Krakatau Steel: Jaringan Gas Kunci Ekspansi Industri di Cilegon

Liberty Jemadu, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:35 WIB
Krakatau Steel: Jaringan Gas Kunci Ekspansi Industri di Cilegon
Direktur Komersial Krakatau Steel Hernowo mengatakan gas memiliki peran vital bagi sektor manufaktur di Cilegon, Banten. [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih]
baca 10 detik
  • PT Krakatau Steel menekankan jaringan gas penting bagi keberlanjutan industri baja dan petrokimia di Cilegon.
  • Pengiriman perdana pipa proyek transmisi gas Dumai–Sei Mangkei dimulai di Cilegon, Banten, Kamis (19/2/2026).
  • Jaringan gas terhubung akan memperkuat distribusi energi domestik dan mendukung investasi industri baru kawasan tersebut.

Suara.com - PT Krakatau Steel (Persero) menilai keberadaan jaringan gas menjadi faktor penting bagi keberlanjutan dan ekspansi industri di kawasan Cilegon. Hal ini disampaikan beriringan dengan dimulainya pengiriman pipa untuk proyek transmisi gas Dumai–Sei Mangkei yang diharapkan memperkuat distribusi energi ke berbagai wilayah industri.

Direktur Komersial Krakatau Steel Hernowo mengatakan gas memiliki peran vital bagi sektor manufaktur di Cilegon yang didominasi industri baja dan petrokimia. Ia menyebut kebutuhan energi menjadi perhatian utama seiring masuknya investasi baru di kawasan tersebut.

“Gas ini salah satu kunci untuk kawasan kita di industri Cilegon. Di sini kebanyakan baja sama petrokimia. Tanpa gas, industri ini enggak jalan, Pak,” kata Hernowo dalam acara pengiriman perdana pipa di Cilegon, Banten, Kamis (19/2/2026).

Ia menyampaikan kawasan industri di Cilegon saat ini tengah bersiap menghadapi pertumbuhan investasi, termasuk proyek petrokimia baru. Menurutnya, kecepatan pasokan gas akan menentukan kelancaran aktivitas industri ke depan.

“Kebetulan ini sekarang lagi banyak investasi baru. Ini kemarin ada petrochemical dari Cina sudah groundbreaking. Jadi kalau secepatnya gasnya ke sini sudah ditunggu,” ujarnya.

Selain investasi baru, Krakatau Steel juga tengah mengembangkan kawasan industri tambahan yang membutuhkan dukungan energi dalam jumlah besar. Hernowo menyebut perusahaan sedang menyiapkan lahan industri ribuan hektare di sekitar kawasan eksisting.

“KS juga sedang membangun tambahan 2.000 hektare kawasan industri. Kira-kira 8 kilometer dari pelabuhan. Pasti itu akan sangat membutuhkan energi, khususnya migas,” ucapnya.

Ia menambahkan kebutuhan energi yang meningkat membuat proyek jaringan gas menjadi penting bagi keberlanjutan pengembangan kawasan industri di Cilegon.

Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM Laode Sulaeman menyampaikan pembangunan jaringan pipa gas tidak hanya berfungsi menghubungkan sumber energi, tetapi juga mendukung aktivitas industri di berbagai wilayah.

baca juga

“Kalau pipa ini selesai, maka gas di Sumatra dan Jawa itu sudah menjadi satu pipa. Di mana pun landing point gas nanti bisa dimasukkan ke dalam pipa ini untuk dikirim ke berbagai wilayah yang membutuhkan,” kata Laode.

Menurutnya, jaringan gas yang terhubung akan memudahkan distribusi energi ke kawasan industri, termasuk wilayah yang selama ini menunggu kepastian pasokan.
Ia menambahkan pembangunan jaringan pipa juga menjadi bagian dari penguatan ketahanan energi nasional melalui pemanfaatan gas domestik.

“Ini tentu merupakan bagian untuk kekuatan ketahanan energi kita. Karena apabila pipa ini selesai, distribusi gas bisa lebih fleksibel dan bisa menjangkau kawasan industri yang membutuhkan,” ujarnya.

Direktur Komersial Krakatau Pipe Industries Rony Yanuardi mengatakan proyek transmisi gas Dumai–Sei Mangkei memiliki panjang ratusan kilometer dan dirancang untuk memperkuat jaringan distribusi energi di berbagai wilayah.

“Hari ini kita start untuk mulai delivery pipa 20 inci dengan spesifikasi API X52 sepanjang 540 kilometer. Ini proyek besar yang nantinya akan mendukung kebutuhan energi di berbagai daerah,” kata Rony.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Krakatau Steel Bidik Produksi 4,5 Juta Ton Baja di 2026

Krakatau Steel Bidik Produksi 4,5 Juta Ton Baja di 2026

Bisnis | Kamis, 19 Februari 2026 | 16:22 WIB

Cerita Danantara: Krakatau Steel Banyak Utang dan Tak Pernah Untung

Cerita Danantara: Krakatau Steel Banyak Utang dan Tak Pernah Untung

Bisnis | Jum'at, 31 Oktober 2025 | 14:25 WIB

Krakatau Steel Perkuat Aspek Kesejahteraan Karyawan Lewat Kerja Sama dengan Pengadilan Agama

Krakatau Steel Perkuat Aspek Kesejahteraan Karyawan Lewat Kerja Sama dengan Pengadilan Agama

Bisnis | Rabu, 04 Juni 2025 | 14:03 WIB

Krakatau Steel Berangkatkan Ratusan Pemudik di Gelaran Mudik Gratis

Krakatau Steel Berangkatkan Ratusan Pemudik di Gelaran Mudik Gratis

Bisnis | Sabtu, 29 Maret 2025 | 08:05 WIB

Krakatau Steel Ekspor 5.000 Ton Baja ke Amerika Serikat

Krakatau Steel Ekspor 5.000 Ton Baja ke Amerika Serikat

Bisnis | Sabtu, 01 Maret 2025 | 09:17 WIB

Terkini

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

×