Ini Trik Rahasia Anak Muda Sukses Kelola Uang Tanpa Korban Gaya Hidup Santai

Selasa, 17 Februari 2026 | 10:54 WIB
Ini Trik Rahasia Anak Muda Sukses Kelola Uang Tanpa Korban Gaya Hidup Santai
Ilustrasi gaya hidup anak muda. (Pexels)
Baca 10 detik
  • Adopsi layanan digital oleh anak muda menuntut pengelolaan keuangan sadar untuk menjaga stabilitas jangka menengah panjang.
  • Indeks literasi keuangan nasional 2025 mencapai 66,46 persen, namun perlu praktik pengelolaan konsisten oleh generasi muda.
  • Pemisahan rekening, seperti menggunakan deposito digital, disarankan untuk disiplin finansial tanpa mengorbankan gaya hidup praktis.

Suara.com - Gaya hidup serba cepat dan praktis kini menjadi bagian tak terpisahkan dari keseharian anak muda Indonesia.

Mulai dari ngopi sepulang kerja, berlangganan platform hiburan, belanja daring, hingga transaksi harian melalui ponsel, hampir seluruh aktivitas keuangan dapat dilakukan hanya dalam beberapa sentuhan layar.

Seiring pesatnya adopsi layanan keuangan digital, tantangan yang dihadapi generasi muda bukan lagi sekadar menahan konsumsi, melainkan mengelola keuangan secara sadar dan terencana agar stabilitas finansial jangka menengah dan panjang tetap terjaga.

Direktur Keuangan SeaBank Indonesia, Lindawati Octaviani, mengatakan anak muda saat ini dikenal aktif dan produktif, namun perlu strategi pengelolaan uang yang tepat.

“Anak muda hari ini sangat aktif dan produktif. Tantangannya bukan sekadar menahan konsumsi, melainkan mengelola uang dengan lebih sadar dan terencana. Dengan pengelolaan yang tepat, gaya hidup bisa tetap berjalan tanpa mengorbankan stabilitas keuangan,” ujar Lindawati dalam keterangan resminya yang diterima di Jakarta, Selasa (17/2/026).

Secara nasional, kesadaran akan pentingnya pengelolaan keuangan menunjukkan tren positif.

Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025, indeks literasi keuangan nasional mencapai 66,46 persen.

Angka ini mencerminkan semakin banyak masyarakat yang memahami produk dan layanan keuangan.

Meski demikian, peningkatan literasi dinilai perlu diiringi praktik pengelolaan yang konsisten, khususnya di kalangan generasi muda yang aktif bertransaksi secara digital.

Baca Juga: Ini Dia Drive Thru Kafe Jus Buah Pertama di Indonesia yang Bikin Sehat Makin Praktis

Kemudahan transaksi digital memang memberikan fleksibilitas dalam menikmati gaya hidup. Namun, fokus pada kebutuhan harian dan hiburan kerap membuat perencanaan keuangan jangka menengah berjalan tanpa disadari.

Salah satu kebiasaan yang umum terjadi adalah penggunaan satu rekening utama untuk seluruh kebutuhan, mulai dari transaksi rutin hingga pengeluaran gaya hidup.

Menurut Lindawati, pemisahan rekening dapat menjadi langkah sederhana namun efektif untuk membantu anak muda mengatur arus kas.

"Pemisahan rekening untuk kebutuhan harian dan simpanan jangka menengah bisa membantu anak muda menata keuangan tanpa harus mengorbankan gaya hidup,” katanya.

Ia menjelaskan, tabungan digital dapat difungsikan sebagai pusat kendali transaksi harian, sementara simpanan berjangka seperti deposito berperan sebagai alat disiplin finansial karena dana tidak mudah dicairkan secara spontan.

Pendekatan ini dinilai selaras dengan karakter Generasi Z dan Milenial yang memanfaatkan bank digital sebagai bagian dari gaya hidup.

Kemudahan, kecepatan, dan transparansi menjadi faktor utama layanan perbankan digital semakin diminati.

Ilustrasi Top Up lewat SeaBank. [Antara]
Ilustrasi Top Up lewat SeaBank. [Antara]

Di SeaBank Indonesia, misalnya, rata-rata transaksi harian tercatat lebih dari 10 juta transaksi per hari.

Untuk dana yang tidak digunakan dalam waktu dekat, deposito digital disebut menjadi pilihan relevan dalam menjaga keseimbangan antara kebutuhan masa kini dan masa depan.

Selain menawarkan imbal hasil yang stabil, skema berjangka membantu menahan dorongan konsumsi impulsif di tengah derasnya transaksi digital.

“Deposito digital kami lihat bukan hanya sebagai produk simpanan, tetapi juga alat bantu membangun kebiasaan finansial yang sehat. Ini cocok bagi anak muda yang ingin tetap menikmati hidup, sambil memastikan sebagian uangnya bekerja dengan aman,” tutup Lindawati.

Dari sisi keamanan, SeaBank Indonesia menyatakan, telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan serta berada dalam pengawasan Bank Indonesia.

Dengan pendekatan yang lebih sadar dan terencana, gaya hidup modern dinilai tidak harus menjadi beban finansial.

Anak muda tetap dapat menjalani aktivitas sehari-hari secara fleksibel, sembari membangun fondasi keuangan yang lebih stabil untuk masa depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI