Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

BEEF Garap Proyek MBG, Siap Impor 2 Juta Sapi untuk Pasokan Susu

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 19 Februari 2026 | 10:57 WIB
BEEF Garap Proyek MBG, Siap Impor 2 Juta Sapi untuk Pasokan Susu
Ilustrasi sapi perah. [Shutterstock]
  • PT Estika Tata Tiara (BEEF) mengimpor 250 sapi perah ke Cilacap, Jawa Tengah, mendukung program prioritas pemerintah Makan Bergizi Gratis (MBG).
  • Setelah karantina, ratusan sapi dipindahkan ke Baturaden, Banyumas, lokasi dataran tinggi yang ideal untuk produksi susu optimal.
  • BEEF membangun infrastruktur kandang dan mengelola lahan pakan, didukung ahli untuk menjamin kualitas dan rantai pasok susu segar.

Suara.com - PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) mendaratkan 250 ekor sapi perah impor di Pelabuhan Tanjung Intan, Cilacap, Jawa Tengah. Impor ini berkaitan dengan program prioritas pemerintah, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sebagaimana diketahui, pemerintah telah menetapkan target ambisius sejak Januari 2025 untuk menjangkau 20 juta penerima manfaat MBG.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Indonesia memerlukan setidaknya 4 juta ton susu per tahun. Dalam rencana jangka panjang, pemerintah membidik importasi 2 juta ekor sapi dalam lima tahun, dengan target awal 400 ribu ekor pada tahun 2025 yang separuhnya merupakan sapi perah indukan.

Proses pengadaan ratusan sapi perah ini terlaksana melalui kemitraan strategis dengan PT Lunar Chemplast sebagai rekanan importasi.

Sinergi ini bertujuan untuk menjamin bahwa seluruh ternak yang didatangkan memiliki kualitas unggul, memenuhi standar kesehatan internasional, serta memiliki produktivitas tinggi demi keberlanjutan operasional perusahaan.

Pasca mendarat di Cilacap, seluruh sapi telah melewati masa karantina selama 14 hari sesuai dengan protokol kesehatan hewan yang berlaku.

Saat ini, ratusan sapi tersebut telah dimobilisasi ke kawasan Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul (BBPTU) Manggala, Baturaden, Kabupaten Banyumas untuk memulai siklus produksi.

Pemilihan lokasi di Baturaden bukanlah tanpa alasan. Kawasan ini berada di dataran tinggi dengan iklim yang sejuk, sebuah kondisi agroklimat yang sangat ideal bagi stabilitas produksi susu dan kesejahteraan hewan (animal welfare).

Untuk mendukung produktivitas ternak, BEEF telah menyiapkan fasilitas infrastruktur yang mumpuni:

  • Fasilitas Kandang: Pembangunan kandang seluas 1.709 $m^2$ di atas lahan 1.448 $m^2$ yang dirancang dengan sistem ventilasi dan kenyamanan optimal.
  • Manajemen Teknis: Perusahaan menggandeng tenaga ahli dari BBPTU Baturaden untuk mengawasi aspek pemeliharaan, kesehatan, hingga sistem produksi yang berkelanjutan.
  • Rantai Pasok Pakan: Guna memastikan kecukupan nutrisi, perseroan mengelola lahan seluas 178.214 $m^2$ di Desa Tumiyang, Pekuncen, Banyumas untuk penanaman hijauan pakan berkualitas tinggi di ketinggian 700 mdpl.

Selain fokus pada produksi fisik, langkah BEEF ini juga mencakup kerja sama global dalam hal transfer teknologi dan dukungan rantai dingin (cold chain).

Hal ini penting untuk menjaga kualitas susu segar tetap terjaga hingga sampai ke tangan konsumen dalam program nutrisi nasional.

Manajemen Estika Tata Tiara optimistis bahwa penambahan populasi sapi perah ini akan mendongkrak kapasitas produksi susu segar perusahaan secara signifikan.

"Pengembangan ini menegaskan posisi kami dalam membangun sektor peternakan modern yang berorientasi pada ketahanan pangan dan pemenuhan kebutuhan protein hewani masyarakat Indonesia," tulis manajemen dalam keterangannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bantah Harga Ayam Melonjak Karena MBG, Mendag: Justru Jadi Lebih Stabil

Bantah Harga Ayam Melonjak Karena MBG, Mendag: Justru Jadi Lebih Stabil

Bisnis | Rabu, 18 Februari 2026 | 13:08 WIB

Ketimbang MBG Selama Ramadan, Mendingan Penuhi Tiga Kebutuhan Urgent Ini?

