Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.750.000
IHSG 7.094,526
LQ45 719,628
Srikehati 343,829
JII 483,464
USD/IDR 17.017

Kesulitan Keuangan, Wendy'S Tutup Ratusan Gerai di Amerika Serikat

Dythia Novianty | Rina Anggraeni | Suara.com

Selasa, 17 Februari 2026 | 10:43 WIB
Kesulitan Keuangan, Wendy'S Tutup Ratusan Gerai di Amerika Serikat
Ilustrasi Wendy's. [Pixabay]
  • Wendy's memutuskan menutup ratusan gerai AS karena penjualan global gerai sejenis turun signifikan pada Kuartal Keempat.
  • Penjualan gerai sejenis global Wendy's turun 10% pada Oktober-Desember, lebih buruk dari proyeksi analis.
  • Perusahaan berencana menutup 298 hingga 358 restoran AS paruh pertama tahun ini, fokus pada penawaran nilai harian.

Suara.com - Wendy’s memutuskan untuk menutup beberapa ratus restoran di Amerika Serikat. Keputusan ini diambil seiring meningkatkan fokusnya pada nilai setelah kinerja kuartal keempat anjlok.

Perusahaan yang berbasis di Dublin, Ohio ini mengatakann bahwa penjualan di gerai yang sama secara global menurun.

Adapun, penjualan di lokasi yang telah beroperasi setidaknya selama satu tahun, turun 10 persen pada periode Oktober-Desember.

Angka ini lebih buruk dari penurunan 8,5 persen yang diperkirakan oleh analis yang disurvei oleh FactSet. Penjualan di gerai yang sama di AS bahkan turun lebih jauh pada kuartal keempat.

Seperti McDonald's, Taco Bell, dan pesaing lainnya, Wendy's juga berencana untuk menekankan nilai dalam upaya merebut kembali pelanggan yang lelah dengan inflasi.

“Salah satu pelajaran dari tahun 2025 tentang nilai, kami terlalu condong ke promosi harga terbatas waktu daripada nilai sehari-hari,” kata Ken Cook, CEO sementara dan kepala keuangan Wendy's, dalam konferensi telepon dengan investor dilansir Japan Today, Selasa (17/2/2026).

Ilustrasi sajian hidangan Wendy's. [Suara.com/Dinda]
Ilustrasi sajian hidangan Wendy's. [Suara.com/Dinda]

Wendy’s mengatakan, akhir tahun lalu bahwa mereka berencana untuk menutup restoran-restoran di AS yang berkinerja buruk.

Adapun, perusahaan telah menutup 28 restoran pada kuartal keempat dan mengakhiri tahun 2025 dengan 5.969 lokasi di AS.

Perusahaan juga memperkirakan akan menutup antara 5 persen dan 6 persen dari restoran-restoran di AS. Saat ini hanya ada 298 hingga 358 lokasi, pada paruh pertama tahun ini.

Tindakan tersebut dilakukan setelah penutupan 240 gerai Wendy's di AS pada tahun 2024. Saat itu, jaringan restoran berusia 57 tahun ini mengatakan banyak gerainya sudah ketinggalan zaman.

Pada bulan Januari, Wendy's memperkenalkan menu nilai permanen "Biggie Deals" dengan tiga tingkatan harga: Biggie Bites seharga $4, Biggie Bags seharga $6, dan Biggie Bundle seharga $8.

Cook mengatakan, Wendy's juga memiliki produk baru yang akan datang tahun ini, termasuk sandwich ayam baru.

Wendy's mengatakan, pendapatannya turun 5,5 persen pada kuartal keempat menjadi 543 juta dolar AS. Angka tersebut lebih tinggi dari perkiraan analis sebesar 537 juta dolar AS.

Sementara itu, Wendy's menyatakan, keyakinannya bahwa rencana pemulihan di AS dan pertumbuhan internasional akan membantu menghentikan penurunan penjualan tahun ini.

