- Pemerintah targetkan puluhan ribu Koperasi Desa Merah Putih selesai dibangun untuk perkuat ekonomi dan distribusi pangan nasional.
- Hingga Maret 2026, 2.252 unit koperasi rampung, sementara 32.000 lokasi telah diidentifikasi siap dibangun.
- Pemerintah pusat koordinasi dengan gubernur dan bupati untuk percepatan penyediaan lahan di desa kekurangan lokasi.
Suara.com - Pemerintah menargetkan penyelesaian pembangunan puluhan ribu Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih dalam kurun waktu beberapa bulan ke depan.
Program ini diproyeksikan menjadi pilar penguatan ekonomi di tingkat desa sekaligus menjadi infrastruktur pendukung bagi distribusi pangan berskala nasional.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), menyampaikan bahwa realisasi pembangunan fisik koperasi tersebut saat ini tengah berlangsung di berbagai wilayah.
Hingga pertengahan Maret 2026, pemerintah telah mengidentifikasi lebih dari 32.000 titik lokasi di seluruh Indonesia yang siap digunakan.
"Lahan yang disiapkan sudah mencapai lebih dari 32.000 titik. Saat ini, 2.252 unit telah rampung sepenuhnya, sementara unit lainnya masih dalam proses pengerjaan dengan progres yang bervariasi antara 60 hingga 80 persen," jelas Zulhas setelah memimpin rapat koordinasi di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Rabu (12/3/2026).
Mengingat progres pengerjaan yang terus menunjukkan peningkatan setiap harinya, pemerintah optimistis sebagian besar koperasi tersebut dapat beroperasi secara fungsional pada pertengahan tahun ini.
Zulhas memperkirakan sekitar 20.000 hingga 30.000 unit koperasi dapat diselesaikan pada bulan Juni mendatang.
![Pemerintah mengalokasikan 58,03 persen anggaran Dana Desa 2026 untuk pembangunan Koperasi Desa Merah Putih atau KDMP. [Antara]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/02/18/13435-koperasi-desa-merah-putih.jpg)
Dalam pertemuan tersebut, dibahas pula mengenai percepatan pendataan lahan. Meskipun banyak daerah telah menyediakan lahan siap bangun, pemerintah mengakui masih terdapat kendala keterbatasan lahan di beberapa wilayah tertentu.
Untuk memastikan keadilan distribusi program antar-desa, pemerintah pusat akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah guna membantu pengadaan lahan bagi desa-desa yang belum memiliki lokasi pembangunan.
Baca Juga: Heboh Rencana Impor 105 Ribu Mobil Pick-Up India Buat Kopdes Merah Putih, Istana Irit Bicara
Zulkifli menyebutkan bahwa para gubernur dan bupati telah menyatakan kesiapan untuk memfasilitasi penyediaan lahan melalui mekanisme pembelian, sehingga seluruh desa dapat merasakan manfaat program yang mencakup bantuan gedung hingga sarana transportasi logistik.