Iran Disebut Dapat Bantuan Nuklir Korea Utara, Pakar Militer AS Peringatkan Trump

M Nurhadi

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:43 WIB
Iran Disebut Dapat Bantuan Nuklir Korea Utara, Pakar Militer AS Peringatkan Trump
Arsip-Gambar yang diambil pada tanggal 30 Mei 2024 dan dirilis dari Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) resmi Korea Utara melalui KNS pada tanggal 31 Mei 2024 menunjukkan uji coba salvo artileri roket super besar 600mm, di lokasi yang belum dikonfirmasi di Korea Utara. [KCNA VIA KNS/AFP]
baca 10 detik
  • John Bolton memperingatkan Iran dapat memperoleh nuklir dari Korea Utara dalam 72 jam melalui transfer dana cepat.
  • Pengangkatan Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin baru Iran memicu protes domestik dan kekhawatiran global.
  • AS menghancurkan 16 kapal ranjau Iran dekat Selat Hormuz, memicu ancaman dan serangan balasan rudal Iran.

Suara.com - Mantan Penasihat Keamanan Nasional AS, John Bolton, mengeluarkan peringatan keras mengenai potensi kerja sama militer antara Iran dan Korea Utara.

Bolton mengklaim bahwa Teheran bisa saja memperoleh senjata nuklir dari Pyongyang hanya dalam waktu tiga hari, di tengah upaya Presiden Donald Trump yang terus menekan rezim tersebut melalui operasi militer.

Menurut Bolton, prosedur akuisisi ini bisa dilakukan melalui transfer dana cepat ke Bank Sentral Korea Utara.

"Rezim otoriter tersebut kemudian dapat mengirimkan perangkat nuklir melalui pesawat dengan rute melewati Rusia menuju Iran. Semua itu bisa tuntas dalam waktu 72 jam setelah permintaan diajukan," jelas Bolton, dilansir via Mail.

Bolton menegaskan bahwa hubungan antara Iran dan Korea Utara dalam poros Tiongkok-Rusia saat ini merupakan ancaman serius bagi keamanan global.

Ia juga berpendapat bahwa potensi kepemilikan nuklir ini menjadi alasan yang cukup kuat bagi AS untuk mendorong perubahan rezim di Teheran, baik itu nantinya berupa pemerintahan militer maupun demokrasi.

Meskipun serangan AS melalui "Operasi Epic Fury" telah merusak infrastruktur nuklir Iran, Bolton memperingatkan bahwa Teheran sedang melakukan pembangunan kembali dengan cepat.

Ketegangan ini semakin memuncak menyusul pengangkatan Mojtaba Khamenei (56) sebagai Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, menggantikan ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, yang tewas terbunuh.

Pengangkatan Mojtaba, yang dikenal sebagai sosok garis keras, memicu gelombang protes di dalam negeri Iran dengan teriakan "Kematian bagi Mojtaba".

baca juga

Presiden Trump sendiri menilai penunjukan tersebut hanya akan memperburuk situasi. "Ini hanya akan mengarah pada pengulangan hal yang sama," tegas Trump yang kini bersiap meluncurkan gelombang serangan baru.

Di medan tempur maritim, Komando Pusat AS (US Central Command) mengumumkan telah menghancurkan 16 kapal penebar ranjau Iran di dekat Selat Hormuz pada Selasa (10/3/2026).

Langkah ini diambil setelah Teheran mengancam tidak akan membiarkan "satu liter pun minyak" keluar dari Timur Tengah jika serangan AS terus berlanjut.

Gedung Putih sebelumnya telah memperingatkan bahwa Iran akan dipukul pada level yang "belum pernah terlihat sebelumnya" jika mereka nekat menaruh ranjau di Selat Hormuz, jalur vital yang menghubungkan Teluk Persia dan Teluk Oman.

Ketegangan verbal pun memanas. Donald Trump memperingatkan Mojtaba Khamenei bahwa ia tidak akan bisa "hidup dalam damai" dan mengancam Iran dengan "kematian, api, dan kemurkaan" jika Selat Hormuz tetap ditutup.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Keamanan Iran, Ali Larijani, meremehkan ancaman tersebut.

