Sektor Riil Wait and See, Bos BRI: Kredit Melambat Bukan Karena Likuiditas Kering

Mohammad Fadil Djailani | Rina Anggraeni | Suara.com

Kamis, 19 Februari 2026 | 13:22 WIB
Sektor Riil Wait and See, Bos BRI: Kredit Melambat Bukan Karena Likuiditas Kering
Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI), Hery Gunardi mengungkapkan, data survei Bank Indonesia (BI) menunjukkan adanya penurunan signifikan pada permintaan kredit baru di hampir seluruh segmen. Foto BRI.
  • Kredit melambat karena faktor permintaan dan sikap wait and see pelaku usaha.
  • Undisbursed loan naik ke 10,22%, bukti dana bank tersedia tapi belum ditarik.
  • Penurunan kredit dipicu lesunya sektor manufaktur, pertanian, dan perdagangan.

Suara.com - Melambatnya pertumbuhan kredit perbankan di Indonesia belakangan ini dinilai bukan disebabkan oleh seretnya pasokan dana atau likuiditas. Sebaliknya, fenomena ini lebih dipicu oleh faktor permintaan (demand) yang lesu serta sikap pelaku usaha yang cenderung menunggu momentum atau wait and see.

Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI), Hery Gunardi mengungkapkan, data survei Bank Indonesia (BI) menunjukkan adanya penurunan signifikan pada permintaan kredit baru di hampir seluruh segmen.

"Perlambatan ini lebih banyak disebabkan oleh faktor demand. Likuiditas perbankan sebenarnya tersedia, tetapi pemanfaatannya belum optimal," ujar Hery dalam sebuah webinar, Kamis (19/2/2026).

Hery merinci, penurunan paling tajam terjadi pada segmen kredit konsumsi yang anjlok dari 62,9 persen menjadi 13,4 persen. Sementara itu, kredit UMKM juga mengalami moderasi dari 78,4 persen ke level 58,8 persen.

Indikasi melimpahnya likuiditas yang tak terpakai tercermin dari angka undisbursed loan atau kredit yang sudah disetujui namun belum ditarik oleh debitur, yang justru merangkak naik ke posisi 10,22 persen.

"Artinya, ada sikap wait and see dari dunia usaha maupun rumah tangga. Tantangannya bukan pada supply dana, melainkan pada kepercayaan dan prospek usaha ke depan," tegasnya.

Hery juga menyoroti tantangan lain berupa kenaikan rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) yang mulai menanjak sejak Desember 2024. Kondisi ini menjadi sinyal bahwa arus kas (cash flow) para pelaku UMKM belum pulih sepenuhnya.

Kombinasi antara melemahnya pertumbuhan kredit dan kenaikan risiko ini membuat perbankan kini jauh lebih selektif dan mengedepankan mitigasi risiko yang ketat.

"Ekspansi UMKM tetap penting, tetapi harus berbasis pada ekosistem cash flow yang memiliki visibility lebih baik serta early warning system yang lebih kuat," imbuh Hery.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa loyonya penyaluran kredit berkaitan erat dengan perlambatan di tiga sektor utama penyumbang Produk Domestik Bruto (PDB), yakni manufaktur, pertanian, dan perdagangan. Mengingat ketiga sektor ini menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, kelesuan di sana berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi nasional.

"Yang dibutuhkan bukan sekadar tambahan likuiditas, tetapi penguatan kepercayaan agar pelaku usaha kembali berekspansi," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Philippe Coutinho Putus Kontrak dengan Vasco da Gama Usai Dicemooh Suporter, Minat ke Liga 1?

Philippe Coutinho Putus Kontrak dengan Vasco da Gama Usai Dicemooh Suporter, Minat ke Liga 1?

Bola | Kamis, 19 Februari 2026 | 07:15 WIB

Ramadan Tetap Maksimal, PSIM Yogyakarta Sesuaikan Jadwal Latihan

Ramadan Tetap Maksimal, PSIM Yogyakarta Sesuaikan Jadwal Latihan

Bola | Rabu, 18 Februari 2026 | 22:56 WIB

Misi Besar Febri Hariyadi Bawa Persis lolos Lolos dari Degradasi, Mampukah?

Misi Besar Febri Hariyadi Bawa Persis lolos Lolos dari Degradasi, Mampukah?

Bola | Rabu, 18 Februari 2026 | 09:54 WIB

Terkini

Anggaran MBG dan Kopdes Merah Putih Tak Akan Dipotong di Tengah Efisiensi Akibat Konflik di Teluk

Anggaran MBG dan Kopdes Merah Putih Tak Akan Dipotong di Tengah Efisiensi Akibat Konflik di Teluk

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 21:15 WIB

Skandal BNI, Kronologi Hilangnya Uang Jemaat Gereja di Rantauprapat Rp 28 Miliar

Skandal BNI, Kronologi Hilangnya Uang Jemaat Gereja di Rantauprapat Rp 28 Miliar

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 21:04 WIB

PLN Bagikan Tips Agar Listrik Rumah Tetap Aman Saat Tinggalkan Rumah Mudik Lebaran

PLN Bagikan Tips Agar Listrik Rumah Tetap Aman Saat Tinggalkan Rumah Mudik Lebaran

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 21:02 WIB

Pemerintah Akan Kenakan Pajak Tambahan untuk Perusahaan yang Untung Berlipat Akibat Konflik di Teluk

Pemerintah Akan Kenakan Pajak Tambahan untuk Perusahaan yang Untung Berlipat Akibat Konflik di Teluk

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 21:01 WIB

Askrindo Gandeng Pelni-PLN, Fasilitasi Mudik Gratis 2026 Rute Balikpapan-Surabaya

Askrindo Gandeng Pelni-PLN, Fasilitasi Mudik Gratis 2026 Rute Balikpapan-Surabaya

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 20:57 WIB

Dana Umat Rp28 Miliar Raib di BNI Rantauprapat, Bank Cuma Janji Talangi Rp7 M

Dana Umat Rp28 Miliar Raib di BNI Rantauprapat, Bank Cuma Janji Talangi Rp7 M

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 20:55 WIB

Pesan Prabowo: Tanah Rakyat, Lahan Milik BUMN Tak Boleh Dijual

Pesan Prabowo: Tanah Rakyat, Lahan Milik BUMN Tak Boleh Dijual

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 20:55 WIB

Dukung Mudik Lebaran 2026, BRI Siapkan Posko Mudik BRImo di 5 Titik Rest Area Tol Jakarta - Jawa

Dukung Mudik Lebaran 2026, BRI Siapkan Posko Mudik BRImo di 5 Titik Rest Area Tol Jakarta - Jawa

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 20:34 WIB

Purbaya Pastikan Harga BBM Tak Naik Meski Minyak Global Membara

Purbaya Pastikan Harga BBM Tak Naik Meski Minyak Global Membara

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 20:10 WIB

Program Perumahan Rakyat Akan Tekan Kasus TBC dan Stunting

Program Perumahan Rakyat Akan Tekan Kasus TBC dan Stunting

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 19:58 WIB