Efek Venezuela dan Sentimen OPEC+, Harga Minyak Melemah ke Level 69 Dolar AS

Dythia Novianty, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Jum'at, 30 Januari 2026 | 11:51 WIB
Efek Venezuela dan Sentimen OPEC+, Harga Minyak Melemah ke Level 69 Dolar AS
Ilustrasi Donald Trump tangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro. (Suara.com)
baca 10 detik
  • Harga minyak dunia melemah pada Jumat, 30 Januari 2026, akibat pelonggaran sanksi energi Venezuela oleh Presiden Trump.
  • Minyak Brent dan WTI turun signifikan meskipun pekan ini diprediksi naik karena ketegangan geopolitik dan gangguan pasokan.
  • Pelaku pasar menantikan hasil pertemuan OPEC+ akhir pekan yang diperkirakan tidak mengubah tingkat produksi minyak saat ini.

Suara.com - Harga minyak dunia melemah pada sesi perdagangan Asia, Jumat 30 Januari 2026, setelah Presiden AS Donald Trump melonggarkan sejumlah sanksi terhadap industri energi Venezuela.

Langkah ini membuka peluang bagi kembalinya sebagian pasokan minyak dari negara Amerika Selatan tersebut ke pasar global.

Meski demikian, pergerakan harga masih dibayangi oleh ketegangan militer antara AS dan Iran serta penantian pelaku pasar terhadap hasil pertemuan penting OPEC+ akhir pekan nanti.

Mengutip dari Investing.com, harga minyak Brent untuk pengiriman Maret turun 1,5 persen menjadi 69,66 dolar AS per barel. Sementara kontrak berjangka minyak mentah West Texas Intermediate turun 1,6 persen menjadi 64,36 dolar AS per barel pada pukul 02:43 GMT atau 09:43 WIB.

Meskipun sempat terkoreksi dari level tertingginya dalam enam bulan terakhir, harga minyak diprediksi tetap mencatatkan kenaikan antara 12 persen hingga 16 persen pekan ini.

Hal tersebut didorong oleh spekulasi pasar bahwa ketegangan geopolitik di Timur Tengah serta badai salju ekstrem di Amerika Serikat akan mengganggu pasokan global.

Selain itu, gangguan produksi besar-besaran di Kazakhstan turut menjadi pendorong kenaikan harga minyak mentah.

Pemerintahan Trump pada hari Kamis resmi mencabut pembatasan transaksi terhadap perusahaan minyak negara Venezuela, PDVSA.

Ilustrasi harga minya. [Shutterstock]
Ilustrasi harga minya. [Shutterstock]

Kebijakan ini memungkinkan entitas Amerika Serikat untuk melakukan penjualan serta transportasi minyak dari negara tersebut.

baca juga

Langkah ini tampaknya dirancang untuk memperkuat kepercayaan pelaku usaha AS agar mau berinvestasi kembali di Venezuela, sebuah skenario yang terus didorong oleh Trump sejak Washington mengambil alih kontrol industri energi negara itu pada awal Januari.

Meski demikian, pengumuman tersebut belum memuat klausul yang mencabut sanksi terhadap kegiatan produksi minyak secara langsung.

Sebelumnya, pengambilalihan industri minyak Venezuela oleh AS sempat memicu kekhawatiran bahwa pasokan global akan melonjak tajam seiring dicabutnya sanksi Amerika.

Namun, sejumlah analis berpendapat bahwa peningkatan produksi di Venezuela tidak akan terjadi dalam waktu dekat.

Hal ini disebabkan oleh infrastruktur energi yang sudah menua serta tingginya ketidakpastian politik setelah penangkapan Presiden Nicolas Maduro oleh pihak AS.

Sementara itu,OPEC+ dijadwalkan menggelar pertemuan pada hari Minggu ini, di mana sejumlah laporan terbaru mengindikasikan bahwa kartel minyak tersebut kemungkinan besar tidak akan mengubah tingkat produksinya.

Sebelumnya, langkah OPEC+ yang meningkatkan produksi sebesar 2,9 juta barel per hari sepanjang tahun 2025 sempat menekan harga minyak dunia.

Namun, sejak Januari, aliansi ini mulai menghentikan kenaikan produksi bulanan akibat kekhawatiran atas melimpahnya pasokan (supply glut) serta melemahnya permintaan global.

