Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.685.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 5.886,032
LQ45 586,842
Srikehati 288,489
JII 347,233
USD/IDR 17.977

LPDB Koperasi Dorong Generasi Muda Kembangkan Ekonomi Melalui Koperasi Modern

Fabiola Febrinastri, Tantri Amela Iskandar

Kamis, 12 Maret 2026 | 11:30 WIB
LPDB Koperasi Dorong Generasi Muda Kembangkan Ekonomi Melalui Koperasi Modern
LPDB Koperasi kini membidik Generasi Z dan Milenial, khususnya di sektor industri kreatif, digital, dan produksi, untuk menjadikan koperasi sebagai pusat pertumbuhan dan pemerataan ekonomi. (Dok: LPDB)

Suara.com - Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi terus mendorong penguatan ekosistem koperasi sebagai motor pemerataan ekonomi nasional. Melalui berbagai program pembiayaan dan inkubasi koperasi, LPDB Koperasi mengajak generasi muda untuk terlibat aktif membangun ekonomi berbasis gotong royong melalui koperasi.

Dengan semangat ini ditargetkan kedepan koperasi tidak idak lagi sekadar identik dengan koperasi simpan pinjam atau tempat pensiunan, LPDB Koperasi kini membidik Generasi Z dan Milenial, khususnya di sektor industri kreatif, digital, dan produksi, untuk menjadikan koperasi sebagai pusat pertumbuhan dan pemerataan ekonomi.

Direktur Umum dan Hukum LPDB Koperasi, Deva Rachman dalam siniar Ramadan Spark menyatakan bahwa koperasi adalah kunci untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif. 

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi yang tinggi belum tentu merata jika tidak diimbangi dengan pemerataan ke seluruh lapisan masyarakat termasuk generasi muda.

"Saat ini rata-rata usia anggota koperasi di Indonesia adalah 55 tahun. Padahal, kita memiliki 147 juta generasi muda yang produktif. Ini adalah senjata rahasia Indonesia. Bayangkan jika para kreator digital, penulis lagu, pekerja kreatif, hingga production house bersatu membentuk koperasi. Kekuatan ekonomi yang tercipta akan luar biasa, mirip dengan model FC Barcelona yang sukses secara global melalui sistem koperasi," ujar Deva Rachman.

Untuk mendukung regenerasi ini, LPDB Koperasi yang berstatus sebagai Badan Layanan Umum (BLU) satuan kerja Kementerian Koperasi dan didukung penuh oleh Kementerian Keuangan menyediakan fasilitas pembiayaan yang sangat ramah dan jauh lebih murah dibandingkan lembaga perbankan.

Deva mengungkapkan, terdapat beberapa poin penting dan keistimewaan dalam Program Pinjaman atau Pembiayaan dana bergulir LPDB Koperasi.

Mulai dari tarif layanan yang terjangkau jika dibandingkan dengan perbankan baik dari sisi pinjaman pola konvensional maupun pola syariah.

"Kalau di perbankan rata-rata bunganya bisa sekitar 12 persen. Di LPDB Koperasi kita memberikan skema yang jauh lebih ramah bagi koperasi agar mereka bisa berkembang,” jelasnya.

Kemudian, pembiayaan diberikan murni tanpa biaya provisi maupun biaya administrasi. Selain itu, pendanaan kini secara spesifik diarahkan pada koperasi sektor produktif.

Terdapat juga program Inkubator yang dijalankan oleh LPDB Koperasi bekerja sama dengan lembaga inkubator yang sukses menginkubasi hingga 220 koperasi per tahun agar siap naik kelas, akuntabel, dan mandiri secara digital.

Lebih lanjut, LPDB Koperasi juga menyoroti keberhasilan koperasi binaan yang telah mampu melakukan ekspor komoditas berskala internasional, seperti manggis dan nanas. Ke depannya, seiring dengan revisi undang-undang perkoperasian, pemerintah juga tengah mendorong agar koperasi dapat masuk ke sektor-sektor strategis yang selama ini dibatasi, seperti industri penyedia layanan kesehatan hingga penyelenggaraan Haji dan Umrah.

Langkah strategis lainnya adalah dukungan penuh terhadap inisiatif Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih, yang dibentuk melalui konsensus bersama masyarakat desa, kepala desa, dan tokoh adat.

"Indonesia memiliki bonus demografi yang sangat besar. Jika generasi mudanya mau kembali membangun ekonomi daerah melalui koperasi, maka desa bisa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru,” katanya. 

LPDB Koperasi berharap program ini dapat menarik kembali anak muda yang selama ini merantau ke wilayah urban untuk pulang ke desa dan membangun ekosistem ekonomi yang kuat di daerah asalnya masing-masing.

"Sudah saatnya anak muda tidak hanya berjuang dan berbisnis sendirian. Dengan syarat pendirian yang kini lebih mudah, mari berserikat, bentuk koperasi, dan manfaatkan dana dari pemerintah. Koperasi bukan hanya soal cuan, tapi cuan bersama untuk kebangkitan ekonomi Indonesia," kata Deva.

