Chandra Asri Nyatakan Force Majeure, Konflik di Israel & AS vs Iran Jadi Penyebab

Liberty Jemadu Suara.Com
Selasa, 03 Maret 2026 | 20:40 WIB
Chandra Asri Nyatakan Force Majeure, Konflik di Israel & AS vs Iran Jadi Penyebab
PT Chandra Asri Pacific pada Selasa (3/3/2026) menyatakan status force majeure setelah terdampak konflik di Teluk antara Israel, AS dan Iran. [Dokumentasi TPIA].
Baca 10 detik
  • PT Chandra Asri Pacific menyatakan force majeure pada 3 Maret 2026 karena gangguan suplai bahan baku dari Selat Hormuz akibat konflik.
  • Chandra Asri menyesuaikan tingkat operasional pabrik sebagai langkah pencegahan terhadap ketidakpastian pasokan bahan baku global tersebut.
  • Perusahaan ini menandatangani kesepakatan investasi $200 juta dengan Danantara dan INA untuk proyek CA-EDC di Cilegon yang ditargetkan beroperasi 2027.

Suara.com - Produsen petrokimia PT Chandra Asri Pacific pada Selasa (3/3/2026) menyatakan status force majeure, dengan alasan gangguan pada pengiriman bahan baku melalui Selat Hormuz menyusul pecahnya perang antara Israel dan Amerika Serikat vs Iran di Teluk.

PT Chandra Asri Pacific menginformasikan kepdaa pelanggan mengenai gangguan ini melalui pemberitahuan tertanggal 2 Maret, demikian dilansir dari Bloomberg News. Perusahaan juga mengatakan durasi force majeure ini masih belum pasti.

“Kami memantau secara saksama situasi yang berkembang antara Amerika Serikat dan Iran dan telah menerapkan langkah-langkah pencegahan untuk menjaga ketahanan operasional di seluruh unit bisnis kami,” kata perusahaan dalam pernyataan resminya.

“Sebagai bagian dari langkah-langkah ini, kami akan menyesuaikan tingkat operasional (run rates) di pabrik-pabrik kami," imbuh perusahaan milik Konglomerat Prajogo Pangestu tersebut.

Konflik antara Iran, Israel, dan AS telah mengganggu aliran minyak melalui Selat Hormuz, dengan sangat sedikit kapal tanker minyak yang melakukan transit sejak terjadinya serangan di wilayah tersebut. Sekitar seperlima dari pasokan minyak dan gas LNG dunia melewati jalur perairan sempit tersebut.

Chandra Asri mengoperasikan kompleks petrokimia terintegrasi terbesar di Indonesia yang memproduksi olefin dan polyolefin, dengan kilan berkapasitas 237.000 barel per hari dan naphtha cracker berkapasitas 0,9 juta metrik ton per tahun.

Teken Kerja Sama dengan Danantara

Pengumuman ini disampaikan di hari yang sama dengan penandatanganan kepakatan antara Chandra Asri dengan Danantara Indonesia dan Indonesia Investment Authority (INA) terkait produksi Caustic Soda dan Ethylene Dichloride (EDC) domestik.

Kesepakatan itu merupakan tindak lanjut Nota Kesepahaman (MoU) yang telah ditandatangani ketiga pihak, di mana Danantara Indonesia dan INA merupakan investor strategis dalam proyek tersebut.

Baca Juga: Kisah Para Sopir Pejabat Iran dan Bagaimana Mossad Melacak Ayatollah Ali Khamenei

Chief Investment Officer (CIO) Danantara Indonesia Pandu Sjahrir mengatakan perjanjian itu menegaskan komitmen Danantara untuk memperkuat industri-industri strategis nasional yang memberikan nilai tambah tinggi, menciptakan lapangan kerja, serta mengakselerasi pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Kolaborasi ini tidak hanya sebagai respon terhadap tantangan ketergantungan impor, tetapi juga sebagai langkah nyata untuk mempercepat hilirisasi, kunci penggerak ekonomi Indonesia," ujar Pandu.

Pengganti Sementara Ketua Dewan Direktur INA Eddy Porwanto mengatakan investasi itu mencerminkan mandat investasi jangka panjang INA untuk menggerakkan modal pada sektor-sektor yang menjadi prioritas nasional.

Ia mengatakan kolaborasi itu bertujuan untuk membangun fondasi permodalan yang kuat untuk mendukung pengembangan kapasitas industri bahan baku strategis secara berkelanjutan.

"Upaya ini diharapkan dapat mendorong hilirisasi, meningkatkan nilai tambah di dalam negeri, serta memperkuat daya saing dan ketahanan industri nasional," ujar Eddy.

Presiden Direktur dan CEO Chandra Asri Group Erwin Ciputra berharap proyek CA-EDC tersebut dapat secara signifikan mengurangi ketergantungan impor bahan kimia strategis, memperkuat ketahanan rantai pasok nasional serta mendukung hilirisasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI