Waspadai Sikap Ngawur Donald Trump, Pakar UGM Sarankan Diplomasi Halus Terkait Ide Keluar dari BoP

Dwi Bowo Raharjo | Hiskia Andika Weadcaksana | Suara.com

Jum'at, 06 Maret 2026 | 11:51 WIB
Waspadai Sikap Ngawur Donald Trump, Pakar UGM Sarankan Diplomasi Halus Terkait Ide Keluar dari BoP
Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Foto: White House)
  • Guru Besar UGM, Siti Mutiah Setiawati, menyatakan keluarnya Indonesia dari Board of Peace secara teori mungkin terjadi.
  • Keterbatasan ekonomi dan utang eksternal membuat posisi politik luar negeri Indonesia menjadi terikat dan sulit memutuskan.
  • Siti menyarankan diplomasi halus untuk keluar demi menghindari agresi sepihak dan potensi embargo dari Amerika Serikat.

Suara.com - Guru Besar UGM Bidang Geopolitik Timur Tengah, Siti Mutiah Setiawati, menilai langkah Indonesia keluar dari Board of Peace (BoP) bukan sesuatu yang mustahil.

Namun dalam praktiknya, keputusan tersebut tidak sederhana. Kondisi itu terkait dengan posisi Indonesia yang masih memiliki banyak keterbatasan, terutama dari sisi ekonomi dan ketergantungan eksternal.

"Apa mungkin kita keluar dari BoP? harus (keluar). Tapi sebagai negara sedang berkembang itu, biasanya negara sedang berkembang itu mengalami dilema. Dalam memutuskan itu dilema karena kita itu apa-apanya terbatas," kata Siti di acara Pojok Bulaksumur UGM, Jumat (6/3/2026).

Menurut Siti, faktor ketergantungan Indonesia pada pemberi utang telah mengunci posisi politik luar negeri.

Dampak terburuk yang membayangi adalah agresi sepihak dan kehancuran ekonomi melalui embargo.

Belum lagi melihat karakter kepemimpinan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang kerap mengabaikan hukum internasional. Sehingga ketika Indonesia dianggap membangkang, dampak lain yang lebih berat sangat berpotensi dijatuhkan.

"Apa reaksi Donald Trump? Ya Donald Trump itu kayak gitu kok, nggak bisa diprediksi. Bisa jadi dia menyerang kita, bisa. Mengembargo ya bisa, wong namanya orang ngawur," kata dia.

"Hukum internasional aja dilanggar, ngapain perjanjian dengan Indonesia, gampang melanggar. Jadi risikonya kita bisa terkena dampak ngawurnya ini," lanjutnya.

Serangan balik dari negara adidaya tersebut diyakini tidak hanya akan memukul sektor diplomatik. Melainkan turut mengancam stabilitas domestik yang sudah terbebani utang luar negeri yang tinggi.

Menakar hal itu, Siti menyarankan agar Indonesia tidak mengambil langkah frontal yang provokatif.

Menurutnya diplomasi halus lebih dibutuhkan daripada pernyataan keluar secara terang-terangan yang bisa saja memicu kemarahan Amerika Serikat.

"Jadi itu yang harus kita pikirkan, bagaimana Amerika tidak marah tapi kita bisa keluar, karena dia melanggar ya kita ikut-ikut melanggar atau bagaimana, tapi kita keluar tapi nggak usah bilang keluar gitu, tinggal diundang nggak usah datang juga bisa," terangnya.

Kegagalan mengelola transisi ini diprediksi akan membuat Indonesia terisolasi secara internasional dan mengalami krisis ekonomi akibat embargo dagang maupun finansial.

Siti tak memungkiri bahwa tantangan terbesar saat ini adalah menemukan cara untuk lepas dari jeratan itu tanpa harus hancur oleh kekuatan ekonomi global.

"Artinya punya trik-trik yang ini kita berhadapan dengan orang yang tidak taat hukum lho. Jadi harus punya ide," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Minta RI Keluar dari BoP Bentukan Trump, Anies Singgung Pelopornya Melanggar Hukum Internasional

Minta RI Keluar dari BoP Bentukan Trump, Anies Singgung Pelopornya Melanggar Hukum Internasional

News | Jum'at, 06 Maret 2026 | 11:10 WIB

Momen Donald Trump Justru Puji Cristiano Ronaldo di Depan Lionel Messi Langsung

Momen Donald Trump Justru Puji Cristiano Ronaldo di Depan Lionel Messi Langsung

Bola | Jum'at, 06 Maret 2026 | 10:07 WIB

Di Tengah Panasnya Isu Perang, Lionel Messi Sambangi Donald Trump di Gedung Putih

Di Tengah Panasnya Isu Perang, Lionel Messi Sambangi Donald Trump di Gedung Putih

Bola | Jum'at, 06 Maret 2026 | 09:59 WIB

Terkini

Nasib Anggota DPRD Jember yang Kepergok Main Game Saat Rapat Akan Diputuskan Hari Ini

Nasib Anggota DPRD Jember yang Kepergok Main Game Saat Rapat Akan Diputuskan Hari Ini

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 14:05 WIB

Hujan Lebat Disertai Petir Intai Langit Jabodetabek Hari Ini

Hujan Lebat Disertai Petir Intai Langit Jabodetabek Hari Ini

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 14:03 WIB

Bestari Barus Tegaskan Jokowi Bagian dari PSI: Akan Turun ke Masyarakat pada Saatnya

Bestari Barus Tegaskan Jokowi Bagian dari PSI: Akan Turun ke Masyarakat pada Saatnya

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 13:58 WIB

Tegakkan Kedaulatan Digital, Polri Ringkus 321 WNA Mafia Judol Lintas Negara

Tegakkan Kedaulatan Digital, Polri Ringkus 321 WNA Mafia Judol Lintas Negara

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 13:50 WIB

Jangan Biarkan Anak Asyik Sendiri dengan Gadget! KPAI Ingatkan Bahaya Tersembunyi di Kamar

Jangan Biarkan Anak Asyik Sendiri dengan Gadget! KPAI Ingatkan Bahaya Tersembunyi di Kamar

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 13:43 WIB

Kemlu China Peringatkan AS, Sebut Perang Iran Tak Seharusnya Terjadi

Kemlu China Peringatkan AS, Sebut Perang Iran Tak Seharusnya Terjadi

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 13:35 WIB

Mungkinkah Ibu Kota Pindah IKN pada Masa Prabowo-Gibran? Begini Kata Pakar UMY

Mungkinkah Ibu Kota Pindah IKN pada Masa Prabowo-Gibran? Begini Kata Pakar UMY

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 13:35 WIB

Ferdy Sambo Lulus S2 di Lapas, Apakah Semua Narapidana Punya Hak yang Sama?

Ferdy Sambo Lulus S2 di Lapas, Apakah Semua Narapidana Punya Hak yang Sama?

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 13:02 WIB

Marco Rubio: Harga Bensin Tinggi Tak Akan Paksa AS Beri Konsesi ke Iran

Marco Rubio: Harga Bensin Tinggi Tak Akan Paksa AS Beri Konsesi ke Iran

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 12:50 WIB

Donald Trump dan Xi Jinping Sepakat Selat Hormuz Harus Tetap Terbuka

Donald Trump dan Xi Jinping Sepakat Selat Hormuz Harus Tetap Terbuka

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 12:34 WIB