Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.760.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 6.195,427
LQ45 619,275
Srikehati 301,815
JII 377,408
USD/IDR 17.858

Pelayaran Selat Hormuz Ditutup, Biaya Logistik Terancam Melonjak

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 03 Maret 2026 | 21:09 WIB
Pelayaran Selat Hormuz Ditutup, Biaya Logistik Terancam Melonjak
Kapal tanker minyak melewati selat hormuz (Reuters/Hamad I Mohammed)
  • Eskalasi konflik di Selat Hormuz berpotensi mengguncang logistik global, inflasi, dan pertumbuhan ekonomi dunia.
  • Gangguan navigasi dan pengalihan rute kapal mengakibatkan kenaikan premi asuransi serta kemacetan pelabuhan.
  • Transportasi udara terdampak peningkatan transit waktu, konsumsi bahan bakar, dan potensi kenaikan tarif kargo udara.

Suara.com - Eskalasi konflik di kawasan Selat Hormuz dinilai berpotensi memicu guncangan besar terhadap biaya logistik global dan stabilitas rantai pasok dunia. Organisasi logistik internasional, International Federation of Freight Forwarders Associations (FIATA), menyoroti risiko sistemik yang bisa berdampak pada inflasi dan perlambatan pertumbuhan ekonomi berbagai negara.

Senior Vice President FIATA, Yukki Nugrahawan Hanafi, mengatakan situasi di Timur Tengah saat ini sangat dinamis dan fluktuatif, sehingga berisiko memengaruhi operasional pelayaran dan penerbangan kargo secara global.

"Gangguan navigasi, pengalihan rute kapal dan pesawat, serta lonjakan premi asuransi berpotensi menciptakan tekanan biaya logistik global dalam waktu singkat," ujarnya dalam keterangannya, Selasa (3/3/2026).

Selat Hormuz sendiri merupakan jalur vital perdagangan energi dunia yang menyalurkan sekitar 20–30 persen pasokan minyak global, sekaligus penghubung penting jalur kontainer antara kawasan Timur dan Barat.

Selat Hormuz (Gemini AI)
Selat Hormuz (Gemini AI)

Setiap gangguan di kawasan ini berpotensi memicu efek berantai pada sistem perdagangan internasional.

Yukki menjelaskan, terdapat tiga dampak langsung yang perlu diwaspadai pelaku usaha logistik global maupun nasional.

Pertama, pada sektor transportasi laut.  Meningkatnya risiko keamanan mendorong sejumlah kapal mengubah rute, menghentikan pelayaran, bahkan berbalik arah. Kondisi tersebut berpotensi memicu kemacetan di pelabuhan alternatif akibat pengalihan arus kapal, sekaligus mendorong kenaikan war-risk premium dan berbagai surcharge operasional.

Kedua, pada transportasi udara. Pembatasan serta pengalihan jalur penerbangan membuat waktu transit lebih panjang dan konsumsi bahan bakar meningkat. Dampaknya, kapasitas angkut bisa terbatas dan tarif kargo udara berpotensi naik.

Ketiga, pada rantai pasok global secara keseluruhan. Gangguan distribusi energi, petrokimia, dan industri manufaktur dinilai bisa mendorong kenaikan biaya angkut global, ketidakpastian kontrak, hingga keterlambatan pengiriman yang berdampak pada sektor ritel dan pangan.

“Konflik ini berpotensi menjadi shock besar dalam rantai pasok global dengan dampak lanjutan terhadap inflasi dan perlambatan pertumbuhan ekonomi berbagai negara,” ungkap Yukki.

FIATA menilai pelaku usaha logistik perlu segera beradaptasi dengan memperkuat manajemen risiko untuk menjaga stabilitas bisnis di tengah ketidakpastian global.

"Para pelaku usaha di sektor ini perlu melalukan penguatan manajemen risiko, termasuk meningkatkan kewaspadaan operasional, memastikan perlindungan dan negosiasi premi asuransi serta kejelasan kontrak, memperkuat komunikasi dengan pelanggan, melakukan koordinasi internasional, serta menyiapkan alternatif rute dan solusi multimoda. Hal ini sangat krusial untuk menjaga stabilitas ekonomi global," pungkas Yukki.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Chandra Asri Nyatakan Force Majeure, Konflik di Israel & AS vs Iran Jadi Penyebab

Chandra Asri Nyatakan Force Majeure, Konflik di Israel & AS vs Iran Jadi Penyebab

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2026 | 20:40 WIB

Selat Hormuz Membara, Bahlil Putar Haluan Impor Minyak ke Amerika

Selat Hormuz Membara, Bahlil Putar Haluan Impor Minyak ke Amerika

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2026 | 18:23 WIB

Selat Hormuz Lumpuh: Harga Minyak Melambung

Selat Hormuz Lumpuh: Harga Minyak Melambung

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2026 | 12:05 WIB

Terkini

BPS Ramal Produksi Padi dan Beras Nasional Turun 3 Bulan ke Depan

BPS Ramal Produksi Padi dan Beras Nasional Turun 3 Bulan ke Depan

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 12:56 WIB

Transaksi Komoditas Berbasis Sawit Meledak 267%, Nilainya Tembus Rp3,83 Triliun dalam Sepekan

Transaksi Komoditas Berbasis Sawit Meledak 267%, Nilainya Tembus Rp3,83 Triliun dalam Sepekan

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 12:30 WIB

IHSG Bisa ke Level 5.700 Jika Terus Melemah Hari Ini

IHSG Bisa ke Level 5.700 Jika Terus Melemah Hari Ini

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 12:21 WIB

Eks Kepala BGN Diperiksa Kejagung, Punya Tunjangan Fantastis dan Fasilitas Setingkat Menteri

Eks Kepala BGN Diperiksa Kejagung, Punya Tunjangan Fantastis dan Fasilitas Setingkat Menteri

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 12:15 WIB

Sederet Penyebab IHSG Ambruk Hingga 5 Persen

Sederet Penyebab IHSG Ambruk Hingga 5 Persen

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 12:04 WIB

Harga Minyak Dunia Melonjak saat Rupiah Cetak Rekor Terburuk Sepanjang Sejarah

Harga Minyak Dunia Melonjak saat Rupiah Cetak Rekor Terburuk Sepanjang Sejarah

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 11:49 WIB

Dana IPO Mulai Terserap, Merdeka Gold Pacu Produksi Tambang Emas Pani

Dana IPO Mulai Terserap, Merdeka Gold Pacu Produksi Tambang Emas Pani

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 11:47 WIB

BTN Percepat Transformasi Ecosystem Banking untuk Dorong Pertumbuhan CASA dan Pendapatan Transaksi

BTN Percepat Transformasi Ecosystem Banking untuk Dorong Pertumbuhan CASA dan Pendapatan Transaksi

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 11:35 WIB

IHSG Ambruk 4 Persen, Bank Mulai Jual Dolar Rp18.000

IHSG Ambruk 4 Persen, Bank Mulai Jual Dolar Rp18.000

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 11:29 WIB

Cek Langsung Pelayanan, Dewan Komisaris Pertamina Kunjungi Sejumlah SPBU di Bali

Cek Langsung Pelayanan, Dewan Komisaris Pertamina Kunjungi Sejumlah SPBU di Bali

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 11:28 WIB