- IHSG periode 23–27 Februari 2026 mengalami kontraksi ringan 0,44%, ditutup pada level 8.235,485.
- Sektor keuangan, didorong saham perbankan seperti MEGA, BMRI, dan BBNI, menjadi penahan utama kejatuhan indeks.
- Tekanan jual masif sektor tambang dan energi, seperti DSSA, menyebabkan pelemahan indeks meskipun terjadi beli bersih asing.
Berikut adalah rangkuman aktivitas perdagangan selama sepekan:
- Total Nilai Transaksi: Rp149,76 triliun.
- Volume Perdagangan: 255,08 miliar lembar saham.
- Frekuensi Transaksi: 14,74 juta kali.
- Aksi Investor Asing: Mencatatkan beli bersih (net buy) senilai Rp4,91 triliun di pasar reguler, menunjukkan minat investor global terhadap saham-saham blue chip Indonesia masih terjaga.