Fitch Ratings Revisi Prospek 8 Perusahaan Indonesia ke 'Negatif'

M Nurhadi

Selasa, 10 Maret 2026 | 13:40 WIB
Fitch Ratings Revisi Prospek 8 Perusahaan Indonesia ke 'Negatif'
Pertamina Geothermal Energy.
baca 10 detik
  • Fitch Ratings mengubah prospek delapan dari sepuluh perusahaan non-keuangan Indonesia menjadi "Negatif" pasca penurunan prospek negara.
  • Perubahan ini dipengaruhi oleh ketergantungan kuat perusahaan pada dukungan pemerintah dan batasan plafon negara.
  • Meskipun prospek berubah, peringkat utang luar negeri kesepuluh emiten tersebut ditegaskan tetap pada level semula.

Suara.com - Lembaga pemeringkat internasional, Fitch Ratings, resmi merevisi prospek (outlook) peringkat bagi delapan dari sepuluh perusahaan non-keuangan asal Indonesia menjadi "Negatif" dari sebelumnya "Stabil".

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari kebijakan Fitch yang sebelumnya telah menurunkan prospek peringkat utang luar negeri jangka panjang (Long-Term Foreign-Currency Issuer Default Rating atau IDR) Indonesia ke level "Negatif" pada 4 Maret 2026.

Meski prospek peringkat diubah, Fitch menegaskan bahwa peringkat IDR untuk kesepuluh emiten tersebut tetap dipertahankan pada level yang sama.

Daftar Perusahaan yang Terdampak

Delapan perusahaan yang kini memiliki prospek peringkat "Negatif" adalah:

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom)

PT Hutama Karya (Persero)

PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PLN)

PT Pertamina (Persero)

baca juga

PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE)

PT Pertamina Hulu Energi (PHE)

PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo)

PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP)

Sementara itu, dua perusahaan lainnya memiliki status yang berbeda: PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) tetap dipertahankan dengan prospek "Stabil", dan PT Mineral Industri Indonesia (Persero) (MIND ID) tetap dengan prospek "Positif".

Mengapa Prospek Peringkat Diturunkan?

Fitch menjelaskan bahwa peringkat perusahaan-perusahaan di atas, terutama yang berstatus sebagai Entitas Terkait Pemerintah (Government-Related Entities atau GRE), sangat dipengaruhi oleh peringkat kredit negara (sovereign).

Ketergantungan pada Negara: Perusahaan seperti Telkom, PLN, Pertamina, dan Hutama Karya memiliki keterkaitan yang sangat erat dengan pemerintah. Fitch menilai adanya "kemungkinan sangat tinggi" bahwa pemerintah akan memberikan dukungan luar biasa jika perusahaan-perusahaan tersebut mengalami kesulitan finansial. Akibatnya, ketika peringkat atau prospek peringkat negara turun, peringkat emiten tersebut ikut terseret.

Batasan Plafon Negara (Country Ceiling): Bagi emiten seperti Protelindo dan ICBP, meski tidak secara langsung bergantung pada dukungan pemerintah, peringkat utang luar negeri mereka dibatasi oleh Country Ceiling Indonesia (saat ini di level 'BBB'). Jika peringkat negara atau plafon risiko negara turun, maka peringkat utang perusahaan tersebut juga berisiko terkunci di level yang lebih rendah.

Dinamika Grup: Untuk anak perusahaan seperti PGE (di bawah Pertamina) dan PHE, peringkat mereka disesuaikan dengan profil kredit perusahaan induknya. Jika Pertamina sebagai induk terdampak oleh perubahan peringkat negara, maka anak usahanya pun akan mengalami penyesuaian peringkat yang serupa.

Perubahan prospek menjadi "Negatif" ini memberikan sinyal bagi investor bahwa Fitch melihat adanya risiko peningkatan tekanan terhadap stabilitas kredit perusahaan-perusahaan tersebut di masa depan, seiring dengan dinamika makroekonomi nasional.

