Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.605.000
IHSG 5.746,648
LQ45 569,322
Srikehati 278,381
JII 347,610
USD/IDR 18.136

Iran Berhasil Ekspor Minyak Mentah ke China, Lolos dari Serangan AS-Israel

M Nurhadi

Rabu, 11 Maret 2026 | 13:19 WIB
Iran Berhasil Ekspor Minyak Mentah ke China, Lolos dari Serangan AS-Israel
Ilustarsi [Unsplash/Zetong]
  • Iran tetap berhasil mengirimkan setidaknya 11,7 juta barel minyak mentah ke China melalui Selat Hormuz sejak 28 Februari 2026.
  • Pengiriman minyak dilakukan dengan risiko tinggi; banyak tanker mematikan sistem pelacakan otomatis (go dark) agar tidak terdeteksi.
  • Konflik AS-Israel dan Iran menyebabkan lalu lintas pelayaran menurun drastis, meskipun Iran mengaktifkan Terminal Jask sebagai alternatif.

Suara.com - Meskipun konflik bersenjata antara Amerika Serikat-Israel dan Iran telah melumpuhkan sebagian besar aktivitas pelayaran di Selat Hormuz, Iran dilaporkan tetap berhasil mengirimkan minyak mentah dalam jumlah besar ke China.

Jalur air paling krusial di dunia tersebut kini menjadi zona bahaya yang sangat diawasi secara ketat oleh satelit militer dan komersial.

Berdasarkan data dari TankerTrackers, Iran telah mengirimkan sedikitnya 11,7 juta barel minyak mentah melalui Selat Hormuz sejak perang pecah pada 28 Februari 2026. Seluruh muatan tersebut dipastikan menuju China.

Sementara, laporan CNBC menyebut, metode pelayaran yang digunakan sangat berisiko; banyak kapal tanker yang sengaja mematikan sistem pelacakan otomatis mereka (go dark) agar tidak terdeteksi setelah Teheran mengancam akan menyerang kapal mana pun yang melintas.

Namun, penggunaan citra satelit memungkinkan para analis untuk tetap memantau pergerakan kapal-kapal tersebut.

Kpler, penyedia data intelijen perkapalan, memperkirakan total minyak yang berhasil keluar mencapai 12 juta barel.

"China telah menjadi pembeli utama minyak Iran dalam beberapa tahun terakhir, sehingga sebagian besar barel ini dipastikan mengarah ke sana," ujar Nhway Khin Soe, analis minyak mentah di Kpler

Selat Hormuz 'Membara'

Sejak perang dimulai bulan lalu, lalu lintas pengiriman di Selat Hormuz merosot drastis.

Organisasi Maritim Internasional (IMO) melaporkan bahwa sepuluh kapal telah diserang oleh pasukan Teheran, yang mengakibatkan sedikitnya tujuh pelaut tewas.

Di tengah ketegangan ini, Presiden AS Donald Trump memberikan pernyataan provokatif dengan meminta kapal-kapal yang tertahan untuk "berani" menerobos jalur tersebut.

"Tidak ada yang perlu ditakutkan. Mereka tidak punya Angkatan Laut, kami sudah menenggelamkan semua kapal mereka," klaim Trump kepada Fox News.

Iran kini mulai mengaktifkan kembali Terminal Jask yang terletak di Teluk Oman, di sisi selatan Selat Hormuz. Jalur ini merupakan satu-satunya outlet ekspor Iran yang sepenuhnya membypass Selat Hormuz.

Meskipun memiliki nilai propaganda domestik yang tinggi, Terminal Jask dinilai kurang efisien secara logistik:

  • Terminal Jask: Membutuhkan waktu hingga 10 hari untuk memuat satu kapal tanker raksasa (Very Large Crude Carrier/VLCC).
  • Pulau Kharg (Utama): Hanya membutuhkan 1-2 hari untuk proses pemuatan yang sama.

Sementara sejumlah negara terancam krisis energi, China tampak telah mengantisipasi risiko gangguan energi ini dengan sangat matang.

Sebelum perang pecah, pada bulan Februari, Iran sempat mencatat rekor ekspor sebesar 2,16 juta barel per hari ke Beijing. Data bea cukai menunjukkan impor minyak mentah China melonjak 15,8% dibandingkan tahun lalu.