"Iran tidak takut dengan gertakan kosong Anda. Bahkan mereka yang lebih besar dari Anda tidak bisa melenyapkan bangsa Iran. Hati-hati agar Anda sendiri yang tidak dilenyapkan!" balas Larijani.

Hingga Selasa malam, sirene peringatan dilaporkan terdengar di Dubai dan Tel Aviv, menyusul laporan Garda Revolusi Iran yang meluncurkan rudal ke pangkalan militer AS di Al-Dhafra (Abu Dhabi) dan Juffair (Bahrain).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Korea Utara Bela Iran, Dukung Penuh Mojtaba Khamenei dan Kecam Serangan AS Israel

Korea Utara Bela Iran, Dukung Penuh Mojtaba Khamenei dan Kecam Serangan AS Israel

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 12:08 WIB

Siap-siap Hujan Rudal Iran

Siap-siap Hujan Rudal Iran

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 11:48 WIB

Subuh Mencekam di Toronto: Konsulat AS Ditembaki OTK, Pelaku Kabur Pakai Honda CR-V

Subuh Mencekam di Toronto: Konsulat AS Ditembaki OTK, Pelaku Kabur Pakai Honda CR-V

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 11:35 WIB

5 Pemain 'Membelot' ke Australia, Pemerintah Iran: Pulanglah, Jangan Terhasut Propaganda AS

5 Pemain 'Membelot' ke Australia, Pemerintah Iran: Pulanglah, Jangan Terhasut Propaganda AS

Bola | Rabu, 11 Maret 2026 | 11:26 WIB

Israel Panik: Rumah Benjamin Netanyahu Dijaga Ketat, Pejabat Kabur dan Berebut Rantis

Israel Panik: Rumah Benjamin Netanyahu Dijaga Ketat, Pejabat Kabur dan Berebut Rantis

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 11:21 WIB

Amerika Serikat Mulai Nantang Rusia, Peringatkan Kremlin Tak Ikut Campur Perang Iran

Amerika Serikat Mulai Nantang Rusia, Peringatkan Kremlin Tak Ikut Campur Perang Iran

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 11:21 WIB

Terkini

Rekomendasi Sabun Cuci Muka Viva untuk Flek Hitam di Usia 40 Tahun, Cuma Rp20 Ribuan!

Rekomendasi Sabun Cuci Muka Viva untuk Flek Hitam di Usia 40 Tahun, Cuma Rp20 Ribuan!

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:10 WIB

Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh

Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh

Jatim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:08 WIB

Syarat Mengurus Surat Numpang Nikah Beda Provinsi di KUA

Syarat Mengurus Surat Numpang Nikah Beda Provinsi di KUA

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:05 WIB

7 Sabun Cuci Muka untuk Kulit Kencang dan Halus Usia 40 Tahun ke Atas

7 Sabun Cuci Muka untuk Kulit Kencang dan Halus Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:03 WIB

Taisei Marukawa Ungkap Kabar Terbaru Naturalisasi, Dua Minggu Lagi Bisa Jadi WNI

Taisei Marukawa Ungkap Kabar Terbaru Naturalisasi, Dua Minggu Lagi Bisa Jadi WNI

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:01 WIB

Sisi Gelap Host Live Streaming: Dapat Cuan Gede tapi Dieksploitasi?

Sisi Gelap Host Live Streaming: Dapat Cuan Gede tapi Dieksploitasi?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:00 WIB

BEM Undira Sebut Almamaternya Dicatut Mahasiswa Gadungan di Deklarasi Sumpah Pemuda Raffi Ahmad

BEM Undira Sebut Almamaternya Dicatut Mahasiswa Gadungan di Deklarasi Sumpah Pemuda Raffi Ahmad

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:54 WIB

Ada Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp2.546.000/Gram

Ada Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp2.546.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:53 WIB

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp18.121 per Dolar AS, Ini Sentimen Pendorongnya

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp18.121 per Dolar AS, Ini Sentimen Pendorongnya

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:52 WIB

Apakah Setelah BB Cream Harus Memakai Bedak? Ini Penjelasannya

Apakah Setelah BB Cream Harus Memakai Bedak? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:52 WIB

×