Perusahaan mengatakan, pihaknya memperkirakan penjualan di seluruh sistem secara global yang mencakup penjualan di restoran milik perusahaan dan waralaba akan stagnan tahun ini. Penjualan di seluruh sistem turun 3,5 persen tahun lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WSBP Catat Kontrak Baru Rp1,3 Triliun hingga November 2025, Perkuat Transformasi Bisnis dan Keuangan

WSBP Catat Kontrak Baru Rp1,3 Triliun hingga November 2025, Perkuat Transformasi Bisnis dan Keuangan

Bisnis | Rabu, 10 Desember 2025 | 22:14 WIB

Strategi BRI Perkuat Bisnis Bullion dan Layanan Emas: Bagian Transformasi BRIVolution Reignite

Strategi BRI Perkuat Bisnis Bullion dan Layanan Emas: Bagian Transformasi BRIVolution Reignite

Bisnis | Minggu, 07 Desember 2025 | 20:26 WIB

Analis Proyeksikan Kinerja BBTN Moncer di 2025, Target Harganya Tembus Segini

Analis Proyeksikan Kinerja BBTN Moncer di 2025, Target Harganya Tembus Segini

Bisnis | Minggu, 07 Desember 2025 | 19:41 WIB

Kinerja Laporan Berkelanjutan Perusahaan RI Diakui Internasional

Kinerja Laporan Berkelanjutan Perusahaan RI Diakui Internasional

Bisnis | Selasa, 02 Desember 2025 | 08:29 WIB

Menkeu Purbaya Mau Bekukan Peran Bea Cukai dan Ganti dengan Perusahaan Asal Swiss

Menkeu Purbaya Mau Bekukan Peran Bea Cukai dan Ganti dengan Perusahaan Asal Swiss

Bisnis | Kamis, 27 November 2025 | 15:30 WIB

Bank Mega Syariah Tumbuh 25% Saat Kredit Nasional Melambat ke 7,36%

Bank Mega Syariah Tumbuh 25% Saat Kredit Nasional Melambat ke 7,36%

Bisnis | Selasa, 25 November 2025 | 08:25 WIB

Terkini

Pasar Semen Domestik Lesu, SMGR Putar Otak Jualan ke Luar Negeri

Pasar Semen Domestik Lesu, SMGR Putar Otak Jualan ke Luar Negeri

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 16:46 WIB

Dilema Selat Hormuz: DEN Minta Warga Tenang, Stok BBM Nasional Masih Terjaga

Dilema Selat Hormuz: DEN Minta Warga Tenang, Stok BBM Nasional Masih Terjaga

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 16:39 WIB

Impor Mobil Pikap Tembus Rp 975,5 Miliar di Januari-Februari 2026, Buat Kopdes Merah Putih?

Impor Mobil Pikap Tembus Rp 975,5 Miliar di Januari-Februari 2026, Buat Kopdes Merah Putih?

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 16:20 WIB

Data BPS Ungkap Emas Deflasi di Maret 2026 Usai Inflasi 30 Bulan Beruntun

Data BPS Ungkap Emas Deflasi di Maret 2026 Usai Inflasi 30 Bulan Beruntun

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 15:40 WIB

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Petani Tebu Blora, Siap Fasilitasi Penyaluran ke PG di Jawa Tengah

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Petani Tebu Blora, Siap Fasilitasi Penyaluran ke PG di Jawa Tengah

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 15:32 WIB

82 Orang Diperiksa dalam Kasus PT DSI, Ada Dude Herlino dan Alyssa Soebandono

82 Orang Diperiksa dalam Kasus PT DSI, Ada Dude Herlino dan Alyssa Soebandono

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 15:27 WIB

Mudik Lebaran 2026: Penggunaan SPKLU PLN Melonjak 4 Kali Lipat

Mudik Lebaran 2026: Penggunaan SPKLU PLN Melonjak 4 Kali Lipat

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 14:40 WIB

Pengusaha Soroti Risiko Ekonomi di Balik Imbauan WFH dan Pembatasan BBM Subsidi

Pengusaha Soroti Risiko Ekonomi di Balik Imbauan WFH dan Pembatasan BBM Subsidi

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 14:30 WIB

Neraca Perdagangan RI Surplus 2,23 Miliar USD di Januari-Februari 2026, Naik 70 Bulan Beruntun

Neraca Perdagangan RI Surplus 2,23 Miliar USD di Januari-Februari 2026, Naik 70 Bulan Beruntun

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 14:27 WIB

Waskita Karya Catat Laba Kotor Rp1,58 Triliun, Genjot Percepat Penyehatan Keuangan

Waskita Karya Catat Laba Kotor Rp1,58 Triliun, Genjot Percepat Penyehatan Keuangan

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 14:16 WIB