Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Perkuat Ekosistem Trading, Perusahaan Broker Global Tempuh Jalan Transformasi

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 03 Maret 2026 | 14:55 WIB
Perkuat Ekosistem Trading, Perusahaan Broker Global Tempuh Jalan Transformasi
Ilustrasi Saham. (Pixabay)
baca 10 detik
  • Elev8 resmi meluncur guna kurangi ketergantungan dan perkuat identitas mandiri di pasar global.
  • Didukung infrastruktur matang, Elev8 kini melayani 18 juta klien di lebih dari 100 negara.
  • Brand baru ini prioritaskan solusi analitis dan edukasi untuk optimalkan potensi trader.

Suara.com - Industri FinTech global kembali kedatangan pemain baru. Elev8, brand broker yang baru saja diperkenalkan ke publik, secara resmi mengumumkan langkah strategisnya untuk beroperasi secara independen.

Mengutip laporan Finance Feeds, peluncuran ini bukan sekadar pergantian nama, melainkan manuver besar untuk memperkuat ekosistem perdagangan digital.

Keputusan perusahaan di balik Elev8 untuk melahirkan brand baru ini didasari oleh keinginan kuat untuk mengurangi ketergantungan, meningkatkan keandalan, serta membuka peluang pertumbuhan yang lebih masif di masa depan.

Di dunia keuangan digital, kepercayaan tidak bisa dibangun dalam semalam. Elev8 menyadari betul hal tersebut. Meski tampil dengan identitas baru, Elev8 berdiri di atas fondasi teknologi yang sudah teruji selama bertahun-tahun.

"Keandalan dan keahlian yang teruji waktu adalah keunggulan utama dalam FinTech," tulis tim di balik Elev8. Mereka memanfaatkan infrastruktur perangkat lunak trading yang canggih serta pendekatan mendalam pada user journey untuk memastikan transisi yang mulus bagi para klien.

Elev8 tidak datang sebagai pemain amatir. Saat ini, broker tersebut tercatat telah melayani 18 juta klien yang tersebar di lebih dari 100 negara. Dengan dukungan lisensi dari Mauritius dan Komoro, skala kehadiran global ini membuktikan bahwa Elev8 memiliki model bisnis yang sangat stabil.

Langkah paling krusial dari peluncuran ini adalah keputusan untuk mengakhiri perjanjian berbagi brand (brand sharing). Sebelumnya, perusahaan menggunakan identitas yang sama dengan beberapa entitas lain. Kini, dengan mengusung nama Elev8, mereka memiliki kendali penuh atas visi dan pengembangan produknya.

Fokus utama Elev8 ke depan adalah memperkuat ekosistem khusus bagi para trader, yang mencakup sumber daya analitis yang mendalam, program edukatif bagi investor dan layanan pelanggan yang responsif.

Dengan identitas mandiri ini, Elev8 berada di posisi strategis untuk menjadi nama besar baru yang diperhitungkan di sektor broker internasional.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Naik Tipis Pada Sesi I di Tengah Badai Timur Tengah, 394 Saham Hijau

IHSG Naik Tipis Pada Sesi I di Tengah Badai Timur Tengah, 394 Saham Hijau

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2026 | 13:11 WIB

IHSG Hijau di Awal Perdagangan, Tapi Analis Peringatkan Siap-Siap Ambles Lagi

IHSG Hijau di Awal Perdagangan, Tapi Analis Peringatkan Siap-Siap Ambles Lagi

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2026 | 09:12 WIB

Perang Makin Memanas, IHSG Langsung Terkapar 2,66% dan 704 Saham Merosot

Perang Makin Memanas, IHSG Langsung Terkapar 2,66% dan 704 Saham Merosot

Bisnis | Senin, 02 Maret 2026 | 17:00 WIB

Terkini

AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi

AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas

Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen

Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen

Bri | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya

Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:00 WIB

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:14 WIB

Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut

Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×