Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.685.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 5.886,032
LQ45 586,842
Srikehati 288,489
JII 347,233
USD/IDR 17.977

Harga Emas Antam Naik-Turun, Hari Ini Terpeleset Jadi Rp 3,04 Juta/Gram

Achmad Fauzi

Kamis, 12 Maret 2026 | 10:02 WIB
Harga Emas Antam Naik-Turun, Hari Ini Terpeleset Jadi Rp 3,04 Juta/Gram
Seorang karyawan menunjukkan emas batangan Aneka Tambang (Antam) di Butik Emas Antam, Jalan TB Simatupang, Jakarta, Kamis (23/7/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
  • Harga emas Antam per 12 Maret 2026 turun menjadi Rp 3.042.000 per gram, dengan harga buyback Rp2.804.000.
  • Harga emas dunia melemah akibat kekhawatiran inflasi global dan penguatan dolar AS serta imbal hasil obligasi AS.
  • Peletakan cadangan minyak darurat IEA tidak cukup meredam pasar karena ketegangan geopolitik Timur Tengah yang meningkat.

Suara.com - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari Kamis, 12 Maret 2026 untuk ukuran satu dibanderol di harga Rp 3.042.000 per gram.

Dikutip dari situs Logam Mulia, harga emas Antam itu anjlok Rp 45.000 dibandingkan Rabu, 11 Maret 2026.

Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp 2.804.000 per gram.

Harga buyback itu juga terpelest Rp 43.000 dibandingkan dengan harga buyback hari Rabu kemarin.

Perlu diingat, harga tersebut belum termasuk pajak penghasilan (PPh) sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen yang tidak memiliki NPWP. Pengenaan PPh ini sesuai dengan PMK Nomor 34/OMK.19/2017.3.

Pramuniaga menunjukkan emas Antam yang dijual di Mall Modern Town Square, Kota Tangerang, Banten, Minggu (13/4/2025). [ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/app/nym/pri]
Pramuniaga menunjukkan emas Antam yang dijual di Mall Modern Town Square, Kota Tangerang, Banten, Minggu (13/4/2025). [ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/app/nym/pri]

Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga emas antam setelah pajak pada hari ini:

  • Emas 0,5 Gram Rp 1.574.928
  • Emas 1 Gram Rp 3.049.605
  • Emas 2 gram Rp 6.039.060
  • Emas 3 gram Rp 9.033.528
  • Emas 5 gram Rp 15.022.463
  • Emas 10 gram Rp 29.989.788
  • Emas 25 gram Rp 74.848.655
  • Emas 50 gram Rp 149.618.113
  • Emas 100 gram Rp 303.669.280
  • Emas 250 gram Rp 747.629.413
  • Emas 500 gram Rp 1.495.048.300
  • Emas 1.000 gram Rp 2.990.056.000

Harga Emas Dunia Loyo

Harga emas dunia kembali melemah pada perdagangan Kamis selama sesi Asia. Logam mulia tersebut tercatat melanjutkan penurunan untuk dua hari berturut-turut di tengah meningkatnya kekhawatiran inflasi global akibat lonjakan harga minyak.

Mengutip laporan FXStreet, harga emas atau XAU/USD diperdagangkan di sekitar 5.150 dolar AS pada Kamis pagi waktu Asia. Penurunan harga emas terjadi seiring kenaikan harga minyak yang meningkatkan risiko inflasi dan mengurangi peluang pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve (The Fed).

Selain itu, harga emas juga tertekan oleh penguatan dolar AS serta kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat. Kondisi tersebut muncul karena kekhawatiran inflasi di masa depan yang membuat prospek pelonggaran kebijakan moneter The Fed semakin terbatas.

Saat ini, ekspektasi pasar menunjukkan kemungkinan hanya ada satu kali penurunan suku bunga oleh bank sentral AS tersebut pada akhir tahun ini. Dalam jangka pendek, pergerakan harga emas diperkirakan masih sangat sensitif terhadap perkembangan geopolitik, harga energi, serta rilis data ekonomi global.

Sementara itu, lonjakan harga minyak dipicu oleh meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, khususnya terkait prospek perang Iran yang berkepanjangan.

Kondisi tersebut bahkan membayangi upaya negara-negara ekonomi utama untuk meredam gejolak pasar energi melalui pelepasan cadangan minyak darurat. Badan Energi Internasional (IEA) telah menyetujui pelepasan sekitar 400 juta barel minyak, yang menjadi pelepasan terbesar sepanjang sejarah lembaga tersebut.

