Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.885.000
Beli Rp2.725.000
IHSG 7.378,606
LQ45 715,878
Srikehati 346,150
JII 498,926

Pertama di Dunia! Perusahaan Ini Bayar Dividen Pakai Emas Kripto

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:37 WIB
Pertama di Dunia! Perusahaan Ini Bayar Dividen Pakai Emas Kripto
Perusahaan royalti emas asal Kanada, Elemental Royalty Corporation (ELE), resmi mengukir sejarah di industri pertambangan global. [Pexels]
  • Elemental Royalty jadi pionir bayar dividen pakai emas kripto XAUT.
  • Kolaborasi strategis dengan Tether sebagai pemegang saham utama ELE.
  • Kapitalisasi emas tokenisasi global tembus USD 5 miliar, kian diminati.

Suara.com - Perusahaan royalti emas asal Kanada, Elemental Royalty Corporation (ELE), resmi mengukir sejarah di industri pertambangan global. ELE menjadi perusahaan publik pertama di dunia yang menawarkan opsi pembayaran dividen dalam bentuk emas digital berbasis blockchain atau emas kripto.

Dalam keterangan resminya, Rabu (18/2/2026), manajemen Elemental menyatakan bahwa pemegang saham kini memiliki kebebasan memilih. Dividen tidak lagi melulu soal uang tunai (fiat), melainkan bisa diterima dalam bentuk Tether Gold (XAUT).

"Pemegang saham yang memilih opsi ini akan menerima dividen dalam bentuk XAUT, token yang nilainya terhubung langsung dengan harga emas dan memberikan tambahan fleksibilitas penyelesaian secara digital," tulis pernyataan resmi Elemental Royalty, dikutip dari Coindesk.

Langkah revolusioner ini tidak lepas dari peran raksasa kripto, Tether. Tahun lalu, Tether secara agresif mencaplok sekitar sepertiga saham Elemental. Kini, kolaborasi tersebut naik kelas dari sekadar investasi menjadi integrasi produk dalam kebijakan finansial perusahaan.

CEO Tether, Paolo Ardoino, menegaskan bahwa emas adalah penyimpan nilai (store of value) paling tepercaya. Namun, mendistribusikannya dalam model keuangan modern sering kali terbentur kendala teknis.

“Penggunaan XAUT untuk dividen sepenuhnya mengubah dinamika tersebut. Ini menandai langkah besar bagi industri emas dan menunjukkan bagaimana aset tokenisasi membuka model keuangan baru yang sebelumnya sulit dijangkau," ujar Ardoino melalui laman resmi tether.io.

Pasar emas ter-tokenisasi memang sedang berada di atas angin. Saat ini, total kapitalisasi pasar emas berbasis blockchain telah menembus angka USD 5 miliar. XAUT tercatat sebagai pemimpin pasar, baik dari sisi volume perdagangan maupun suplai yang beredar.

Keputusan Elemental ini dinilai sangat strategis untuk menggaet investor ritel yang menginginkan eksposur emas tanpa kerumitan fisik atau birokrasi kustodian tradisional. Dengan kebijakan ini, Elemental resmi membuka babak baru konvergensi antara industri pertambangan konvensional dan teknologi masa depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bumi Resources Minerals Buka Suara Lahan Tambang Emas di Segel Satgas PKH

Bumi Resources Minerals Buka Suara Lahan Tambang Emas di Segel Satgas PKH

Bisnis | Rabu, 18 Februari 2026 | 11:33 WIB

Emas Dunia Terkoreksi Tajam, Ini Penyebabnya

Emas Dunia Terkoreksi Tajam, Ini Penyebabnya

Bisnis | Rabu, 18 Februari 2026 | 10:12 WIB

Harga Emas Dunia Bergerak Fluktuatif, Nilainya Tembus Rp3 Juta per Gram

Harga Emas Dunia Bergerak Fluktuatif, Nilainya Tembus Rp3 Juta per Gram

Bisnis | Rabu, 18 Februari 2026 | 07:52 WIB

Terkini

Tembus Rp10.355 Triliun, Likuiditas Uang Beredar Maret 2026 Tumbuh 9,7 Persen

Tembus Rp10.355 Triliun, Likuiditas Uang Beredar Maret 2026 Tumbuh 9,7 Persen

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 07:23 WIB

BP Batam 'Ngebut' di 2026: Investasi Tembus Rp17,4 Triliun, Sektor Elektronik Jadi Jawara

BP Batam 'Ngebut' di 2026: Investasi Tembus Rp17,4 Triliun, Sektor Elektronik Jadi Jawara

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 22:01 WIB

7 Hari Menuju Ambang Batas: Trump di Ujung Tanduk, Kongres Beri 'Cek Kosong' Perang?

7 Hari Menuju Ambang Batas: Trump di Ujung Tanduk, Kongres Beri 'Cek Kosong' Perang?

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 21:33 WIB

Lewat Kartini BISA Fest, Telkom Perkuat Peran Perempuan di Era Digital

Lewat Kartini BISA Fest, Telkom Perkuat Peran Perempuan di Era Digital

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 20:42 WIB

Babak Akhir Utang 'Whoosh', RI Siap Sodorkan Skema Restrukturisasi ke China

Babak Akhir Utang 'Whoosh', RI Siap Sodorkan Skema Restrukturisasi ke China

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 20:10 WIB

Pemerintah Gunakan Cara Baru Pantau BBM Subsidi Agar Tak Bocor

Pemerintah Gunakan Cara Baru Pantau BBM Subsidi Agar Tak Bocor

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 20:06 WIB

Pengguna Aktif GoPay Tembus 26 Juta

Pengguna Aktif GoPay Tembus 26 Juta

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 20:00 WIB

Danantara Umbar Biang Kerok Kinerja Garuda Indonesia Masih Seret

Danantara Umbar Biang Kerok Kinerja Garuda Indonesia Masih Seret

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 19:50 WIB

Pegang 42 Persen Cadangan Dunia, Nikel Masih Jadi 'Raja' Investasi Hilirisasi RI

Pegang 42 Persen Cadangan Dunia, Nikel Masih Jadi 'Raja' Investasi Hilirisasi RI

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 19:05 WIB

Jumlah BUMN Dipangkas Jadi Hanya 300, Begini Klaster-klasternya

Jumlah BUMN Dipangkas Jadi Hanya 300, Begini Klaster-klasternya

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 19:02 WIB