Ketimbang MBG Selama Ramadan, Mendingan Penuhi Tiga Kebutuhan Urgent Ini?

Your Say | Rabu, 18 Februari 2026 | 12:18 WIB

Purbaya Kebut Belanja Pemerintah Awal 2026: MBG Rp 62 T, THR ASN Rp 55 T, Bencana Sumatra Rp 6 T

Purbaya Kebut Belanja Pemerintah Awal 2026: MBG Rp 62 T, THR ASN Rp 55 T, Bencana Sumatra Rp 6 T

Bisnis | Selasa, 17 Februari 2026 | 11:12 WIB

Haru! Siswi MTs Minta Menu Spesial MBG untuk Kado Ultah Ayah

Haru! Siswi MTs Minta Menu Spesial MBG untuk Kado Ultah Ayah

Entertainment | Senin, 16 Februari 2026 | 14:14 WIB

Marah! Wakil Kepala BGN Nanik Deyang Mencak-mencak Saat Sidak Dapur Gizi

Marah! Wakil Kepala BGN Nanik Deyang Mencak-mencak Saat Sidak Dapur Gizi

Video | Senin, 16 Februari 2026 | 15:00 WIB

Juru Masak Makan Bergizi Gratis di Lampung Dilatih MasterChef Norman Ismail

Juru Masak Makan Bergizi Gratis di Lampung Dilatih MasterChef Norman Ismail

News | Senin, 16 Februari 2026 | 11:03 WIB

Terkini

Harga Cabai Rawit dan Beras Naik, Daging Sapi Turun Harga

Harga Cabai Rawit dan Beras Naik, Daging Sapi Turun Harga

Bisnis | Minggu, 05 April 2026 | 15:33 WIB

Pembatasan BBM Berpotensi Bikin Harga Kebutuhan Pokok Naik

Pembatasan BBM Berpotensi Bikin Harga Kebutuhan Pokok Naik

Bisnis | Minggu, 05 April 2026 | 14:14 WIB

Penyebab Iran Tak Jalin Kerjasama Kilang Minyak dengan Indonesia Meski Kaya SDA

Penyebab Iran Tak Jalin Kerjasama Kilang Minyak dengan Indonesia Meski Kaya SDA

Bisnis | Minggu, 05 April 2026 | 10:12 WIB

Harga Emas Pegadaian Minggu 5 April 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Bakal Naik?

Harga Emas Pegadaian Minggu 5 April 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Bakal Naik?

Bisnis | Minggu, 05 April 2026 | 10:05 WIB

Profil PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE), Emiten Fasilitas Batu Bara Milik Haji Isam

Profil PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE), Emiten Fasilitas Batu Bara Milik Haji Isam

Bisnis | Minggu, 05 April 2026 | 08:49 WIB

Pasokan Sulfur Macet: Konflik Timur Tengah Ancam Naikkan Harga Baterai EV Hingga Pupuk RI

Pasokan Sulfur Macet: Konflik Timur Tengah Ancam Naikkan Harga Baterai EV Hingga Pupuk RI

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 18:19 WIB

Mengurai Efek Domino Perang AS-Israel Vs Iran terhadap Perdagangan RI

Mengurai Efek Domino Perang AS-Israel Vs Iran terhadap Perdagangan RI

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 17:08 WIB

Nunggak Utang Pinjol Otomatis Lunas Setelah 90 Hari? Ini Fakta Pahitnya

Nunggak Utang Pinjol Otomatis Lunas Setelah 90 Hari? Ini Fakta Pahitnya

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 15:12 WIB

Perang Iran - AS Ganggu Bisnis, Ongkos Logistik Melonjak

Perang Iran - AS Ganggu Bisnis, Ongkos Logistik Melonjak

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 10:09 WIB

Misi Dagang ke Beijing, RI Bidik Investasi dan Rantai Pasok Global

Misi Dagang ke Beijing, RI Bidik Investasi dan Rantai Pasok Global

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 09:39 WIB