun, PHK Naik, Risiko Kredit Membesar

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 08:56 WIB

Pertamina Raih Cuan Banyak dari Investasi EBT di Filipina

Pertamina Raih Cuan Banyak dari Investasi EBT di Filipina

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 08:55 WIB

Negara BIsa Kehilangan Triliunan Penerimaan Negara dari Industri Rokok

Negara BIsa Kehilangan Triliunan Penerimaan Negara dari Industri Rokok

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 08:42 WIB

×