Meskipun demikian, dalam laporan pasar bulanan yang dirilis awal Januari lalu, OPEC+ memproyeksikan adanya perbaikan permintaan minyak pada tahun 2026 dan 2027, sekaligus menepis kekhawatiran terkait kelebihan pasokan di pasar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketegangan Iran Picu Kenaikan Harga Minyak, Brent Tembus 64 Dolar AS per Barel

Ketegangan Iran Picu Kenaikan Harga Minyak, Brent Tembus 64 Dolar AS per Barel

Bisnis | Selasa, 13 Januari 2026 | 11:15 WIB

Harga Minyak Melandai: Antara Krisis Iran dan Ekspor Baru Venezuela

Harga Minyak Melandai: Antara Krisis Iran dan Ekspor Baru Venezuela

Bisnis | Senin, 12 Januari 2026 | 11:07 WIB

Minyak Dunia Naik Lagi, Brent Menguat 2,7 Persen dalam Sepekan

Minyak Dunia Naik Lagi, Brent Menguat 2,7 Persen dalam Sepekan

Bisnis | Jum'at, 09 Januari 2026 | 12:54 WIB

OJK Waspadai Efek Domino Operasi Militer AS di Venezuela terhadap Stabilitas Keuangan RI

OJK Waspadai Efek Domino Operasi Militer AS di Venezuela terhadap Stabilitas Keuangan RI

Bisnis | Jum'at, 09 Januari 2026 | 11:46 WIB

Harga Minyak Dunia Naik Tipis: Stok AS Merosot di Tengah Ambisi Trump Kuasai Minyak Venezuela

Harga Minyak Dunia Naik Tipis: Stok AS Merosot di Tengah Ambisi Trump Kuasai Minyak Venezuela

Bisnis | Kamis, 08 Januari 2026 | 10:30 WIB

Harga Minyak Anjlok! Pernyataan Trump Soal Minyak Venezuela Picu Kekhawatiran Surplus Global

Harga Minyak Anjlok! Pernyataan Trump Soal Minyak Venezuela Picu Kekhawatiran Surplus Global

Bisnis | Rabu, 07 Januari 2026 | 11:09 WIB

Terkini

Kondisi Doddy Katamsi Memprihatinkan Akibat Penyakit Jantung, Keluarga Meminta Doa

Kondisi Doddy Katamsi Memprihatinkan Akibat Penyakit Jantung, Keluarga Meminta Doa

Entertainment | Senin, 21 September 2026 | 21:21 WIB

Sebut Pakar Saking Pintarnya Jadi Goblok, KIKA Beri Kritik Pedas ke Prabowo

Sebut Pakar Saking Pintarnya Jadi Goblok, KIKA Beri Kritik Pedas ke Prabowo

News | Senin, 21 September 2026 | 21:13 WIB

Tuntutan 8,5 Tahun Bikin Suasana Sidang Sudewo Memanas, Pendukung Ricuh

Tuntutan 8,5 Tahun Bikin Suasana Sidang Sudewo Memanas, Pendukung Ricuh

Jawa Tengah | Senin, 21 September 2026 | 21:03 WIB

vivo X500 Series Resmi Meluncur, Bawa Kamera 17EV dan Video 4K 240fps

vivo X500 Series Resmi Meluncur, Bawa Kamera 17EV dan Video 4K 240fps

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 21:02 WIB

Target E50 di Depan Mata, Impor Bensin Bakal Dihentikan?

Target E50 di Depan Mata, Impor Bensin Bakal Dihentikan?

Video | Senin, 21 September 2026 | 21:00 WIB

Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026

Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026

News | Senin, 21 September 2026 | 20:57 WIB

Dipicu Sengkarut U-Turn, 5 Pelaku Tawuran Bersenjata Stik Golf di Saharjo Diringkus Polisi

Dipicu Sengkarut U-Turn, 5 Pelaku Tawuran Bersenjata Stik Golf di Saharjo Diringkus Polisi

News | Senin, 21 September 2026 | 20:55 WIB

Viral Diklaim Bersama Istri Muda di Sukabumi, Polisi Tegaskan ASN Bogor Masih Hilang

Viral Diklaim Bersama Istri Muda di Sukabumi, Polisi Tegaskan ASN Bogor Masih Hilang

Jabar | Senin, 21 September 2026 | 20:55 WIB

Humor yang Membunuh Sains: Menyoal Sentilan Prabowo dan Narasi Anti-Intelektual

Humor yang Membunuh Sains: Menyoal Sentilan Prabowo dan Narasi Anti-Intelektual

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 20:55 WIB

Pool Party Ngoetfest di Sukabumi Tuai Kecaman, Ada Penari Berpakaian Renang

Pool Party Ngoetfest di Sukabumi Tuai Kecaman, Ada Penari Berpakaian Renang

Jabar | Senin, 21 September 2026 | 20:46 WIB

×