Namun, penegasan peringkat (afirmasi IDR) menunjukkan bahwa fundamental bisnis masing-masing perusahaan saat ini dinilai masih cukup solid untuk memenuhi kewajiban finansialnya dalam jangka pendek hingga menengah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

TelkomMetra Lakukan Penataan Portofolio Bisnis, AdMedika Group Masuk Fullerton Health

TelkomMetra Lakukan Penataan Portofolio Bisnis, AdMedika Group Masuk Fullerton Health

Bisnis | Senin, 09 Maret 2026 | 14:59 WIB

Telkom Gelar GoZero% Innovation Festival, Dorong Solusi Nyata Pengelolaan Limbah

Telkom Gelar GoZero% Innovation Festival, Dorong Solusi Nyata Pengelolaan Limbah

Bisnis | Senin, 09 Maret 2026 | 13:52 WIB

Fitch Semprot Outlook RI Jadi Negatif, Menkeu Purbaya Jujur: Salah Saya Juga!

Fitch Semprot Outlook RI Jadi Negatif, Menkeu Purbaya Jujur: Salah Saya Juga!

Bisnis | Sabtu, 07 Maret 2026 | 13:36 WIB

Masuk Tahun ke-4, NeutraDC Kokohkan Fondasi Digital Ecosystem Hub

Masuk Tahun ke-4, NeutraDC Kokohkan Fondasi Digital Ecosystem Hub

Bisnis | Jum'at, 06 Maret 2026 | 08:18 WIB

Penutupan Pasar Hari Ini: IHSG Comeback ke Level 7.710, Rupiah Tertahan di Rp16.880

Penutupan Pasar Hari Ini: IHSG Comeback ke Level 7.710, Rupiah Tertahan di Rp16.880

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2026 | 16:43 WIB

Fitch Ratings Soroti MBG, Airlangga: Itu Investasi Menguntungkan

Fitch Ratings Soroti MBG, Airlangga: Itu Investasi Menguntungkan

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2026 | 12:32 WIB

Terkini

Viral Cerdas Cermat Aneh di Sibolga, Pertanyaan Belum Selesai Tapi Jawabannya Sudah Tahu

Viral Cerdas Cermat Aneh di Sibolga, Pertanyaan Belum Selesai Tapi Jawabannya Sudah Tahu

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:26 WIB

Peredaran Rokok Ilegal Tembus 13,9 Persen, Potensi Kehilangan Cukai Hampir Rp40 Triliun

Peredaran Rokok Ilegal Tembus 13,9 Persen, Potensi Kehilangan Cukai Hampir Rp40 Triliun

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:23 WIB

Penyelam Tewas saat Menembak Ikan, Sempat Berteriak Minta Tolong

Penyelam Tewas saat Menembak Ikan, Sempat Berteriak Minta Tolong

Bali | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:21 WIB

Ulasan Designated Survivor 60 Days: Sanggupkah Orang Jujur Lawan Oligarki?

Ulasan Designated Survivor 60 Days: Sanggupkah Orang Jujur Lawan Oligarki?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:20 WIB

Profil Alvin Tedjo, Wali Kota Mississauga Kanada Keturunan Indonesia

Profil Alvin Tedjo, Wali Kota Mississauga Kanada Keturunan Indonesia

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:18 WIB

Rekomendasi Sabun Cuci Muka Viva untuk Flek Hitam di Usia 40 Tahun, Cuma Rp20 Ribuan!

Rekomendasi Sabun Cuci Muka Viva untuk Flek Hitam di Usia 40 Tahun, Cuma Rp20 Ribuan!

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:10 WIB

Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh

Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh

Jatim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:08 WIB

Syarat Mengurus Surat Numpang Nikah Beda Provinsi di KUA

Syarat Mengurus Surat Numpang Nikah Beda Provinsi di KUA

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:05 WIB

7 Sabun Cuci Muka untuk Kulit Kencang dan Halus Usia 40 Tahun ke Atas

7 Sabun Cuci Muka untuk Kulit Kencang dan Halus Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:03 WIB

Taisei Marukawa Ungkap Kabar Terbaru Naturalisasi, Dua Minggu Lagi Bisa Jadi WNI

Taisei Marukawa Ungkap Kabar Terbaru Naturalisasi, Dua Minggu Lagi Bisa Jadi WNI

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:01 WIB

×