Hingga Januari 2026, China diperkirakan memiliki cadangan minyak sebesar 1,2 miliar barel, jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan nasional selama 3 hingga 4 bulan tanpa impor sama sekali.

Kekhawatiran akan gangguan pasokan sempat mendorong harga minyak mendekati USD 120 per barel pada awal pekan ini. Namun, harga mulai melandai setelah muncul sinyal deeskalasi dan rencana negara-negara G7 untuk merilis cadangan minyak strategis terbesar dalam sejarah.

Pada Rabu (11/3/2026) siang, harga minyak mentah WTI AS berada di kisaran USD 84,1 per barel, sementara standar global Brent diperdagangkan pada level USD 87,9 per barel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Tel Aviv Saat Ini: Di Langit Hujan Rudal Iran, Di Bungker Dipenuhi Pecandu Narkoba

Warga Tel Aviv Saat Ini: Di Langit Hujan Rudal Iran, Di Bungker Dipenuhi Pecandu Narkoba

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 12:58 WIB

Pemain Timnas Putri Iran di Australia Terbelah, Satu Ubah Keputusan dan Pulang ke Iran

Pemain Timnas Putri Iran di Australia Terbelah, Satu Ubah Keputusan dan Pulang ke Iran

Bola | Rabu, 11 Maret 2026 | 12:50 WIB

Iran Disebut Dapat Bantuan Nuklir Korea Utara, Pakar Militer AS Peringatkan Trump

Iran Disebut Dapat Bantuan Nuklir Korea Utara, Pakar Militer AS Peringatkan Trump

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 12:43 WIB

Bangunan dan Rumah Porak Poranda, Influencer Israel: Oh Ini Rudal Iran, Ngeri Banget Ya

Bangunan dan Rumah Porak Poranda, Influencer Israel: Oh Ini Rudal Iran, Ngeri Banget Ya

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 13:00 WIB

Korea Utara Bela Iran, Dukung Penuh Mojtaba Khamenei dan Kecam Serangan AS Israel

Korea Utara Bela Iran, Dukung Penuh Mojtaba Khamenei dan Kecam Serangan AS Israel

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 12:08 WIB

Siap-siap Hujan Rudal Iran

Siap-siap Hujan Rudal Iran

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 11:48 WIB

Terkini

Kereta 12 Rangkaian Akan Layani Green Line Tanah Abang - Rangkasbitung

Kereta 12 Rangkaian Akan Layani Green Line Tanah Abang - Rangkasbitung

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:27 WIB

Pemerintah Tepat Naikkan Harga Pertamax

Pemerintah Tepat Naikkan Harga Pertamax

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:58 WIB

Ekonom UGM Bongkar Stress Test APBN, Rupiah Rp18.200 Jadi Ambang Kritis

Ekonom UGM Bongkar Stress Test APBN, Rupiah Rp18.200 Jadi Ambang Kritis

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:40 WIB

Purbaya Klaim Harga BBM Naik Berefek Minim ke Inflasi

Purbaya Klaim Harga BBM Naik Berefek Minim ke Inflasi

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:32 WIB

Kenaikan Pertamax Bikin Kaget, Pengguna Xpander Menjerit: Rp480 Ribu Pun Belum Bisa Full Tank!

Kenaikan Pertamax Bikin Kaget, Pengguna Xpander Menjerit: Rp480 Ribu Pun Belum Bisa Full Tank!

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:26 WIB

Terungkap, Harga Pertamax Aslinya Rp21.000 per Liter

Terungkap, Harga Pertamax Aslinya Rp21.000 per Liter

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:01 WIB

Efek Harga BBM Naik: Kelas Menengah Jadi Korban, Konsumsi Petralite Makin Tinggi

Efek Harga BBM Naik: Kelas Menengah Jadi Korban, Konsumsi Petralite Makin Tinggi

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:54 WIB

Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?

Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:50 WIB

Antam Tebar Dividen Rp5 Triliun, Tiap Pemegang Saham Dapat Jatah Jumbo!

Antam Tebar Dividen Rp5 Triliun, Tiap Pemegang Saham Dapat Jatah Jumbo!

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:54 WIB

Harga Pertamax Naik, Waspada Potensi Antrean Panjang di SPBU

Harga Pertamax Naik, Waspada Potensi Antrean Panjang di SPBU

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:41 WIB