Selat Hormuz Lumpuh: Harga Minyak Melambung

Dythia Novianty, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Selasa, 03 Maret 2026 | 12:05 WIB
Selat Hormuz Lumpuh: Harga Minyak Melambung
Harga minyak dunia diprediksi meroket sangat tinggi efek perang di Timur Tengah [Suara.com]
baca 10 detik
  • Harga minyak dunia menguat tiga hari berturut-turut akibat eskalasi konflik AS-Israel dan Iran pada Selasa, 3 Maret 2026.
  • Penyebab utama kenaikan adalah gangguan pasokan karena penutupan paksa Selat Hormuz oleh Iran.
  • Serangan Iran terhadap infrastruktur energi dan kapal tanker memicu kenaikan signifikan pada harga Brent dan WTI.

Suara.com - Harga minyak dunia terus menguat selama tiga hari berturut-turut pada Selasa, 3 Maret 2026. Kenaikan dipicu oleh eskalasi konflik antara AS-Israel dan Iran, serta ancaman keamanan di Selat Hormuz yang meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap gangguan pasokan dari Timur Tengah.

Mengutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent terpantau menguat 1,4 persen ke level 78,83 dolar AS per barel pada perdagangan Selasa pagi (08.07 WIB).

Sehari sebelumnya, Brent sempat menyentuh angka 82,37 dolar AS, rekor tertinggi sejak awal tahun 2025, sebelum akhirnya ditutup dengan kenaikan signifikan sebesar 6,7 persen.

Minyak mentah West Texas Intermediate AS melonjak 74 sen, atau 1 persen, menjadi 71,97 dolar AS per barel. Pada sesi sebelumnya, harga tersebut awalnya naik ke level tertinggi sejak Juni 2025 sebelum kemudian turun kembali dan akhirnya ditutup naik 6,3 persen.

Analis pasar IG, Tony Sycamore, memperingatkan bahwa risiko lonjakan harga minyak akan terus meningkat seiring berlarutnya konflik.

"Dengan tidak adanya tanda-tanda de-eskalasi cepat, Selat Hormuz secara efektif tertutup dan Iran menunjukkan kesediaan untuk menargetkan infrastruktur energi di kawasan tersebut, risiko peningkatan tetap ada dan akan meningkat semakin lama konflik berlanjut," kata Sycamore dalam sebuah catatan.

Ilustrasi harga minyak. [Freepik]
Ilustrasi harga minyak. [Freepik]

Konflik udara antara AS-Israel dan Iran meluas pada Senin (2/3/2026). Sebagai balasan atas serangan Israel ke Lebanon, Iran mulai menargetkan infrastruktur energi di negara-negara Teluk serta kapal-kapal tanker di Selat Hormuz.

Selat Hormuz merupakan urat nadi energi dunia yang menyalurkan seperlima pasokan minyak mentah global serta 20 persen gas alam cair (LNG) menuju pasar utama Asia, termasuk China dan India.

Namun, jalur ini kini praktis lumpuh setelah Garda Revolusi Iran menyatakan penutupan selat dan mengancam akan menembak setiap kapal yang melintas.

baca juga

Kekhawatiran keamanan membuat kapal tanker dan peti kemas mulai menghindari Selat Hormuz. Hal ini diperparah dengan langkah perusahaan asuransi yang mencabut perlindungan (coverage) bagi kapal-kapal yang nekat melintasi wilayah perairan tersebut.

Serangan pesawat nirawak (drone) dilaporkan telah menghantam kapal tanker berbendera Honduras, Athe Nova, di Selat Hormuz pada Senin (2/3/2026).

Selain menyasar armada laut, konflik mulai melumpuhkan fasilitas darat; Arab Saudi terpaksa menutup kilang minyak domestik terbesarnya pasca-serangan drone. Hal ini memicu lonjakan harga produk BBM olahan mengingat risiko tinggi pada fasilitas pemrosesan di Timur Tengah.

Para analis memprediksi harga minyak akan tetap tinggi selama pasar fokus pada dampak eskalasi konflik. Lembaga riset Bernstein telah menaikkan asumsi harga minyak Brent tahun 2026 dari 65 dolar AS menjadi 80 dolar AS per barel.

