Jelang Panen Raya, KBI Perkuat Sistem Resi Gudang untuk Tahan Harga Gabah

Achmad Fauzi

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:45 WIB
Jelang Panen Raya, KBI Perkuat Sistem Resi Gudang untuk Tahan Harga Gabah
Direktur Pengembangan Bisnis dan Operasional PT KBI, Saidu Solihin. [Suara.com/Achmad Fauzi].
baca 10 detik
  • PT KBI menargetkan sosialisasi Is-Ware Next Gen ke 160 institusi menjelang panen 2026 demi penguatan Sistem Resi Gudang.
  • Sistem Resi Gudang menjadi alternatif solusi bagi petani menunda jual saat harga gabah turun pasca-panen raya.
  • Sosialisasi ini merupakan bagian dari program Ramadan Bergerak 2026 PT KBI di Jakarta, dikutip Selasa (10/3/2026).

Suara.com - PT Kliring Berjangka Indonesia (PT KBI), anggota Holding BUMN Danareksa, terus memperkuat perannya dalam mendukung swasembada pangan nasional melalui penguatan pemanfaatan Sistem Resi Gudang (SRG).

Menjelang musim panen 2026, perusahaan menargetkan sosialisasi Sistem Registrasi Resi Gudang, Is-Ware Next Gen, kepada lebih dari 160 institusi dan organisasi.

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen PT KBI dalam menjalankan amanah sebagai pionir Pusat Registrasi Resi Gudang (PusReg RG).

Upaya tersebut juga menjadi bagian dari program tahunan perusahaan, Ramadan Bergerak, yang tahun ini mengusung tema Menjaga Amanah, Mengalirkan Keberkahan.

Melalui tema tersebut, PT KBI menegaskan bahwa menjaga amanah tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan sosial selama bulan Ramadan, tetapi juga melalui peningkatan kualitas layanan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha di sektor komoditas dan pangan.

Bulog mengatakan margin fee pada tahun ini akan naik menjadi 7 persen. Foto: Petani memanen padi menggunakan mesin pemanen di Demak, Jawa Tengah, Senin (19/1/2026). [Antara]
Bulog mengatakan margin fee pada tahun ini akan naik menjadi 7 persen. Foto: Petani memanen padi menggunakan mesin pemanen di Demak, Jawa Tengah, Senin (19/1/2026). [Antara]

Sebagai lembaga Pusat Registrasi Resi Gudang, PT KBI secara berkelanjutan melakukan sosialisasi Is-Ware Next Gen guna memastikan proses registrasi resi gudang berjalan secara transparan, aman, dan akuntabel.

Langkah ini dinilai semakin relevan menjelang musim panen, ketika ketersediaan fasilitas penyimpanan dan pencatatan komoditas menjadi penting untuk membantu petani mengelola hasil panen secara lebih optimal.

Direktur Pengembangan Bisnis dan Operasional PT KBI, Saidu Solihin, mengatakan penguatan sosialisasi Is-Ware Next Gen menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam meningkatkan layanan sekaligus memperluas manfaat SRG bagi masyarakat.

"Kami ingin menunjukkan bahwa menjaga amanah tidak hanya diwujudkan melalui kinerja operasional, tetapi juga melalui peningkatan layanan dan edukasi kepada para pemangku kepentingan. Sosialisasi Is-Ware Next Gen merupakan bagian dari upaya PT KBI untuk memastikan sistem registrasi resi Gudang dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat," ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta yang dikutip, Selasa (10/3/2026)

baca juga

Periode Maret hingga April 2026 diperkirakan menjadi puncak musim panen padi di sejumlah wilayah Indonesia. Berdasarkan proyeksi Badan Pusat Statistik (BPS), potensi produksi gabah diperkirakan mencapai 17,65 juta ton Gabah Kering Giling (GKG) atau setara sekitar 10,16 juta ton beras.

Tren produksi yang positif ini didorong oleh peningkatan luas tanam, dengan panen yang terkonsentrasi di wilayah Jawa, Sumatra, Sulawesi, dan Kalimantan.

Namun, musim panen juga kerap diikuti dengan kecenderungan turunnya harga gabah di tingkat petani akibat melimpahnya pasokan di pasar. Dalam kondisi tersebut, keberadaan Sistem Resi Gudang menjadi salah satu alternatif solusi bagi petani untuk menunda penjualan hingga harga kembali stabil.

Melalui sistem yang dikelola PT KBI, komoditas yang disimpan di gudang dapat tercatat secara resmi sehingga dapat dimanfaatkan sebagai instrumen pembiayaan sekaligus membantu menjaga stabilitas pasokan komoditas pangan.