Namun pasar menilai langkah tersebut masih belum cukup untuk mengimbangi potensi gangguan pasokan akibat konflik yang terus meningkat.

Ketegangan juga meningkat setelah Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan telah melancarkan operasi gabungan bersama Hizbullah Lebanon terhadap sejumlah target di Israel, Yordania, dan Arab Saudi.

Di sisi lain, Kementerian Dalam Negeri Bahrain menyebut Iran menargetkan tangki bahan bakar di sebuah fasilitas di Kegubernuran Muharraq, salah satu dari empat wilayah administratif Bahrain.

Ke depan, harga emas juga berpotensi mengalami volatilitas karena investor tengah mencermati data inflasi terbaru dari Amerika Serikat.

Data Indeks Harga Konsumen (CPI) AS untuk Februari menunjukkan inflasi naik 0,3 persen secara bulanan dan 2,4 persen secara tahunan, sejalan dengan ekspektasi pasar. Sementara itu, CPI inti—yang tidak memasukkan komponen makanan dan energi—tercatat meningkat 0,2 persen secara bulanan dan 2,5 persen secara tahunan.

Pelaku pasar kini menantikan rilis data Personal Consumption Expenditures (PCE) AS pada Jumat mendatang yang akan menjadi indikator penting bagi arah kebijakan moneter The Fed.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Naik Berturut-turut, di Pegadaian Kian Tak Terbendung

Harga Emas Naik Berturut-turut, di Pegadaian Kian Tak Terbendung

Bisnis | Kamis, 12 Maret 2026 | 08:12 WIB

Emas Antam Melesat, Harga Hari Ini Tembus Rp 3,08 Juta per Gram

Emas Antam Melesat, Harga Hari Ini Tembus Rp 3,08 Juta per Gram

Bisnis | Rabu, 11 Maret 2026 | 10:07 WIB

Harga Emas Rabu Ini Naik di Pegadaian, Galeri 24 dan UBS Meroket

Harga Emas Rabu Ini Naik di Pegadaian, Galeri 24 dan UBS Meroket

Bisnis | Rabu, 11 Maret 2026 | 08:20 WIB

Terkini

Selisih Harga Makin Lebar, Migrasi Pertamax ke Pertalite Berpotensi Jadi Risiko Besar bagi APBN

Selisih Harga Makin Lebar, Migrasi Pertamax ke Pertalite Berpotensi Jadi Risiko Besar bagi APBN

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:40 WIB

Sekarang UMKM Bisa Ekspor ke Eropa Setelah IEU-CEPA Disepakati

Sekarang UMKM Bisa Ekspor ke Eropa Setelah IEU-CEPA Disepakati

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:39 WIB

Tak Hanya Ciki dan Elektronik, Masyarakat Bisa Berburu Emas Batangan di PRJ

Tak Hanya Ciki dan Elektronik, Masyarakat Bisa Berburu Emas Batangan di PRJ

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:33 WIB

Hampir 30 Tahun Negosiasi, Perjanjian Dagang RI-AS Tak Kunjung Rampung

Hampir 30 Tahun Negosiasi, Perjanjian Dagang RI-AS Tak Kunjung Rampung

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:27 WIB

BAT Indonesia Kembali Raih Penghargaan HR Asia Awards, 10 Tahun Berturut-turut

BAT Indonesia Kembali Raih Penghargaan HR Asia Awards, 10 Tahun Berturut-turut

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:20 WIB

KRL hingga Whoosh Jadi Andalan KAI Tekan Emisi Karbon

KRL hingga Whoosh Jadi Andalan KAI Tekan Emisi Karbon

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:17 WIB

Jika Produksi Masih Kurang, ESDM Beri Kesempatan Perusahaan Tambang Revisi RKAB

Jika Produksi Masih Kurang, ESDM Beri Kesempatan Perusahaan Tambang Revisi RKAB

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:09 WIB

Pemerintah Batal Naikkan Harga Minyakita

Pemerintah Batal Naikkan Harga Minyakita

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:48 WIB

DJP Klaim Aturan Baru PPh Final Bikin UMKM Naik Kelas, Bukan Bebani Administrasi Pajak

DJP Klaim Aturan Baru PPh Final Bikin UMKM Naik Kelas, Bukan Bebani Administrasi Pajak

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:47 WIB

BRI: Stabilitas Pasar Terjaga, Komitmen Jaga Kinerja dan Nilai Jangka Panjang Pemegang Saham

BRI: Stabilitas Pasar Terjaga, Komitmen Jaga Kinerja dan Nilai Jangka Panjang Pemegang Saham

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:31 WIB