Ia juga menilai momentum Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk kembali menghidupkan semangat gotong royong dalam perekonomian. Hal ini sejalan dengan nilai-nilai koperasi yang menekankan kebersamaan, keadilan, dan pemerataan kesejahteraan.

Melalui berbagai program pembiayaan, inkubasi, serta penguatan ekosistem koperasi, LPDB Koperasi berharap semakin banyak masyarakat terutama generasi muda yang menjadikan koperasi sebagai pilihan untuk membangun usaha bersama dan memperkuat ekonomi nasional. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pacu Daya Saing Investasi, Perusahaan RI Butuh Panduan untuk Eksekusi Strategi ESG

Pacu Daya Saing Investasi, Perusahaan RI Butuh Panduan untuk Eksekusi Strategi ESG

Bisnis | Kamis, 12 Maret 2026 | 10:20 WIB

Rosan Ingatkan Jajarannya: Kehadiran Danantara Harus Dirasakan Masyarakat!

Rosan Ingatkan Jajarannya: Kehadiran Danantara Harus Dirasakan Masyarakat!

Bisnis | Kamis, 12 Maret 2026 | 08:00 WIB

Purbaya Ungkap Ekonomi Masyarakat Makin Kuat Jelang Lebaran 2026, Ini Buktinya

Purbaya Ungkap Ekonomi Masyarakat Makin Kuat Jelang Lebaran 2026, Ini Buktinya

Bisnis | Kamis, 12 Maret 2026 | 07:30 WIB

Purbaya Buka-bukaan Ungkap Efek Perang AS vs Iran ke Ekonomi RI

Purbaya Buka-bukaan Ungkap Efek Perang AS vs Iran ke Ekonomi RI

Bisnis | Kamis, 12 Maret 2026 | 06:30 WIB

Alarm Merah Timur Tengah: Mengapa Perang Iran-AS Bisa Ancam Dapur WNI Susah Ngebul?

Alarm Merah Timur Tengah: Mengapa Perang Iran-AS Bisa Ancam Dapur WNI Susah Ngebul?

News | Rabu, 11 Maret 2026 | 19:33 WIB

Menko Pangan: Kopdes Merah Putih Tak Akan Batasi Perkembangan Ritel Modern

Menko Pangan: Kopdes Merah Putih Tak Akan Batasi Perkembangan Ritel Modern

Bisnis | Rabu, 11 Maret 2026 | 18:05 WIB

Terkini

IHSG Melonjak ke Level 5.960 Jumat Pagi, Investor Serbu Saham-Saham Ini

IHSG Melonjak ke Level 5.960 Jumat Pagi, Investor Serbu Saham-Saham Ini

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:18 WIB

Opsi Jual Terbuka, Harga Buyback Emas Antan Melonjak Jadi Rp2,45 Juta/Gram

Opsi Jual Terbuka, Harga Buyback Emas Antan Melonjak Jadi Rp2,45 Juta/Gram

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:07 WIB

Meski Makin Melek Keuangan, Gen Z Masih Terjebak FOMO

Meski Makin Melek Keuangan, Gen Z Masih Terjebak FOMO

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 08:30 WIB

Saham Perbankan Masih Jadi Rekomendasi Beli, BBCA Paling Aman

Saham Perbankan Masih Jadi Rekomendasi Beli, BBCA Paling Aman

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 08:26 WIB

Ratusan Mahasiswa RI Kuliah Gratis di Rusia, Ini Jurusan yang Paling Diburu

Ratusan Mahasiswa RI Kuliah Gratis di Rusia, Ini Jurusan yang Paling Diburu

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 08:06 WIB

Kurangi Ketergantungan Dolar AS, Bank Mandiri Resmi Masuk Sistem Pembayaran China CIPS

Kurangi Ketergantungan Dolar AS, Bank Mandiri Resmi Masuk Sistem Pembayaran China CIPS

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 07:44 WIB

Kabar Baik untuk Eksportir, BI dan China Perluas Transaksi Rupiah - Yuan Tanpa Dolar AS

Kabar Baik untuk Eksportir, BI dan China Perluas Transaksi Rupiah - Yuan Tanpa Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 07:22 WIB

KWP Bareng BNI Salurkan 2000 Paket Alat Sekolah di Tiga Daerah

KWP Bareng BNI Salurkan 2000 Paket Alat Sekolah di Tiga Daerah

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 00:27 WIB

Indonesia Gandeng Uni Emirat Arab Ajak Investasi Ketahanan Pangan Nasional

Indonesia Gandeng Uni Emirat Arab Ajak Investasi Ketahanan Pangan Nasional

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:30 WIB

Airlangga Klaim Investasi Sektor Hilirisasi Terus Berkembang, Realisasi Tembus Rp 498,79 T

Airlangga Klaim Investasi Sektor Hilirisasi Terus Berkembang, Realisasi Tembus Rp 498,79 T

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:19 WIB