Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.765.000
Beli Rp2.635.000
IHSG 5.594,765
LQ45 557,746
Srikehati 272,472
JII 338,801
USD/IDR 18.035

Menteri KKP Targetkan 1.000 Kampung Nelayan Merah Putih di 2026

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 06 Maret 2026 | 16:00 WIB
Menteri KKP Targetkan 1.000 Kampung Nelayan Merah Putih di 2026
Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, tancap gas memastikan transformasi ekonomi masyarakat pesisir berjalan sesuai rel. Foto ist
  • Menteri KKP targetkan 1.000 Kampung Nelayan Merah Putih tuntas pada tahun 2026.
  • Program KNMP inisiasi Presiden Prabowo fokus perkuat ekonomi masyarakat pesisir bawah.
  • Pembangunan KNMP 2026 diprioritaskan untuk wilayah Indonesia Timur guna genjot produksi.

Suara.com - Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, melanjutkan kunjungan kerja ke Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kabupaten Kebumen dan Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Kamis (5/3/2026). Kedatangannya di kedua daerah di Jateng ini merupakan rangkaian peninjauan pembangunan KNMP di seluruh Indonesia.

Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan pembangunan infrastruktur nelayan siap digunakan dan berjalan sesuai rencana serta dapat dimanfaatkan masyarakat pesisir khususnya para nelayan. Trenggono menargetkan pembangunan 1.000 titik KNMP di berbagai wilayah Tanah Air tahun 2026.

"Target tersebut meningkat signifikan dibandingkan pembangunan tahun 2025 yang mencapai 100 titik kampung nelayan. Dari 100 titik yang sudah dibangun satu di antaranya ada di sini ” kata Trenggono saat meninjau pembangunan KNMP di Kabupaten Purworejo.

Ia menjelaskan, dari 100 titik yang dibangun tahun 2025, saat ini sudah hampir selesai. "Masih ada sekitar 35 titik yang sedang dalam proses pembangunan,” ujar Trenggono.

Untuk tahun 2026 ini, lanjut dia, pemerintah akan meningkatkan skala pembangunan secara signifikan dengan menargetkan 1.000 titik kampung nelayan yang dibangun secara serentak.

"Pembangunan terutama difokuskan di wilayah Indonesia Timur yang memiliki potensi kelautan besar, tetapi masih membutuhkan dukungan infrastruktur dan fasilitas untuk meningkatkan produktivitas nelayan," tutur Trenggono.

Kehadiran fasilitas modern di program KNMP yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto ini untuk memastikan pertumbuhan ekonomi dimulai dari sektor paling bawah, yaitu masyarakat desa dan nelayan. 

“Ini sesuai dengan program Pak Presiden Prabowo bahwa sektor bawah yang dibangun. Ujungnya nanti akan terjadi pertumbuhan atau penguatan ekonomi. Kalau produktivitas meningkat, pertumbuhan ekonomi juga akan meningkat,” ujar Trenggono.

Trenggono menekankan pentingnya penyempurnaan fasilitas pendukung. Di antaranya tempat distribusi es untuk pembekuan ikan hingga tempat pendaratan ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI), sehingga dapat memudahkan aktivitas para nelayan.

”Pembangunannya cukup baik, ada beberapa yang perlu diperbaiki, sehingga nantinya semakin memudahkan para nelayan melakukan aktifitas sehingga dapat mendorong perekonomian masyarakat pesisir," ungkap Trenggono.

Adapun para nelayan menyambut antusias sejumlah fasilitas seperti cold storage, pabrik es, kios kuliner hingga kantor pengelola yang semakin memudahkan para nelayan untuk beraktivitas. Program KNMP ini menjadi angin segar bagi peningkatan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat pesisir. Para nelayan mengaku senang dengan kondisi bangunan yang sudah tertata rapi.

”Sangat senang sekali ada bangunan ini semakin tertata dan rapi tidak seperti dahulu yang berserakan. Meski sudah bagus namun  ada kekurangannya yang perlu di tambahkan yakni tempat parkir motor milik nelayan, gudang mesin kapal dan alur keluar masuknya kapal para nelayan” ungkap Sodikin, nelayan setempat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Menu Nusantara dan Isi Pidato 3 Jam Prabowo saat Kumpulkan Ulama di Istana

Daftar Menu Nusantara dan Isi Pidato 3 Jam Prabowo saat Kumpulkan Ulama di Istana

News | Jum'at, 06 Maret 2026 | 15:16 WIB

Bocah SD 'Roasting' Prabowo Subianto Pakai Istilah Politik Sensitif, Antek Asing Ikut Diucap

Bocah SD 'Roasting' Prabowo Subianto Pakai Istilah Politik Sensitif, Antek Asing Ikut Diucap

Entertainment | Jum'at, 06 Maret 2026 | 13:20 WIB

Waspadai Sikap Ngawur Donald Trump, Pakar UGM Sarankan Diplomasi Halus Terkait Ide Keluar dari BoP

Waspadai Sikap Ngawur Donald Trump, Pakar UGM Sarankan Diplomasi Halus Terkait Ide Keluar dari BoP

News | Jum'at, 06 Maret 2026 | 11:51 WIB

Terkini

Saham BBCA dan BBRI Sedang 'Cuci Gudang', Saatnya Borong?

Saham BBCA dan BBRI Sedang 'Cuci Gudang', Saatnya Borong?

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 23:33 WIB

Pasar Modal Indonesia Ditinggal Investor, 15 Perusahaan Masih Nekat IPO Tahun Ini

Pasar Modal Indonesia Ditinggal Investor, 15 Perusahaan Masih Nekat IPO Tahun Ini

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:51 WIB

MinyaKita Hilang dari Rak Toko, Tukang Gorengan Akui Rugi Pengeluaran Bengkak

MinyaKita Hilang dari Rak Toko, Tukang Gorengan Akui Rugi Pengeluaran Bengkak

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:49 WIB

Punya Rumah Tak Lagi Ribet, Pengajuan KPR untuk Gen Z Dipermudah

Punya Rumah Tak Lagi Ribet, Pengajuan KPR untuk Gen Z Dipermudah

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:43 WIB

Meski Rupiah-IHSG Loyo, Purbaya Buktikan Arus Modal Asing Masih Ramai Masuk RI

Meski Rupiah-IHSG Loyo, Purbaya Buktikan Arus Modal Asing Masih Ramai Masuk RI

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:37 WIB

Akibat IHSG Bobrok, Dana Asing Telah Keluar Rp 4,1 T Sepanjang Mei

Akibat IHSG Bobrok, Dana Asing Telah Keluar Rp 4,1 T Sepanjang Mei

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:25 WIB

Raih Kinerja Topcer, Anak usaha Emiten TUGU Catatkan Laba Bersih Rp 95,1 M di 2025

Raih Kinerja Topcer, Anak usaha Emiten TUGU Catatkan Laba Bersih Rp 95,1 M di 2025

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:17 WIB

Emiten Farmasi MDLA Perkuat Bisnis Berkelanjutan, Gunakan Mobil Listrik

Emiten Farmasi MDLA Perkuat Bisnis Berkelanjutan, Gunakan Mobil Listrik

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 19:30 WIB

Orang Kaya Tak Wajib Serok Surat Utang Danantara, Siapa yang Beli?

Orang Kaya Tak Wajib Serok Surat Utang Danantara, Siapa yang Beli?

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 19:23 WIB

Perbaiki Arus Kas, Begini Strategi Emiten PPRO

Perbaiki Arus Kas, Begini Strategi Emiten PPRO

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:46 WIB