Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Pendapatan Jaya Ancol Turun 11,11 Persen Jadi Rp1,12 Triliun

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Rabu, 18 Februari 2026 | 10:15 WIB
Pendapatan Jaya Ancol Turun 11,11 Persen Jadi Rp1,12 Triliun
Pembangunan Jaya Ancol Tbk [Ist]
baca 10 detik
  • Pendapatan usaha PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) per Desember 2025 turun 11,11% menjadi Rp1,12 triliun karena beban pokok pendapatan meningkat.
  • Laba bersih PJAA per Desember 2025 meningkat tipis menjadi Rp180,19 miliar, sementara laba bruto dan laba usaha mengalami penurunan signifikan.
  • Kontributor utama pendapatan PJAA adalah penjualan tiket sebesar Rp737,70 miliar, meskipun terjadi penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Suara.com - PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) melaporkan pendapatan usahanya yang mengalami penurunan. Perusahaan hanya meraup Rp1,12 triliun hingga periode 31 Desember 2025.

Angka ini menurun 11,11 persen dari Rp1,26 triliun di periode yang sama tahun sebelumnya. Penurunan laba itu disebabkan adanya beban pokok pendapatan naik menjadi Rp609,54 miliar dari Rp599,12 miliar.

Sedangkan laba bruto turun menjadi Rp511,66 miliar dari laba bruto Rp666,77 miliar. Laba usaha turun menjadi Rp324,85 miliar dari laba usaha Rp372,36 miliar.

"Laba sebelum pajak turun menjadi Rp224,88 miliar dari laba sebelum pajak Rp249,26 miliar. Laba bersih yang diatribusikan ke pemilik entitas induk Rp180,19 miliar naik dari laba bersih Rp177,79 miliar di periode sama tahun sebelumnya," tulis Manajemen seperti dikutip Laporan Keterbukaan Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (18/2/2026).

Saat ini, jumlah liabilitas turun menjadi Rp1,77 triliun hingga periode 31 Desember 2025 dari jumlah liabilitas Rp1,85 triliun hingga periode 31 Desember 2024.

Selain itu, jumlah aset mencapai Rp3,63 triliun hingga periode 31 Desember 2025 naik dari jumlah aset Rp3,59 triliun hingga periode 31 Desember 2024.

Sementara itu, dari sisi segmen usaha, penjualan tiket tetap menjadi kontributor terbesar dengan nilai Rp737,70 miliar atau sekitar 65,8 persen dari total pendapatan 2025.

Rinciannya, pendapatan dari wahana wisata mencapai Rp483,21 miliar dan dari pintu gerbang sebesar Rp254,49 miliar. Namun, dibandingkan tahun sebelumnya, pendapatan tiket mengalami penurunan 18,68 persen dari Rp907,18 miliar pada 2024.

PJAA juga meraup pendapatan dari hotel dan restoran sebesar Rp68,54 miliar, turun 10,80 persen (YoY). Sementara itu, pendapatan usaha lainnya justru tumbuh 14,17 persen (YoY) menjadi Rp316,95 miliar.

baca juga

PJAA juga tidak mencatatkan pendapatan dari real estat (tanah dan bangunan) pada 2025, berbeda dengan tahun 2024 yang masih membukukan Rp5,67 miliar dari segmen tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Solusi Masalah e-Kinerja BKN 2026: Data Tidak Sinkron, Gagal Login, hingga SKP Guru

Solusi Masalah e-Kinerja BKN 2026: Data Tidak Sinkron, Gagal Login, hingga SKP Guru

Bisnis | Jum'at, 02 Januari 2026 | 11:40 WIB

Alasan ASN Wajib Laporkan Aktivitas Kerja Harian via E-Kinerja BKN

Alasan ASN Wajib Laporkan Aktivitas Kerja Harian via E-Kinerja BKN

Bisnis | Rabu, 31 Desember 2025 | 12:34 WIB

Cara Input Progres Harian di E-Kinerja BKN

Cara Input Progres Harian di E-Kinerja BKN

Bisnis | Selasa, 30 Desember 2025 | 11:55 WIB

Apa Itu e-Kinerja BKN? Ini Cara Akses dan Fungsinya dalam Pembuatan SKP

Apa Itu e-Kinerja BKN? Ini Cara Akses dan Fungsinya dalam Pembuatan SKP

Bisnis | Kamis, 18 Desember 2025 | 12:31 WIB

WSBP Catat Kontrak Baru Rp1,3 Triliun hingga November 2025, Perkuat Transformasi Bisnis dan Keuangan

WSBP Catat Kontrak Baru Rp1,3 Triliun hingga November 2025, Perkuat Transformasi Bisnis dan Keuangan

Bisnis | Rabu, 10 Desember 2025 | 22:14 WIB

Berapa Jumlah Utang yang Ideal? Jangan Sampai Lewati Batas Aman Ini

Berapa Jumlah Utang yang Ideal? Jangan Sampai Lewati Batas Aman Ini

Bisnis | Rabu, 10 Desember 2025 | 08:30 WIB

Terkini

Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut

Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 00:10 WIB

Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka

Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka

Health | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar

Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar

Sumsel | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:25 WIB

Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara

Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara

Banten | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:19 WIB

Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026

Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026

Sport | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak

Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini

Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini

Jabar | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional

Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen

Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen

Video | Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif

Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:24 WIB

×