Namun, dalam skenario terburuk jika konflik berkepanjangan, harga minyak diperkirakan bisa menembus angka 120 dolar AS hingga 150 dolar AS per barel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Timur Tengah Membara, Harga Minyak Dunia Menuju Level Tertinggi 13 Bulan

Timur Tengah Membara, Harga Minyak Dunia Menuju Level Tertinggi 13 Bulan

Bisnis | Senin, 02 Maret 2026 | 10:56 WIB

Harga BBM Terancam Naik Imbas Perang AS-Israel-Iran, Ini Penjelasan Lengkapnya

Harga BBM Terancam Naik Imbas Perang AS-Israel-Iran, Ini Penjelasan Lengkapnya

Bisnis | Senin, 02 Maret 2026 | 08:40 WIB

Perusahaan Maritim dan Kapal Tanker Dunia Umumkan Stop Operasi di Selat Hormuz

Perusahaan Maritim dan Kapal Tanker Dunia Umumkan Stop Operasi di Selat Hormuz

Bisnis | Senin, 02 Maret 2026 | 06:25 WIB

Harga Minyak Brent Melonjak 10 Persen, Menuju USD100 Akibat Perang Iran

Harga Minyak Brent Melonjak 10 Persen, Menuju USD100 Akibat Perang Iran

Bisnis | Senin, 02 Maret 2026 | 04:10 WIB

4 Kapal Pertamina Masih Berada di Timur Tengah, 2 Berada di Area Selat Hormuz

4 Kapal Pertamina Masih Berada di Timur Tengah, 2 Berada di Area Selat Hormuz

Bisnis | Minggu, 01 Maret 2026 | 14:39 WIB

Iran Tutup Pelayaran Selat Hormuz, Pasokan Minyak Mentah Bisa Terganggu

Iran Tutup Pelayaran Selat Hormuz, Pasokan Minyak Mentah Bisa Terganggu

Bisnis | Minggu, 01 Maret 2026 | 11:47 WIB

Terkini

Menko Yusril: Usulan Luhut soal Definisi Korupsi Layak Dipertimbangkan

Menko Yusril: Usulan Luhut soal Definisi Korupsi Layak Dipertimbangkan

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kodam Benarkan Prajurit TNI dari Kodim Langkat Ditangkap Terkait 47 Kg Sabu di Pekanbaru

Kodam Benarkan Prajurit TNI dari Kodim Langkat Ditangkap Terkait 47 Kg Sabu di Pekanbaru

Sumut | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Pakar Hukum Soroti Fenomena Trial by Press dalam Kasus Dugaan Korupsi dan TPPU Febrie Adriansyah

Pakar Hukum Soroti Fenomena Trial by Press dalam Kasus Dugaan Korupsi dan TPPU Febrie Adriansyah

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Kembali Mahasiswa Demo Tuntut Herman Deru Mundur karena Gagal Atasi Karhutla

Kembali Mahasiswa Demo Tuntut Herman Deru Mundur karena Gagal Atasi Karhutla

Sumsel | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:29 WIB

Sindir Pemerintah soal Karhutla, Enter Nusantara Demo Sambil Joget

Sindir Pemerintah soal Karhutla, Enter Nusantara Demo Sambil Joget

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:23 WIB

Hercules Geruduk ATR/BPN, Desak KPK Tangkap Nusron Wahid

Hercules Geruduk ATR/BPN, Desak KPK Tangkap Nusron Wahid

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:18 WIB

Viral Mobil Damkar Tertahan Portal di Banyuasin, Petugas Sempat Adu Argumen hingga Membongkarnya

Viral Mobil Damkar Tertahan Portal di Banyuasin, Petugas Sempat Adu Argumen hingga Membongkarnya

Sumsel | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:09 WIB

Warga Patungan Masker untuk Korban Karhutla, Enter Nusantara Sindir Pemerintah Abai Tangani Bencana

Warga Patungan Masker untuk Korban Karhutla, Enter Nusantara Sindir Pemerintah Abai Tangani Bencana

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:08 WIB

Divonis 8,5 Tahun Penjara, Sudewo Sebut Ada Intervensi Politik

Divonis 8,5 Tahun Penjara, Sudewo Sebut Ada Intervensi Politik

Jawa Tengah | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Guru SMP Ditodong Senjata di Depan Sekolah, Begal Gasak Motor, Polisi Buru Pelaku

Guru SMP Ditodong Senjata di Depan Sekolah, Begal Gasak Motor, Polisi Buru Pelaku

Jabar | Rabu, 21 Oktober 2026 | 21:54 WIB

×