Studi Oxford Economics Ungkap Dampak Bisnis McDonalds di Indonesia

Mohammad Fadil Djailani

Sabtu, 07 Maret 2026 | 08:06 WIB
Studi Oxford Economics Ungkap Dampak Bisnis McDonalds di Indonesia
Ilustrasi.Oxford Economics, mengungkapkan McDonald's telah menjelma menjadi ekosistem terintegrasi yang memberikan dampak ekonomi berlapis bagi Indonesia. (Dok. McDonald’s Indonesia)
baca 10 detik
  • Tiap Rp1 juta omzet McD picu Rp4,9 juta aktivitas ekonomi di sektor lain.
  • 86% belanja pemasok (Rp3,8 T) mengalir ke mitra lokal & petani domestik.
  • 43% karyawan adalah anak muda yang memulai karier profesional di McD.

Suara.com - Operasional McDonald’s Indonesia di bawah bendera PT Rekso Nasional Food terbukti bukan sekadar bisnis restoran cepat saji biasa. Sebuah studi independen terbaru dari firma penasihat ekonomi global, Oxford Economics, mengungkapkan bahwa perusahaan ini telah menjelma menjadi ekosistem terintegrasi yang memberikan dampak ekonomi berlapis bagi Indonesia.

Laporan bertajuk analisis inisiatif ketenagakerjaan dan pengadaan periode April 2024 hingga Maret 2025 tersebut mencatat angka yang cukup mencengangkan. Untuk setiap 100 karyawan langsung di McDonald’s, ekosistem ini mampu menyokong 330 lapangan kerja tambahan di berbagai sektor pendukung seperti pertanian dan distribusi.

Tak hanya soal tenaga kerja, studi ini menyoroti multiplier effect (efek pengganda) terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Tercatat, setiap Rp1 juta nilai ekonomi langsung yang dihasilkan McDonald’s Indonesia sukses mendorong tambahan Rp4,9 juta aktivitas ekonomi di sektor lain.

"Hasil riset kami membuktikan besarnya kontribusi McDonald’s bagi dunia usaha dan komunitas lokal di seluruh Indonesia, yang turut mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penciptaan lapangan kerja dan kemitraan pemasok lokal," ujar Stephen Foreman, Associate Director Oxford Economics.

Komitmen "Sepenuhnya Indonesia" dibuktikan melalui penguatan rantai pasok domestik. Sebanyak Rp3,8 triliun atau sekitar 86% dari total belanja pemasok dialokasikan kepada mitra lokal. Bahkan, 76% bahan baku utama—mulai dari ayam, telur, hingga minyak goreng—kini sepenuhnya dipasok oleh pelaku usaha dalam negeri.

Made Gunada, salah satu mitra pemasok, mengakui bahwa kolaborasi selama 33 tahun dengan McD telah mengangkat skala bisnisnya dari usaha kecil di Bali hingga kini melibatkan ratusan petani di seantero Pulau Jawa.

Di sisi sumber daya manusia, McDonald’s Indonesia menjadi "pintu masuk" utama bagi Generasi Z ke dunia profesional. Dari total 11.208 karyawan langsung, sebanyak 43% berada di rentang usia 18–24 tahun.

"Bagi anak muda, ini adalah tempat pertama mengenal disiplin dan kerja tim," kata Nurlaila (22), kru restoran McD Pondok Cabe. Selain itu, perusahaan ini juga menjunjung inklusivitas dengan 44% posisi kepemimpinan diisi oleh perempuan, serta memberikan ruang bagi penyandang disabilitas melalui program Special Crew Teman Tuli.

Michael Hartono, Director of Marketing & Insight McDonald’s Indonesia, menegaskan bahwa ke depan pihaknya akan terus memastikan setiap langkah bisnis menciptakan dampak yang relevan dan berkelanjutan bagi ekonomi nasional.

baca juga

"Kami ingin tumbuh bersama masyarakat melalui akses kerja dan penguatan talenta lokal," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Timun Suri dan Blewah Laris Manis Diburu Warga Saat Ramadan

Timun Suri dan Blewah Laris Manis Diburu Warga Saat Ramadan

Foto | Sabtu, 07 Maret 2026 | 08:00 WIB

IHSG Jeblok Gegara Fitch, Purbaya: Time to Buy Sebetulnya, Enggak Usah Takut!

IHSG Jeblok Gegara Fitch, Purbaya: Time to Buy Sebetulnya, Enggak Usah Takut!

Bisnis | Jum'at, 06 Maret 2026 | 22:59 WIB

Balas Rating Fitch, Purbaya Akan ke Luar Negeri: Pastikan Menkeu Ngerti Apa yang Dikerjakan

Balas Rating Fitch, Purbaya Akan ke Luar Negeri: Pastikan Menkeu Ngerti Apa yang Dikerjakan

Bisnis | Jum'at, 06 Maret 2026 | 22:08 WIB

Terkini

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:45 WIB

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:19 WIB

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:30 WIB

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:27 WIB

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:15 WIB

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:09 WIB

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:05 WIB

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:01 WIB

×