Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Pasar Minyak Pantau Negosiasi AS-Iran, Brent Berada di Level 68,59 Dolar AS

Dythia Novianty, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Selasa, 17 Februari 2026 | 11:45 WIB
Pasar Minyak Pantau Negosiasi AS-Iran, Brent Berada di Level 68,59 Dolar AS
Ilustrasi nuklir. (Freepik)
baca 10 detik
  • Harga minyak bergerak stabil pada Selasa 17 Februari 2026 karena latihan militer Iran di Selat Hormuz mempengaruhi suplai.
  • Harga Brent berjangka turun sedikit menjadi $68,59, sementara WTI menguat $63,73 per barel di tengah libur pasar.
  • OPEC+ diproyeksikan meningkatkan produksi minyak mulai April untuk mengantisipasi permintaan musim panas dan harga tinggi.

Suara.com - Harga minyak bergerak stabil pada Selasa 17 Februari 2026 karena pelaku pasar memantau potensi hambatan suplai akibat latihan militer Iran di Selat Hormuz.

Sentimen pasar juga dipengaruhi oleh penantian hasil negosiasi nuklir antara Iran dan Amerika Serikat (AS) yang akan berlangsung dalam waktu dekat.

Presiden AS Donald Trump, menyatakan akan memantau negosiasi di Jenewa secara tidak langsung dan optimis bahwa Iran berniat mencapai kesepakatan.

Meski demikian, sebelumnya dia sempat menegaskan bahwa pergantian rezim di Iran merupakan skenario terbaik bagi stabilitas kawasan.

Mengutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent berjangka turun 0,2 persen menjadi 68,59 dolar AS per barel pada pukul 01.06 GMT (08.06 WIB ), setelah mengalami kenaikan 1,3 persen pada hari Senin.

Sementara, harga minyak mentah WTI tercatat menguat 1,34 persen menjadi 63,73 dolar AS per barel.

Ilustrasi harga minyak. [Freepik]
Ilustrasi harga minyak. [Freepik]

Kenaikan sebesar 84 sen ini merupakan akumulasi pergerakan harga sejak Senin, mengingat tidak adanya penetapan harga penyelesaian (settlement) pada hari tersebut menyusul libur nasional Presidents Day di AS.

Banyak pasar tutup pada hari Selasa karena libur Tahun Baru Imlek, termasuk di China daratan, Hong Kong, Taiwan, Korea Selatan, dan Singapura.

Analis ANZ, Daniel Hynes, dalam laporan risetnya menyatakan bahwa pasar masih fluktuatif akibat ketidakpastian geopolitik yang terus berlanjut.

baca juga

"Jika ketegangan di Timur Tengah mereda, atau kemajuan yang berarti dicapai dalam situasi di Ukraina, premi risiko yang saat ini terkandung dalam harga minyak dapat dengan cepat menghilang. Namun, hasil negatif atau eskalasi lebih lanjut justru dapat berdampak positif bagi harga minyak," ujarnya.

Sebagaimana dilaporkan Iran telah memulai latihan militer pada hari Senin di Selat Hormuz, jalur air internasional yang vital dan rute ekspor minyak dari negara-negara Teluk Arab, yang telah menyerukan diplomasi untuk mengakhiri perselisihan tersebut.

Sementara analisis dari Citigroup Inc. memproyeksikan bahwa OPEC+ akan meningkatkan produksi jika hambatan suplai dari Rusia mempertahankan harga Brent pada level 65–70 dolar AS per barel.

Berdasarkan informasi dari internal organisasi, OPEC+ berencana menaikkan output mulai April mendatang guna mengantisipasi lonjakan permintaan di musim panas serta merespons tren penguatan harga akibat eskalasi hubungan diplomatik antara Amerika Serikat dan Iran.

"Skenario dasar kami adalah kesepakatan Iran dan Rusia-Ukraina akan terjadi pada atau selama musim panas tahun ini, yang berkontribusi pada penurunan harga menjadi 60-62 dolar AS/bbl Brent," tulis Citi dalam anaslisisnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

RI Bakal Punya Pembangkit Nuklir, Hashim Djojohadikusumo: 70 Gigawatt Akan Dibangun

RI Bakal Punya Pembangkit Nuklir, Hashim Djojohadikusumo: 70 Gigawatt Akan Dibangun

Bisnis | Rabu, 04 Februari 2026 | 13:48 WIB

Mayoritas Harga Pangan Turun, Cabai Rawit Merah Masih Naik Tembus Rp 62.000/kg

Mayoritas Harga Pangan Turun, Cabai Rawit Merah Masih Naik Tembus Rp 62.000/kg

Bisnis | Rabu, 04 Februari 2026 | 11:04 WIB

AS - Iran Memanas di Selat Hormuz, Brent Tembus 67 Dolar AS

AS - Iran Memanas di Selat Hormuz, Brent Tembus 67 Dolar AS

Bisnis | Rabu, 04 Februari 2026 | 10:24 WIB

Efek Venezuela dan Sentimen OPEC+, Harga Minyak Melemah ke Level 69 Dolar AS

Efek Venezuela dan Sentimen OPEC+, Harga Minyak Melemah ke Level 69 Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 30 Januari 2026 | 11:51 WIB

Tensi AS-Iran dan Cuaca Ekstrem AS Dongkrak Harga Minyak

Tensi AS-Iran dan Cuaca Ekstrem AS Dongkrak Harga Minyak

Bisnis | Kamis, 29 Januari 2026 | 10:57 WIB

Nuklir Jadi Prioritas Pemerintah, Bahlil Lahadalia Pimpin Dewan Energi Nasional

Nuklir Jadi Prioritas Pemerintah, Bahlil Lahadalia Pimpin Dewan Energi Nasional

Bisnis | Rabu, 28 Januari 2026 | 17:50 WIB

Terkini

Review Film Back to the 90s: Sensasi Nostalgia Era Boyband yang Penuh Warna

Review Film Back to the 90s: Sensasi Nostalgia Era Boyband yang Penuh Warna

Your Say | Minggu, 23 Agustus 2026 | 07:00 WIB

BPBD Kota Samarinda Petakan Kawasan Rawan Kabut Asap Dampak Karhutla

BPBD Kota Samarinda Petakan Kawasan Rawan Kabut Asap Dampak Karhutla

Kaltim | Minggu, 23 Agustus 2026 | 06:56 WIB

Kabut Asap, Dinas Kesehatan Riau Siapkan 18 Ribu Masker untuk Pelalawan

Kabut Asap, Dinas Kesehatan Riau Siapkan 18 Ribu Masker untuk Pelalawan

Riau | Minggu, 23 Agustus 2026 | 06:46 WIB

Aturan Feng Shui Dapur, Jangan Biarkan Rezeki Hangus karena Salah Letak Kompor

Aturan Feng Shui Dapur, Jangan Biarkan Rezeki Hangus karena Salah Letak Kompor

Lifestyle | Minggu, 23 Agustus 2026 | 05:00 WIB

AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi

AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas

Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen

Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen

Bri | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya

Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:00 WIB

×