Meniti Karier di Industri Ekowisata: Peluang, Tantangan, dan Masa Depannya

Vania Rossa

Rabu, 18 Februari 2026 | 16:19 WIB
Meniti Karier di Industri Ekowisata: Peluang, Tantangan, dan Masa Depannya
Ilustrasi Karier di Industri Ekowisata. (Dok. Eiger)
baca 10 detik
  • Karier ekowisata berfokus pada pengelolaan alam bertanggung jawab, menekankan keberlanjutan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat lokal.
  • EIGER Adventure Land membuka lebih dari 150 posisi ekowisata pada IPB Career Days 2026, menarik hampir 1.000 pengunjung.
  • Pentingnya karakter dan integritas ditekankan bersama kebutuhan teknis untuk menjembatani kesenjangan pendidikan dan industri.

Suara.com - Karier di industri ekowisata adalah perjalanan profesional yang berfokus pada pengelolaan destinasi dan aktivitas wisata berbasis alam secara bertanggung jawab. Tidak hanya menawarkan pengalaman petualangan, industri ini juga menekankan keberlanjutan lingkungan, pemberdayaan masyarakat lokal, serta edukasi tentang konservasi.

Seiring meningkatnya kesadaran terhadap isu lingkungan, kebutuhan akan talenta di sektor ekowisata pun terus berkembang. Posisi yang tersedia tak lagi terbatas pada pemandu wisata atau pengelola lapangan, tetapi juga mencakup bidang manajemen operasional, pemasaran, pengembangan produk wisata, hingga pengelolaan komunitas dan keberlanjutan.

Momentum ini turut terlihat dalam ajang IPB Career Days 2026 yang diselenggarakan oleh Himpunan Alumni Sekolah Vokasi (HA SV) melalui Alumni Career Center (ACC) pada 4–5 Februari 2026 di Graha Widya Wisuda (GWW) IPB University. Dalam kegiatan tersebut, EIGER Adventure Land membuka ruang interaksi bagi mahasiswa, alumni, dan talenta muda untuk menjajaki peluang karier bermakna di industri ekowisata dengan menyediakan lebih dari 150 posisi selama periode rekrutmen.

Antusiasme pengunjung terhadap sektor ini tergolong tinggi. Selama dua hari pelaksanaan, booth EIGER Adventure Land dikunjungi hampir 1.000 orang dan menerima lebih dari 300 lamaran secara langsung. Angka tersebut turut berkontribusi pada total sekitar 6.000 pelamar yang masuk melalui portal online selama periode rekrutmen berlangsung.

Melalui sesi job dating, sharing session, aktivitas interaktif, serta instalasi wishing tree, peserta diajak mengenal lebih dekat bagaimana industri ekowisata bekerja—tidak sekadar menawarkan petualangan, tetapi juga membangun dampak berkelanjutan melalui aktivitas berbasis alam.

Bagi pelaku industri, pengembangan talenta bukan hanya soal kompetensi teknis. Karakter dan integritas dinilai sebagai fondasi penting dalam membangun organisasi yang bertanggung jawab.

“Membangun organisasi tidak hanya tentang kemampuan, tetapi juga karakter. Setiap individu yang bergabung bersama EIGER Adventure Land merepresentasikan nilai yang kami junjung dan berkontribusi dalam menghadirkan pengalaman bermakna bagi masyarakat serta lingkungan,” ujar Imanuel Wirajaya, Direktur Utama EIGER Adventure Land.

Di sisi lain, dunia pendidikan juga menghadapi tantangan dalam menyiapkan lulusan yang relevan dengan kebutuhan industri. Dekan SV IPB University, Dr. Aceng Hidayat, menyoroti masih adanya kesenjangan antara dunia pendidikan dan dunia kerja.

“Selain kemampuan teknis, mahasiswa perlu memiliki komunikasi, etika, dan akhlak yang baik. Karakter inilah yang menjadi pembeda dan sangat dibutuhkan di dunia kerja,” jelasnya.

baca juga

IPB Career Days sendiri dirancang tidak hanya sebagai ajang rekrutmen, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran karier dan penguatan jejaring profesional. Direktur ACC SV IPB University, Zakky Ahmad Wahyudi, menyebut kegiatan ini menjadi jembatan antara kesiapan talenta muda dan kebutuhan industri.

“Kegiatan ini menjadi fasilitator yang menghubungkan kesiapan talenta IPB dengan kebutuhan industri. Kami berharap mahasiswa dan alumni dapat memanfaatkan momentum ini untuk memahami kebutuhan dunia kerja serta membangun karier berkelanjutan,” ujarnya.

