Perang Makin Memanas, IHSG Langsung Terkapar 2,66% dan 704 Saham Merosot

Achmad Fauzi

Senin, 02 Maret 2026 | 17:00 WIB
Perang Makin Memanas, IHSG Langsung Terkapar 2,66% dan 704 Saham Merosot
Pengunjung melintas dibawah layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (18/3/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • IHSG ditutup melemah signifikan 2,66 persen ke level 8.016 pada Senin (2/3/2026) akibat ketegangan geopolitik.
  • Pelemahan pasar dipicu investor menghindari aset berisiko; namun sektor energi dan emas menguat karena harga komoditas.
  • Inflasi Februari 2026 naik menjadi 0,68 persen bulanan dan 4,76 persen tahunan, Rupiah melemah ke Rp16.868/USD.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tajam pada perdagangan Senin (2/3/2026). Berdasarkan riset Phintraco Sekuritas, IHSG terkoreksi 2,66 persen ke level 8.016,83.

Tekanan pasar dipicu meningkatnya ketegangan geopolitik setelah serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada Sabtu (28/2) yang memicu perang terbuka. Kondisi tersebut mendorong investor global menghindari aset berisiko (risk off) dan beralih ke instrumen yang lebih aman.

Kenaikan harga minyak mentah turut memicu kekhawatiran akan potensi lonjakan inflasi global. Jika berlangsung lama, kondisi ini berpotensi mendorong kenaikan suku bunga yang dapat menekan pasar saham.

Meski demikian, pelemahan IHSG tidak berlangsung lebih dalam karena mayoritas saham sektor energi dan tambang emas justru membukukan penguatan. Kenaikan harga komoditas menjadi katalis positif bagi saham-saham berbasis energi dan emas.

Ilustrasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
Ilustrasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]

Di pasar valuta asing, rupiah spot ditutup melemah ke level Rp 16.868 per dolar AS, sejalan dengan pelemahan mayoritas mata uang Asia.

Dari dalam negeri, data inflasi Februari 2026 tercatat naik 0,68 persen secara bulanan (month-to-month) dari sebelumnya deflasi 0,15 persen pada Januari 2026. Kenaikan terutama didorong oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau, yang secara historis memang menjadi penyumbang utama inflasi saat Ramadan.

Secara tahunan, inflasi berakselerasi menjadi 4,76 persen year-on-year (YoY) dari 3,55 persen YoY dan menjadi level tertinggi sejak Maret 2023. Kenaikan ini dipengaruhi faktor basis rendah akibat diskon tarif listrik pada awal 2025.

Sementara itu, surplus neraca perdagangan turun menjadi 0,95 miliar dolar AS pada Januari 2026 dari 3,49 miliar dolar AS pada periode yang sama tahun sebelumnya. Penurunan dipicu lonjakan impor 18,21 persen YoY, sementara ekspor hanya tumbuh 3,39 persen YoY.

Di sisi lain, aktivitas manufaktur masih menunjukkan ekspansi. Manufacturing PMI Indonesia naik ke level 53,8 pada Februari 2026 dari 52,6 pada Januari 2026, ditopang kenaikan permintaan domestik.

baca juga

Secara teknikal, IHSG masih bertahan di atas level psikologis 8.000 dan berada di atas MA200. Namun, penyempitan histogram positif MACD terus berlanjut dan berpotensi membentuk pola death cross. Jika IHSG menembus ke bawah level 8.000, indeks berpeluang menguji support berikutnya di kisaran 7.860–7.900.

Trafik Perdagangan

Pada perdagangan pada hari ini, sebanyak 54,08 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 29,77 triliun, serta frekuensi sebanyak 3,60 juta kali.

Dalam perdagangan hari ini, sebanyak 113 saham bergerak naik, sedangkan 704 saham mengalami penurunan, dan 141 saham tidak mengalami pergerakan.

Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada Hari ini diantaranya, OILS, RUIS, ENRG, APEX, BBSI, ELSA, IFSH, MEDC, INDY, ARTA, WOWS, BESS.

Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, POLI, TRUE, DPUM, BUVA, ROCK, PADA, BELL, BNBR, MINA, FILM, JSPT, STRK.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi. Investor disarankan untuk melakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BEI Umumkan Ketentuan Liquidity Provider Saham, Termasuk Regulasi Free Float

BEI Umumkan Ketentuan Liquidity Provider Saham, Termasuk Regulasi Free Float

Bisnis | Senin, 02 Maret 2026 | 15:37 WIB

IHSG Lanjutkan Tren Negatif di Sesi I Turun 1,60%, 682 Saham Kebakaran

IHSG Lanjutkan Tren Negatif di Sesi I Turun 1,60%, 682 Saham Kebakaran

Bisnis | Senin, 02 Maret 2026 | 13:17 WIB

Rekomendasi Saham IHSG yang Diprediksi 'Tahan Banting' saat Perang Meletus

Rekomendasi Saham IHSG yang Diprediksi 'Tahan Banting' saat Perang Meletus

Bisnis | Senin, 02 Maret 2026 | 12:57 WIB

Terkini

Diperiksa KPK, Anggota DPRD Bengkulu Bambang Hermanto Dicecar Soal Aliran Uang Proyek

Diperiksa KPK, Anggota DPRD Bengkulu Bambang Hermanto Dicecar Soal Aliran Uang Proyek

News | Sabtu, 05 September 2026 | 00:56 WIB

Felix TJ: Menjaga Kopi Indonesia Tetap Punya Rasa, Cerita, dan Tradisi

Felix TJ: Menjaga Kopi Indonesia Tetap Punya Rasa, Cerita, dan Tradisi

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 23:56 WIB

Mengenal Tiga Karakter Daging Sapi Australia dan Cara Tepat Mengolahnya

Mengenal Tiga Karakter Daging Sapi Australia dan Cara Tepat Mengolahnya

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 23:29 WIB

Bupati Nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Bantah Dakwaan Pemerasan dan Gratifikasi

Bupati Nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Bantah Dakwaan Pemerasan dan Gratifikasi

Jatim | Jum'at, 04 September 2026 | 23:16 WIB

Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas di Gang Karawang, Polisi Amankan Dua Orang

Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas di Gang Karawang, Polisi Amankan Dua Orang

Jabar | Jum'at, 04 September 2026 | 23:09 WIB

Dari Desa, Imigrasi untuk Rakyat, 171 Desa Binaan Jadi Benteng Awal Cegah TPPO

Dari Desa, Imigrasi untuk Rakyat, 171 Desa Binaan Jadi Benteng Awal Cegah TPPO

Sumut | Jum'at, 04 September 2026 | 23:09 WIB

Bareskrim Rampungkan Perkara TPPU Direktur PT Indosterling, Berkas SWH P-21

Bareskrim Rampungkan Perkara TPPU Direktur PT Indosterling, Berkas SWH P-21

Jakarta | Jum'at, 04 September 2026 | 23:04 WIB

Viral Tudingan soal Mantan Istri Polisi di Sumut, Akun Medsos Dilaporkan

Viral Tudingan soal Mantan Istri Polisi di Sumut, Akun Medsos Dilaporkan

Sumut | Jum'at, 04 September 2026 | 22:59 WIB

Java United FC Tak Gentar Mulai Liga dengan Minus Dua Poin

Java United FC Tak Gentar Mulai Liga dengan Minus Dua Poin

Jawa Tengah | Jum'at, 04 September 2026 | 22:56 WIB

Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif

Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif

Jabar | Jum'at, 04 September 2026 | 22:51 WIB

×