Selain sebagai instrumen pembiayaan untuk tunda jual, resi gudang juga dapat dimanfaatkan untuk manajemen stok serta mendukung kegiatan ekspor komoditas, seperti rumput laut. PT KBI juga terus mendukung regulator dan kementerian terkait untuk mewujudkan berbagai program pemerintah, seperti desa bisa ekspor dan UMKM naik kelas.

Sejak dikembangkan, Is-Ware Next Gen telah memberikan manfaat di 10 daerah sentra komoditas di Indonesia, seperti Aceh, Bengkulu, Lampung, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi Selatan. Penerima manfaatnya mencakup petani, petani penggarap, nelayan, pelaku usaha, hingga pengelola gudang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perkuat Stabilitas Rupiah, KBI Ditunjuk Jadi Lembaga Kliring Derivatif Pasar Uang dan Valas

Perkuat Stabilitas Rupiah, KBI Ditunjuk Jadi Lembaga Kliring Derivatif Pasar Uang dan Valas

Bisnis | Jum'at, 13 Februari 2026 | 15:08 WIB

Panen Raya Perdana Padi Varietas PS-08 Bakal Digelar di Kabupaten Pandeglang

Panen Raya Perdana Padi Varietas PS-08 Bakal Digelar di Kabupaten Pandeglang

Bisnis | Senin, 09 Februari 2026 | 08:03 WIB

Lampaui Rata-Rata Nasional, Produktivitas Jagung Dekalb Capai 7 Ton per Hektare

Lampaui Rata-Rata Nasional, Produktivitas Jagung Dekalb Capai 7 Ton per Hektare

Bisnis | Sabtu, 24 Januari 2026 | 16:22 WIB

Terkini

Mengapa Kapal Selam Bisa Tenggelam, Melayang, dan Mengapung di Laut Menurut Hukum Archimedes?

Mengapa Kapal Selam Bisa Tenggelam, Melayang, dan Mengapung di Laut Menurut Hukum Archimedes?

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 09:43 WIB

OJK Hentikan 27 Gadai Ilegal hingga Agustus 2026

OJK Hentikan 27 Gadai Ilegal hingga Agustus 2026

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:41 WIB

Harga Bitcoin Cs Jatuh, Indeks CFX10 Ambruk 2,66%

Harga Bitcoin Cs Jatuh, Indeks CFX10 Ambruk 2,66%

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:38 WIB

Gerebek Kamar Kos, Polisi Ciduk Dua Pemuda dan Belasan Butir Ekstasi di Bandar Lampung

Gerebek Kamar Kos, Polisi Ciduk Dua Pemuda dan Belasan Butir Ekstasi di Bandar Lampung

Lampung | Rabu, 16 September 2026 | 09:35 WIB

Budi Karya Absen Sidang Banding DJKA karena Sakit, Sidang Tetap Jalan

Budi Karya Absen Sidang Banding DJKA karena Sakit, Sidang Tetap Jalan

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:33 WIB

Gantikan Purbaya, Menkeu Suahasil Diingatkan Target Ekonomi 6% hingga Tekanan Harga Minyak

Gantikan Purbaya, Menkeu Suahasil Diingatkan Target Ekonomi 6% hingga Tekanan Harga Minyak

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:32 WIB

Hari ke-9 Cari 5 Jurnalis, Tim SAR Ubah Strategi Sisir 8 Sektor Selat Sunda hingga Dekat Pesisir

Hari ke-9 Cari 5 Jurnalis, Tim SAR Ubah Strategi Sisir 8 Sektor Selat Sunda hingga Dekat Pesisir

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:30 WIB

Masih Layak Dibeli, Harga Emas Antam Naik Tipis Jadi Rp2.593.000/Gram

Masih Layak Dibeli, Harga Emas Antam Naik Tipis Jadi Rp2.593.000/Gram

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:29 WIB

Firasat Aneh Kakak-Adik Korban Kapal Virgo: Minta Pakaian Dicuci Ibu hingga Ingin Tidur Bersama

Firasat Aneh Kakak-Adik Korban Kapal Virgo: Minta Pakaian Dicuci Ibu hingga Ingin Tidur Bersama

Surakarta | Rabu, 16 September 2026 | 09:29 WIB

Dugaan Keracunan 128 Siswa, SPPG di Pariaman Ditutup Sementara hingga Hasil Uji BPOM Keluar

Dugaan Keracunan 128 Siswa, SPPG di Pariaman Ditutup Sementara hingga Hasil Uji BPOM Keluar

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:29 WIB

×