Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Belajar dari Kasus di Batang, Waspadai Penipuan Perbankan Bermodus File APK

Liberty Jemadu

Jum'at, 20 Februari 2026 | 11:09 WIB
Belajar dari Kasus di Batang, Waspadai Penipuan Perbankan Bermodus File APK
Nasabah bank di Batang, Jawa Tengah menjadi korban kejahatan perbankan karena mengklik file APK palsu di ponselnya. (Freepik/xb100)
baca 10 detik
  • Penyebaran file APK palsu, seperti undangan digital, menjadi modus kejahatan siber yang menimpa nasabah perbankan di Batang, Jawa Tengah.
  • APK berbahaya berfungsi sebagai malware yang memberikan pelaku akses data sensitif, termasuk kode OTP untuk transaksi perbankan.
  • Langkah pencegahan meliputi mengabaikan tautan asing, memverifikasi pengirim, dan tidak memberikan data pribadi melalui tautan mencurigakan.

Suara.com - Kejahatan siber di era digital menjadi ancaman serius, termasuk di industri keuangan seiring semakin matangnya teknologi dan layanan perbankan online di Tanah Air saat ini. Salah satu modus yang paling sering terjadi adalah penyebaran file APK palsu untuk menipu warga/

Modus ini sangat beragam. Salah satu contoh terbaru adalah penipuan dengan file APK yang menimpa nasabah perbankan di Batang, Jawa Tengah. Ia mengaku membuka sebuah file undangan berbentuk APK yang kemudian membuat perangkatnya mendadak tidak merespons dan belakangan tabungannya pun raib.

File APK itu, yang disamarkan dalam bentuk undangan, sejatinya adalah malware. Begitu di-install, pelaku penipuan akan mendapatkan akses ke perangkat dan dapat membaca pesan SMS, termasuk kode OTP yang biasanya digunakan untuk melakukan transaksi perbankan.

Lalu bagaimana cara menghindari penipuan dengan modus file APK seperti yang terjadi di Batang. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Jangan klik tautan atau file dari pengirim asing
    Abaikan pesan dari orang tak dikenal atau asing. Apa lagi jika isinya link atau tautan. Jangan sembarangan mengunduh atau membuka tautan tersebut.
  2. Periksa pengirim pesan
    Jika menerima pesan mencurigakan, terutama jika mengklaim berasal dari bank atau layanan penting lainnya, pastikan verifikasi pengirim pesan sebelum bertindak lebih lanjut.
  3. Waspadai panggilan video atau telepon dari nomor tidak dikenal
    Pelaku kejahatan juga menggunakan panggilan telepon atau video call untuk meyakinkan korban, dengan dalih verifikasi data. Ini adalah bagian dari skenario untuk mendapatkan kepercayaan mengirim file APK berbahaya. Jangan lanjutkan percakapan jika berasal dari orang yang bukan orang terdekat Anda.
  4. Periksa URL dan nama aplikasi
    Jika Anda mendapatkan kiriman tautan atau link untuk mengunduh aplikasi, pastikan URL-nya berasal dari sumber resmi, seperti Google Play Store atau Apple App Store. Jangan undul dan install aplikasi dari tautan yang tidak jelas.
  5. Jangan berikan data pribadi pada link mencurigakan
    Bank tidak pernah meminta data pribadi melalui media online, karenanya jangan pernah memasukkan informasi pribadi atau data perbankan pada aplikasi yang dikirimkan melalui platform apapun.

Tapi apa yang harus dilakukan jika sudah terlanjur menginstall file APK palsu?

  1. Segera uninstall aplikasi palsu
    Segera hapus aplikasi yang tidak jelas asal-usulnya. Jangan biarkan aplikasi tersebut tetap terinstal di perangkatmu.
  2. Periksa aktivitas transaksi di aplikasi bank atau e-wallet
    Jika ada transaksi yang mencurigakan, segera hubungi call center layanan terkait untuk mengambil tindakan lebih lanjut.
  3. Periksa aplikasi yang dapat mengakses SMS
    Beberapa aplikasi berbahaya dapat membaca dan mengirimkan SMS. Periksa daftar aplikasi yang memiliki izin untuk mengakses SMS dan nonaktifkan izin tersebut untuk aplikasi mencurigakan.

Yang juga tak kalah penting untuk diingat adalah bank atau penyedia layanan tidak pernah meminta data pribadi melalui pesan WhatsApp atau panggilan telepon. Jika Anda merasa ada yang tidak beres, abaikan pesan tersebut dan laporkan kepada pihak yang berwenang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada Modus Tilang Elektronik Lewat WhatsApp, Jangan Sampai Saldo Rekening Terkuras

Waspada Modus Tilang Elektronik Lewat WhatsApp, Jangan Sampai Saldo Rekening Terkuras

Otomotif | Kamis, 19 Februari 2026 | 15:35 WIB

Indonesia Jadi Sumber Serangan Spam dan Malware Terbesar 2025, 15 Serangan Siber Terjadi Tiap Detik

Indonesia Jadi Sumber Serangan Spam dan Malware Terbesar 2025, 15 Serangan Siber Terjadi Tiap Detik

Tekno | Rabu, 18 Februari 2026 | 17:18 WIB

Serangan Email Berbahaya di Tahun 2025 Naik 15 Persen

Serangan Email Berbahaya di Tahun 2025 Naik 15 Persen

Tekno | Rabu, 18 Februari 2026 | 11:55 WIB

Garena Tegaskan Free Fire Beta Testing APK Bukan Aplikasi Resmi, Waspada!

Garena Tegaskan Free Fire Beta Testing APK Bukan Aplikasi Resmi, Waspada!

Tekno | Jum'at, 07 Maret 2025 | 21:17 WIB

Yakin File APK Tidak Ada Virus? Begini Cara Memindainya

Yakin File APK Tidak Ada Virus? Begini Cara Memindainya

Tekno | Rabu, 08 Mei 2024 | 11:08 WIB

Terkini

AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi

AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas

Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen

Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen

Bri | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya

Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:00 WIB

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:14 WIB

Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut

Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×