Peta Baru Industri EV: BEI Jadi Gelanggang Adu Kuat Raksasa Nikel Global

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 23 Februari 2026 | 15:36 WIB
Peta Baru Industri EV: BEI Jadi Gelanggang Adu Kuat Raksasa Nikel Global
Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (9/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Dragonmine (Huayou) caplok 80% saham BLUE, sinyal ekspansi nikel lewat bursa.
  • Raksasa global pilih akuisisi emiten kecil demi jalur ekspres pendanaan di BEI.
  • BLUE berpotensi ubah haluan dari industri tinta ke ekosistem baterai EV.

Suara.com - Peta persaingan industri nikel dan baterai kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) di Indonesia kini tak lagi hanya berkutat di hamparan konsesi tambang Sulawesi atau Maluku. Medan tempur baru telah bergeser ke papan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI).

Terbaru, emiten produsen tinta merek Blueprint, PT Berkah Prima Perkasa Tbk (BLUE), resmi mengumumkan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Bersyarat (Conditional Shares Purchase Agreement/CSPA). Dalam keterbukaan informasi pekan lalu (19/2/2026), Dragonmine Mining (Hong Kong) Limited bersiap mengambil alih 334,4 juta saham atau setara 80% kepemilikan BLUE.

Dragonmine Mining merupakan anak usaha dari Huayou Hongkong Limited, yang tak lain adalah lengan investasi luar negeri dari raksasa Tiongkok, Zhejiang Huayou Cobalt Co., Ltd.

Huayou bukanlah pemain baru di tanah air. Perusahaan ini merupakan pilar utama ekosistem baterai terintegrasi di Indonesia, termasuk melalui Proyek Titan yang berkolaborasi dengan Antam dan Indonesia Battery Corporation (IBC).

Head of Research NH Korindo Sekuritas Indonesia, Ezaridho Ibnutama, menilai adanya potensi besar bagi BLUE untuk mengubah haluan model bisnisnya pasca-akuisisi. Skema ini kerap disebut sebagai backdoor listing jalur ekspres bagi raksasa global untuk masuk ke bursa tanpa harus memulai proses IPO dari nol.

"Regulasi baru BEI kini memungkinkan perusahaan tercatat mengubah kode saham (ticker). Dengan reformasi pasar modal yang makin ketat, aksi ini menjadi solusi bagi perusahaan berkualitas untuk masuk melalui emiten yang sudah ada," ujar Ezar.

Fenomena BLUE merupakan replika dari langkah CNGR (produsen prekursor baterai dunia) yang lebih dulu mencaplok emiten kemasan plastik PT Solusi Kemasan Digital Tbk (PACK). Pasca-akuisisi, PACK bersalin rupa menjadi PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk dan langsung tancap gas lewat rights issue jumbo untuk menyerap aset tambang serta smelter nikel.

Bagi raksasa seperti Huayou, memiliki entitas publik di BEI bukan sekadar soal modal. Ini adalah strategi untuk menarik modal investor lokal dan institusi melalui Rights Issue, memperkuat profil ESG (Environmental, Social, and Governance) di mata dunia dan memanfaatkan posisi Indonesia sebagai pusat energi hijau global.

Meski harga saham BLUE sempat terkoreksi akibat volatilitas pasar saat pengumuman CSPA, secara tahunan (year on year), saham ini telah meroket hampir 1.900%. Transmisi aset nikel dari Morowali atau Pomalaa ke dalam portofolio BLUE diprediksi hanya tinggal menunggu waktu.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Fakta Penting di Balik Proses Demutualisasi Bursa Efek Indonesia

7 Fakta Penting di Balik Proses Demutualisasi Bursa Efek Indonesia

Bisnis | Senin, 23 Februari 2026 | 13:09 WIB

IHSG Menghijau 1,35% di Sesi I, 480 Saham Melesat

IHSG Menghijau 1,35% di Sesi I, 480 Saham Melesat

Bisnis | Senin, 23 Februari 2026 | 13:06 WIB

Pengendali Borong 4,49 Miliar Saham BUKA, Rogoh Kocek Rp674 Miliar

Pengendali Borong 4,49 Miliar Saham BUKA, Rogoh Kocek Rp674 Miliar

Bisnis | Senin, 23 Februari 2026 | 12:56 WIB

Terkini

Hashim Bantah Pemerintah Kasih HP Gratis, Klaim Ucapannya Dipelintir

Hashim Bantah Pemerintah Kasih HP Gratis, Klaim Ucapannya Dipelintir

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:03 WIB

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Naik Penyidikan, Bagaimana Nasib Betrand Peto?

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Naik Penyidikan, Bagaimana Nasib Betrand Peto?

Entertainment | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:02 WIB

Tembok Basah Padahal Tidak Hujan? Coba Cek Kondisi AC

Tembok Basah Padahal Tidak Hujan? Coba Cek Kondisi AC

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:01 WIB

Cinta dan Makna Sebuah Pilihan: Ulasan Novel Islammu Adalah Maharku

Cinta dan Makna Sebuah Pilihan: Ulasan Novel Islammu Adalah Maharku

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Sering Bayar Pakai QRIS? Ini 4 Tips agar Pengeluaran Tetap Terkendali

Sering Bayar Pakai QRIS? Ini 4 Tips agar Pengeluaran Tetap Terkendali

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Kasus Kekerasan Seksual Naik Penyidikan, Betrand Peto Bakal Jadi Tersangka?

Kasus Kekerasan Seksual Naik Penyidikan, Betrand Peto Bakal Jadi Tersangka?

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:56 WIB

SPBU Shell di Indonesia Kini Dikelola SEFAS Group

SPBU Shell di Indonesia Kini Dikelola SEFAS Group

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:56 WIB

Hashim Sebut Petugas Pajak & Bea Cukai Lemah, RI Seharusnya Surplus Anggaran Rp 900 T

Hashim Sebut Petugas Pajak & Bea Cukai Lemah, RI Seharusnya Surplus Anggaran Rp 900 T

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:53 WIB

Banjir Rob Rendam Muara Angke Hampir Setiap Hari, Ketinggian Air Capai 60 Sentimeter

Banjir Rob Rendam Muara Angke Hampir Setiap Hari, Ketinggian Air Capai 60 Sentimeter

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:50 WIB

BRI Raih Empat Penghargaan di Top 20 Financial Institutions Award 2026

BRI Raih Empat Penghargaan di Top 20 Financial Institutions Award 2026

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:50 WIB

×