Partisipasi dalam forum seperti ini menunjukkan bahwa industri ekowisata bukan lagi sektor alternatif, melainkan salah satu bidang strategis yang membutuhkan generasi muda dengan visi keberlanjutan. Karier di dalamnya dipandang sebagai perjalanan jangka panjang yang tidak hanya mengejar pertumbuhan profesional, tetapi juga kontribusi nyata terhadap lingkungan dan masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Fellowship Biasa: Pijar Foundation Tantang Anak Muda Selesaikan Krisis Kemanusiaan

Bukan Fellowship Biasa: Pijar Foundation Tantang Anak Muda Selesaikan Krisis Kemanusiaan

Entertainment | Senin, 16 Februari 2026 | 16:05 WIB

Harga Sebuah Peluang: Mengapa Pengambil Risiko Lebih Sering Menang dalam Perlombaan Karier?

Harga Sebuah Peluang: Mengapa Pengambil Risiko Lebih Sering Menang dalam Perlombaan Karier?

Your Say | Minggu, 15 Februari 2026 | 20:15 WIB

Siapa Mohan Hazian? Penulis dan Pengusaha yang Namanya Trending di X

Siapa Mohan Hazian? Penulis dan Pengusaha yang Namanya Trending di X

Lifestyle | Senin, 09 Februari 2026 | 12:48 WIB

Terkini

Empat Siswa dari Wolo Raih Beasiswa ke Sekolah Unggulan, Potret Pentingnya Pemerataan Pendidikan

Empat Siswa dari Wolo Raih Beasiswa ke Sekolah Unggulan, Potret Pentingnya Pemerataan Pendidikan

Lifestyle | Senin, 06 Juli 2026 | 20:47 WIB

Mencukur atau Mencabut Bulu Ketiak, Mana yang Lebih Aman?

Mencukur atau Mencabut Bulu Ketiak, Mana yang Lebih Aman?

Lifestyle | Senin, 06 Juli 2026 | 20:15 WIB

Seni Komunikasi di Dunia Kerja: Mengubah Obrolan Biasa Jadi Pelayanan yang Bikin Pelanggan Nyaman

Seni Komunikasi di Dunia Kerja: Mengubah Obrolan Biasa Jadi Pelayanan yang Bikin Pelanggan Nyaman

Lifestyle | Senin, 06 Juli 2026 | 20:11 WIB

Bukan Sekadar Tren, Ini Bukti Kuliner Nusantara Kini Jadi 'Raja' di Negeri Sendiri

Bukan Sekadar Tren, Ini Bukti Kuliner Nusantara Kini Jadi 'Raja' di Negeri Sendiri

Lifestyle | Senin, 06 Juli 2026 | 20:01 WIB

4 Cara Atasi Aliran Air yang Kecil setelah Pasang Filter Air, Kembali Deras dan Jernih

4 Cara Atasi Aliran Air yang Kecil setelah Pasang Filter Air, Kembali Deras dan Jernih

Lifestyle | Senin, 06 Juli 2026 | 19:35 WIB

Sunblock Marina Berapa Harganya? Ini Kandungan, Manfaat, dan Review Pengguna

Sunblock Marina Berapa Harganya? Ini Kandungan, Manfaat, dan Review Pengguna

Lifestyle | Senin, 06 Juli 2026 | 19:15 WIB

Lampu untuk Kamar Tidur Berapa Watt? Begini Cara Menghitungnya agar Pas

Lampu untuk Kamar Tidur Berapa Watt? Begini Cara Menghitungnya agar Pas

Lifestyle | Senin, 06 Juli 2026 | 18:55 WIB

Apakah Covering Cream Viva Mengandung SPF? Cek Fakta dan Cara Pakai yang Benar

Apakah Covering Cream Viva Mengandung SPF? Cek Fakta dan Cara Pakai yang Benar

Lifestyle | Senin, 06 Juli 2026 | 18:15 WIB

5 Dispenser Galon Bawah Low Watt untuk Rumah Daya Listrik 450 Watt

5 Dispenser Galon Bawah Low Watt untuk Rumah Daya Listrik 450 Watt

Lifestyle | Senin, 06 Juli 2026 | 18:10 WIB

Nelayan di Toli-Toli Sulit Jangkau Ikan Bernilai Tinggi, Bisakah Rumpon Portabel Jadi Solusi?

Nelayan di Toli-Toli Sulit Jangkau Ikan Bernilai Tinggi, Bisakah Rumpon Portabel Jadi Solusi?

Lifestyle | Senin, 06 Juli 2026 | 17:28 WIB

×