Daya Saing Pariwisata RI Lemah? SDM Harus Adaptif dan Melek Digital!

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 19 Februari 2026 | 15:05 WIB
Daya Saing Pariwisata RI Lemah? SDM Harus Adaptif dan Melek Digital!
Ilustrasi wisata di pantai Lombok.[pexels.com]
baca 10 detik
  • Digitalisasi dan kreativitas jadi syarat utama saing di pasar global.
  • Sertifikasi internasional dan Bahasa Inggris tingkatkan nilai tawar pekerja.
  • Profesionalisme global harus tetap membawa fondasi budaya Indonesia.

Suara.com - Industri pariwisata Indonesia tengah berada di persimpangan jalan. Di tengah gempuran teknologi digital dan perubahan pola perjalanan wisatawan pascapandemi, kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang adaptif dan berstandar internasional kini menjadi harga mati untuk memenangkan persaingan global.

Rektor Institut Pariwisata Tedja Indonesia (IPTI), Ariani Kusumo Wardhani, mengungkapkan bahwa sektor pariwisata tidak lagi bisa hanya mengandalkan layanan konvensional. Integrasi antara teknologi, strategi bisnis, dan kreativitas menjadi ekosistem baru yang wajib dikuasai para pemain industri.

"Pariwisata saat ini tidak berdiri sendiri. Ia berkelindan dengan teknologi, bisnis, dan kreativitas. SDM harus mampu beradaptasi dengan perubahan tersebut," ujar Ariani dalam keterangannya saat peresmian kampus IPTI di Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (11/2/2026).

Ariani menekankan, selain penguasaan aspek digital, kemampuan komunikasi internasional—khususnya Bahasa Inggris serta sertifikasi kompetensi global menjadi syarat mutlak agar tenaga kerja lokal tidak kalah saing dengan tenaga kerja asing.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Yayasan Menara Bhakti, Nurani Pujiastuti, menilai investasi di bidang pendidikan pariwisata adalah strategi jangka panjang bagi ekonomi nasional. Ia menekankan bahwa profesionalisme harus tetap berpijak pada nilai-nilai lokal.

“SDM pariwisata harus profesional, beretika, dan mampu membawa nilai lokal ke level internasional,” tegas Nurani.

Untuk mendukung visi tersebut, institusi pendidikan kini mulai memperkuat fasilitas praktik berstandar dunia, mulai dari dapur hingga restoran operasional. Selain itu, kolaborasi antara pendidikan menengah dan tinggi diperketat guna memastikan kurikulum yang diajarkan selaras dengan kebutuhan pasar kerja terkini.

Dengan penguatan SDM yang komprehensif, pariwisata Indonesia diharapkan tidak sekadar pulih, namun mampu tampil kompetitif sebagai pemain utama di pasar internasional.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Xiaomi Pimpin Pasar Smartphone Indonesia 2025, Siap Gas Ekspansi Ekosistem Human x Car x Home

Xiaomi Pimpin Pasar Smartphone Indonesia 2025, Siap Gas Ekspansi Ekosistem Human x Car x Home

Tekno | Kamis, 19 Februari 2026 | 12:41 WIB

Indonesia Fashion Aesthetics (IFA) 2026 Hadirkan Kebaruan dengan Tema Sophisticated

Indonesia Fashion Aesthetics (IFA) 2026 Hadirkan Kebaruan dengan Tema Sophisticated

Lifestyle | Kamis, 19 Februari 2026 | 11:26 WIB

Meniti Karier di Industri Ekowisata: Peluang, Tantangan, dan Masa Depannya

Meniti Karier di Industri Ekowisata: Peluang, Tantangan, dan Masa Depannya

Lifestyle | Rabu, 18 Februari 2026 | 16:19 WIB

Terkini

Rayakan 10 Tahun di Indonesia, Big Bad Wolf Kembali Hadir 24 Jam di ICE BSD

Rayakan 10 Tahun di Indonesia, Big Bad Wolf Kembali Hadir 24 Jam di ICE BSD

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 00:03 WIB

Spill Lagunya di SNADA Indonesia 2026, Anggun Dukung Inisiatif Sosial 3T: Mereka Tidak Sendiri

Spill Lagunya di SNADA Indonesia 2026, Anggun Dukung Inisiatif Sosial 3T: Mereka Tidak Sendiri

Entertainment | Kamis, 08 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Rumah Perwira TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Rumah Perwira TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Video | Kamis, 08 Oktober 2026 | 23:05 WIB

RUU Pemilu 2029 Mulai Dibahas, DPR Buka Pintu Masukan Publik

RUU Pemilu 2029 Mulai Dibahas, DPR Buka Pintu Masukan Publik

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Imigrasi Sumut Petakan Risiko Hukum Penanganan Pengungsi

Imigrasi Sumut Petakan Risiko Hukum Penanganan Pengungsi

Sumut | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Reses Bukan Hambatan DPR Tindaklanjuti Putusan MK soal Gibran

Reses Bukan Hambatan DPR Tindaklanjuti Putusan MK soal Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:53 WIB

2.399 Unit Huntap untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang Ditargetkan Rampung 2026

2.399 Unit Huntap untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang Ditargetkan Rampung 2026

Sumut | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kebakaran di Kawasan Pemukiman Padat Penduduk Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran di Kawasan Pemukiman Padat Penduduk Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:42 WIB

Tak Perlu Angket, DPR Bisa Gunakan Putusan MK sebagai Dasar Pemakzulan Gibran

Tak Perlu Angket, DPR Bisa Gunakan Putusan MK sebagai Dasar Pemakzulan Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:34 WIB

Essential Oil Indonesia Dibawa ke Pasar Beauty Timur Tengah

Essential Oil Indonesia Dibawa ke Pasar Beauty Timur Tengah

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:24 WIB

×